Negara akan hancur berkeping keping, karena tidak ada kepercayaan dari mana pun juga
FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum hukumMU yang adil (Mazmur 119:105 -106) Your word is a lamp to my feet and a light for my path. I have taken an oath and confirmed it, that I will follow your righteous laws (Psalm 119: 105 - 106) --- On Wed, 6/24/09, lah.bisa <[email protected]> wrote: From: lah.bisa <[email protected]> Subject: CiKEAS> Prinsip Prabowo To: [email protected] Date: Wednesday, June 24, 2009, 11:06 PM buat teman2 yg sering menonton Prabowo di televisi pasti sudah hafal betul dengan pola pikir mantan jenderal yg satu ini. prinsip membangun negara yg harus didahului kekuatan ekonomi mungkin benar dan terasa magis buat orang2 pada saat pertama kali keluar.. tapi, lama kelamaan kok terasa basi ya?? setiap diberi satu pertanyaan, dalam hal apapun..ujungnya selalu dibawa ke masalah kekuatan ekonomi. ekonomi...ekonomi. .dan ekonomi lagi. jadi,,sudah sangat bisa ditebak kemana jawaban akan dibawa oleh Prabowo tidak ada hal baru yg dia sampaikan.. semua terasa gampang karena dibawa ke satu hulu..ekonomi! ! Namun, dg pola pikir seperti itu terlihat jelas bahwa Prabowo masih berpikir seperti orang kaya. beliau kurang memiliki empati terhadap rakyat miskin dari cara dia menjwab, semua bisa terselesaikan jika ekonomi kuat..jika kita kaya!!! Semua dinilai dg uang!!! orang bisa berpendidikan kalau ada duit, orang ga akan korupsi kalau ada duit, dan bahkan orang bisa berkepribadian kalau ada duit!!! terserah menurut teman2 seperti apa jadinya negara kita kalau semua berhubungan dengan uang, dinilai dg uang!!
