> Awal Anugerah <awalanuge...@...> wrote:
> Bea siswa itu bukan duit, itu adalah
> biaya yang bisa dipakai untuk membiayai
> sekolah, saya pada waktu itu tidak
> menerima duit sama sekali. Kehidupan
> saya di Jerman Barat itulah yang harus
> dibayar oleh Majikan saya dengan duit,
> tapi bukan sekolahnya.
> 

Biaya kuliah itu tetap ada, bayarnya bisa cash pakai duit, bisa cicil, bisa 
beasiswa yang artinya dibayarin atau dijamin biayanya oleh universitas ybs 
apabila beasiswanya dari pihak universitas.

Semua itu ada hitungan accountingnya.  Jadi kalo mau tahu apakah artinya uang 
itu, pelajarilah accounting, yaitu perdefinisi segala kegiatan bisnis yang 
dinilai dengan uang.

Masalah anda enggak terima duit bukan berarti tidak pakai duit karena tetap ada 
hitungan accountingnya.  Contohnya, para homeless itu mendapat sumbangan 
makanan gratis, tetapi setiap tahunnya meskipun si homeless tidak pernah kerja 
terima gaji tetap saja dalam perhitungan pajaknya dia dinilai biaya hidupnya 
dengan nilai uang.  Meskipun dia tidak bayar pajak, tetap harus laporan pajak 
dimana jumlah pajaknya dinilai dengan hitungan nilai uang yang kemudian 
dikurangi standard hidupnya yang bila ternyata negative malah bukan dia yang 
bayar uang kekantor pajak melainkan kantor pajak lah yang membayarkan sejumlah 
uang kepada dirinya yang dinamakan "Tax Return" padahal tidak pernah bayar 
pajak.

Jadi kalo memang anda pernah hidup diluar negeri, seharusnya kesemuanya anda 
pahami, kalo ternyata anda tidak pahami, waaah....  bebat kusir saja dimesjid 
di Indonesia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke