Teman temanku semua di Indonesia,
 
Saya sekolah juga tidak atas dasar duit, begitu juga ketika saya di Jerman 
Barat pada waktu itu, saya telah menerima bea siswa, karena saya mau belajar 
dengan tekun, jadi tidak tergantung pada duit.
 
Saat ini saya bekerja di Korea juga tidak ada gajinya, tapi semuanya tercukupi, 
karena saya bekerja secara tulus dan banyak orang bahkan memuji ketulusan itu.
 
Menurut pendapat saya yang sudah saya laksanakan, semua itu didasarkan atas 
kemauan bekerja atau belajar dengan ketekunan tinggi serta menyerahkan segala 
masa depan kita kepada Allah yang telah menciptakan kita. Jadi yang perlu kita 
buru bukan duit tapi KEPERCAYAAN, tanpa KEPERCAYAAN (TRUSTABLE) maka kita tidak 
akan bisa berbisnis, apalagi kalau difitnah oleh pihak pihak lainnya.
 
Cobalah pikirkan sendiri, semut itu juga bekerja tanpa duit lho, tidak ada bank 
semut, tidak ada credit card semut, tapi semut bisa punya rumah, bisa punya 
anak, dan hidup dengan damai sejahtera, walaupun semut juga tidak punya PARTAI 
DAMAI SEJAHTERA.
 
Ini contoh yang lainnya, yaitu burung, tak seekor burung pun yang pernah 
bercocok tanam, tak seekor burung pun yang punya lumbung untuk menyimpan 
makanannya, tapi tak seekor burung pun yang merengek rengek karena tidak punya 
duit dan karena tidak dapat makan.
 
Kita semua itu adalah manusia, yang jauh lebih pinter daripada para hewan, 
kalau kita mau bekerja dengan tekun dan mau belajar dengan tekun, pastilah 
Tuhan akan memberkati kita liwat jalan jalanNYA yang tidak dapat kita ketahui.
 
Sekitar 40 tahun yang lalu, tak seorang pun yang bisa berkomunikasi liwat 
internet, karena pada waktu itu belum tercipta internet, tapi sekarang, karena 
kebutuhan internet itu sudah harus ada ditengah tengah kita, maka terciptalah 
internet untuk berkomunikasi dengan baik, dan dari situlah kalau kita mempunyai 
prinsip kehidupan yang tulus dan ulet dalam pelajaran, pastilah nanti akan ada 
berkat berkat yang mampir dan luar biasa.
 
Jadi jangan dipojokkan pada dunit melulu, itu adalah masalah yang diujung yang 
harus dilalui dengan ketekunan dan keuletan belajar, bukan sebaliknya. Tanpa 
KEPERCAYAAN (TRUSTABLE), tidak seorangpun bisa berbisnis dan tidak seorang pun 
bisa menghasilkan uang.
 
Salam hangat
 
Awal Anugerah


FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah 
dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum hukumMU yang adil (Mazmur 
119:105 -106)
 
Your word is a lamp to my feet and a light for my path. I have taken an oath 
and confirmed it, that I will follow your righteous laws (Psalm 119: 105 - 106)

--- On Thu, 6/25/09, Hafsah Salim <[email protected]> wrote:


From: Hafsah Salim <[email protected]>
Subject: Re: CiKEAS> Prinsip Prabowo
To: [email protected]
Date: Thursday, June 25, 2009, 10:07 PM








> Awal Anugerah <awalanugerah@ ...> wrote:
> Negara akan hancur berkeping keping,
> karena tidak ada kepercayaan dari
> mana pun juga Semua dinilai dg uang!!!

Jadi maksud anda negara tidak akan hancur bahkan bersatu kuat dan maju bila 
seharusnya tidak boleh pakai uang, tidak boleh dinilai dengan uang, tidak boleh 
punya uang???

> orang bisa berpendidikan kalau ada duit,
> orang ga akan korupsi kalau ada duit,
> dan bahkan orang bisa berkepribadian
> kalau ada duit!!!
> 

Jadi anda pecaya bahwa orang tanpa duit bisa berpendidikan?
Jadi anda percaya kalo tanpa duit orang bisa enggak korupsi?
Jadi anda yakin bahwa tanpa duit semua orang bisa tetap berkepribadian?

> terserah menurut teman2 seperti
> apa jadinya negara kita kalau
> semua berhubungan dengan uang,
> dinilai dg uang!!

Jadi maunya anda gimana? Apakah negara ini tidak boleh terkait dengan nilai 
uang???

Apa jadinya kalo negara kita ini kalo segalanya tanpa uang??? Maukah anda 
bekerja tanpa digaji??? Tidak punya uang tetapi bisa makan dari bedoa??? Kalo 
memang bisa begitu sih, enak banget, saya juga kepingin berdoa. Padahal dari 
bayi saya juga sudah berdoa tapi tak pernah dari berdoa bisa dapat makanan.

Yaaa.... terserah deh kepada pembaca, apa mungkin semuanya bisa dikerjakan 
tanpa uang ??? Yang pasti saya bekerja mendapatkan gaji besar sehingga saya 
banyak sekali uangnya. Kalo kerja tanpa digaji dengan uang, mau gaji saya 
dengan apa??? Jelas kalo saya kerja tak mau dibayar dengan beras ketan.

Memang saya juga pernah baca beritanya bahwa Habibie menjual pesawat buatan 
Indonesia bukan dibayar dengan uang tetapi pakai 2 ton beras ketan.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

>

















      

Kirim email ke