Refleksi : Apakah perusahaan-perusahaan ini bersayarat untuk mermenuhi tuntutan 
pemeliharan lingkungan yang adekwat untuk kehidupan penduduk setempat dan juga 
mempertinggi mutu kehidupan mereka?

http://www.antaranews.com/berita/1266145710/14-perusahaan-gali-emas-sulawesi-barat

14 Perusahaan Gali Emas Sulawesi Barat
Minggu, 14 Pebruari 2010 18:08 WIB 
Mamuju (ANTARA News) - Potensi pertambangan untuk bahan galian emas di Sulawesi 
Barat saat ini tengah ditangani sedikitnya 14 perusahaan yang sementara ini 
melakukan tahap eksplorasi dan eksploitasi di wilayah itu. 

"Potensi pertambangan untuk bahan galian emas untuk sementara telah dilakukan 
tahap eksplorasi maupun eksploitasi oleh beberapa perusahaan yang telah masuk 
di Sulbar," kata Gubernur Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Minggu.

Ia mengatakan, dari 14 perusahaan yang melirik potensi bahan galian emas 
tersebut, empat diantaranya memiliki ijin penyelidikan umum, tujuh perusahaan 
sedang melakukan tahap eksplorasi dan tiga sedang proses tahap eksploitasi.

Secara keseluruhan, luas untuk izin pengelolaan bahan galian emas itu telah 
mencapai 50.103,35 hektar yang tersebar di kabupaten Polman, Mamasa dan Mamuju, 
kata Anwar.

Menurutnya, kandungan emas di Sulawesi Barat tersebar di beberapa kabupaten, 
seperti Kabupaten Mamuju, Mamasa dan Polewali Mandar. 

Ia menuturkan, salah satu potensi emas di Mamuju ada di Dusun Batuisi, Desa 
Karataun, Kecamatan Kalumpang, salah satu pemukiman penduduk di wilayah 
perbatasan Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

"Di wilayah ini banyak kandungan emas yang juga saat ini tengah masuk deretan 
yang dipantau oleh beberapa perusahaan yang tertarik untuk mengelola tambang 
emas tersebut," katanya.

Selain itu, kata Anwar, potensi tambang emas di Kabupaten Polman ada di 
beberapa kecamatan dan kelurahan seperti di Kelurahan Surung, Ongko dan 
Sumarrang, di samping di daerah Kabupaten Mamasa. 

"Saya yakin, jika potensi alam yang ada diperut bumi ini telah tertangani 
secara optimal, maka cepat atau lambat sektor pendapatan asli daerah akan lebih 
cepat mengalami peningkatan," kata Gubernur. 

Kirim email ke