Menolak Kebohongan Agama Jangan Dianggap Jelek2in Agama !!!
                                                
Menolak, mengutuk, dan membongkar kebohongan2 agama yang menyebabkan jatuhnya 
banyak korban2 orang tak berdosa janganlah dianggqap sebagai jelek2in agama.  
Kita tak boleh melindungi kebohongan dengan bungkus alasan "men-jelek2in 
agama".  Justru ajaran agama yang menyebarkan kebohongan kepada umatnya itulah 
yang menjadikan agamanya jadi jelek dipandangan umatnya yang tadinya 
mempercayainya.

Janganlah menyalah gunakan kepercayaan umat untuk menyebarkan kebohongan2 
hingga menyebabkan banyak jatuhnya korban2.

> venus dewi <dewi.ve...@...> wrote:
> kalau ada yang kedua, pasti ada yang
> pertama. sudahlah ga perlu menjelek-
> jelekkan agama orang lain. apakah
> kita jadi masuk surga karena menjelek-
> jelekkan agama orang lain? ga juga kan.
> 

Enggak selalu yang kedua harus ada yang pertama.  Buktinya, baru2 ini ada 
kembar 14 bayi di California ini.  Ternyata enggak ada yang pertama, semuanya 
ke 14 bayi itu sama2 yang pertama.

Juga terbukti proses penciptaan berlangsung melalui sebuah proses bukan melalui 
penciptaan ala sim salabim atau ala kadabra.  Big bang itu merupakan proses 
penciptaan melalui ledakan Big bang dimana tercipta langsung jutaan atau 
milyardan bintang2 dan planet2nya tapi hanya ada satu matahari saja dalam 
setiap galaxynya.

Dari bukti2 yang bisa diobservasi ini, bisa dipastikan bahwa penciptaan itu 
tidak ada dikenal urut2an seperti yang ada dalam dongeng2 agama Islam ataupun 
agama Nasrani.

Tidak pernah ada manusia pertama Adam dan Hawa.  Kalo manusia bisa melahirkan 
kembar 14, maka tidak ada bedanya dengan proses penciptaan pertama kali yang 
bisa menciptakan sekaligus sejuta laki2 dan dua juta perempuan tanpa urutan dan 
tidak perlu berpasangan.  Hal ini bisa dibuktikan melalui scanning DNA.

Memang kita tidak boleh men-jelek2an agama kita ataupun agama orang lain, TAPI 
anda juga harus ingat keadilan, bukan cuma kita saja yang tidak boleh 
men-jelek2an agama, tetapi juga agama tidak boleh menyebarkan atau meracuni 
kebohongan kepada umatnya mentang2 dipercaya dengan menelan bulat2 kebohongan2 
tsb karena dulu umat itu tidak mampu berpikir dan tidak mampu membuktikan 
kebohongan2 ini.

Menolak dan mengutuk kebohongan2 agama yang menyebabkan jatuhnya korban2 
teroris Jihad Islam ini sama sekali bukan men-jelek2an agama.

Pembohong harus dilarang menyebarkan kebohongan2nya apalagi menjadi sebab 
munculnya teroris2 akibat janji2 bohong tentang pahala dan bidadari perawan.

Janganlah kita malah melindungi kebohongan dengan alasan men-jelek2an agama itu.

Tukang sulap dan pemain sandiwara juga cuma bohong2an aja, tapi kebohongan 
mereka itu cuma sebatas hiburan, lain halnya dengan kebohongan2 dari agama 
Islam yang banyak sekali menyebabkan jatuhnya korban2 yang tidak berdosa.

Jangan sekalipun anda mempercayai bahwa menjadi kafir atau murtad merupakan 
dosa.  Kafir dan murtad sekalipun dilindungi hak2nya sama seperti melindungi 
muslimin.  Sebaliknya, membohongi sampai jatuh banyak korban sudah termasuk 
kejahatan yang tidak bisa dilindungi melainkan harus ditumpas.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









>


Kirim email ke