Ancamanan Mati Pastor Paus Dituntut Mengundurkan Diri
"Zero tolerance vs Forgiveness & Redemption", demikianlah terjadi kontradiksi
antara hukum di California yang menetapkan hukuman mati bagi setiap pelaku sex
offender bertentangan dengan ketentuan Gereja Catholic tentang pengampunan
dosa. Paus Vatican semaput enggak bisa jawab apa yang harus dilakukan.
Memang kalo dulunya bisa damai dengan sang korban dengan ganti rugi sekian juta
atau puluhan juga dollar, sekarang ada kasus yang masuk babakan baru yang belum
pernah dihadapi Vatican.
http://www.catholicnewsagency.com/news/mexican_bishops_reiterate_zero_tolerance_for_pedophilia/
Bishop Mexico, Amerika dan gereja2 katolik diseluruh dunia juga mengajukan zero
tolerance ini kepada pihak Vatican namun sang Paus belum bisa mengambil
keputusan oleh karena itu tuntutan supaya Paus mengundurkan diri bergemuruh
diseluruh dunia. Tuntutan zero tolerance artinya pelaku pedophilia harus
diperlakukan sama dengan pelaku yang sama yang bukan bishop--artinya dihukum
mati.
Pengunduran diri pelaku pedophilia tidak cukup, juga tidak bisa cuma dipenjara
sementara pelaku yang bukan bishop banyak yang dihukum mati.
Tekanan bishop diseluruh dunia dan juga tekanan2 dari seluruh gereja2 Katolik
didunia menggoncang Paus di Vatican untuk segera mengundurkan diri.
Ny. Muslim binti Muskitawati.