Kunci Mutlak Perdamaian TimTeng Berada Ditangan Amerika !!!
Perdamaian di Timur Tengah hanya mungkin dicapai apabila Arab Palestina
berhenti menembakkan roket2 dan mengirim bomb bunuh diri ke Israel. Tanpa
syarat2 mutlak ini, tak mungkin ada pembicaraan damai, dan tanpa syarat2 ini
pihak Israel tidak mau buang waktu untuk berunding.
Tetapi perpecahan dikalangan Arab Palestina tidak memungkinkan tercapai-nya
syarat2 ini. Karena kalo satu pimpinan melarang atau menghentikan tembakan
roket dan pengiriman bomb2 bunuh diri, namun pemimpin lainnya mensabot larangan
ini untuk mendapatkan dukungan rakyatnya yang diracuni oleh ajaran Islam yang
sesat ini.
Untuk menghentikan serangan2 roket ini dan menghentikan masuknya pembom2 bunuh
diri ke Israel, cuma satu kuncinya, yaitu Amerika dan UN menghentikan semua
bantuan kepada Arab Palestina yang selama ini hidupnya dibawah bantuan ini.
Akibat serangan 911 dan pengkhianatan para pemimpin Palestina terhadap
perjanjian Camp David yang ditanda tangani sendiri oleh Yasser Arafat, telah
mendorong Amerika dan UN bersikap lebih tegas, yaitu menunda semua bantuan
meskipun belum menghentikannya secara total. Sementara itu suara rakyat
Amerika di senat sudah menolak pemerintah Amerika yang masih saja mengirimkan
bantuan2 ini.
Sikap Obama yang memperhatikan situasi anti-Amerika meskipun begitu besar
bantuan yang dilimpahkan, telah mendorong sikap tegas Obama dengan pernyataan
akan tetap berpihak dan mempertahankan Israel.
Sikap tegas Obama ini betul2 memukul Arab Palestina dan semua pendukung2nya.
Mereka yang tadinya mencaci maki Amerika sekarang mem-bujuk2 Amerika agar
mengubah sikapnya. Tapi sikap Obama ini sudah dengan penyelidikan dan analysis
yang matang, delegasi Amerika telah dikirim kesemua negara2 Eropah sehubungan
sikap Amerika yang mutlak mendukung semua kebijaksanaan yang diputuskan oleh
Israel meskipun bertentangan dengan keinginan Amerika sebelumnya.
Gaung dari pernyataan Obama yang tegas ini menghasilkan sambutan luar biasa
dari semua negara2 maju di Eropah yang sebelumnya banyak mengirim bantuan untuk
Arab Palestina.
Dampaknya sama sekali tidak berpengaruh dan tidak bisa memperbaiki kondisi di
Gaza dan Westbank meskipun blokade dicabut. Karena sumber hidup Arab Palestina
makin merosot bukan akibat blokade Israel, melainkan akibat menurunnya dukungan
finansial dari Amerika dan negara2 maju di Eropah.
Semua hal ini bisa kita saksikan dengan jelas bagaimana response negara2 maju
Eropah dan Amerika serikat dalam terjadinya konflik Flotilla. Demo2 oleh
keturunan Arab dan umat Islam diseluruh dunia sama sekali tidak berhasil
menyelamatkan Arab Palestina baik di Gaza maupun di Westbank.
Ny. Muslim binti Muskitawati.