Islam Tak Mungkin Menang Dengan Memerangi Sesama Islam !!!
                                      
Memerangi sesama Islam tidak pernah membawa kemenangan bagi Islam manapun dalam 
sejarah perjalanan Islam itu sendiri.

Bencana bagi dunia Islam makin parah setelah memperluas perang ini juga 
terhadap yang bukan Islam.

Memerangi musuh2 Islam dalam kenyataan sejatinya adalah memerangi sesama Islam 
itu sendiri.

Janganlah menjadikan agama Islam sebagai pembatas antara teman dan musuh, 
karena musuh Islam yang kemudian masuk jadi Islam-pun akan tetap dendam sewaktu 
dianiaya muslimin sewaktu mereka belum masuk Islam.  Islam hanyalah agama yang 
terikat waktunya pada diri umatnya sendiri, hari ini bisa beragama Islam dan 
besok bisa pindah jadi penganut agama lainnya.  Hari ini bisa beragama bukan 
Islam tapi besok lusa mungkin masuk jadi Islam.

Tapi masuk agama manapun, dendam penganiayaan umat Islam terhadap sesamanya 
tidak bisa hilang tetap akan tertanam dalam sanubari sepanjang hidupnya, dan 
hal ini tidak akan terlepas bagi korban2 G30S yang dibantai muslimin tanpa 
pengadilan atau keadilan.

Agama Islam hanya menyebarkan dendam, yaitu saling dendam terhadap sesama 
Islamnya ditambah lagi dendam terhadap mereka yang bukan Islam.


> Sukamto Sukamto <sukamto1...@...> wrote:
> My Hutaru memutuskan menggunakan kedok
> sebagai seorang kristen yang penting
> dapat dengan leluasa membenturkan para
> pemeluk Islam dan Kristen sebagai dua
> agama terbesar di Indonesia.
> 

Marilah kita cuma menyimak pendapat para penulis terlepas dari apa agama sang 
penulis.  Karena seorang Kristen boleh mengkritik dan mencaci maki agamanya 
sendiri, dan juga sebaliknya seorang muslimin berhak menyalahkan ajaran2 
Islamnya.

Ajaran yang salah harus dikritik, baik oleh umatnya ataupun bukan umatnya.  
Lebih bermanfaat kita memperhatikan kritik2nya itu daripada saling memfitnah 
agamanya satu sama lain.

Semua umat Islam pun juga mengutuk terorist Jihad Islam, mayoritas muslimin 
menganggap berjihad itu tidak selalu harus melalui jalan terror.  Dalam arti 
kata lain, mayoritas muslimin menolak terror2 meskipun dibenarkan agama Islam.  
Karena kenyataannya, terror2 itu akan memukul balik kepada umat Islam sendiri 
pada akhirnya.

Lihatlah bagaimana menderitanya umat sesama Islam dari jemaah Ahmadiah 
dibantai, dibakar, dijarah dan diperkosa.  Apakah salah kalo ada negara besar 
kemudian memanfaatkan dendam umat Ahmadiah ini dengan melatih mereka dan 
mempersenjatai mereka dengan bomb2 untuk membalaskan sakit hati ini ????  
Setuju tidak setuju tetap akan terjadi hal2 seperti ini dan hal ini tidak akan 
membawa perdamaian, kedamaian, dan kebahagiaan bagi dunia Islam itu sendiri.

Hal yang sama inilah yang sekarang terjadi di Irak, Iran, Kyrgizstan dan juga 
tentunya di Indonesia.  Siapa yang mau disalahkan tentunya bukan penyuplai 
senjatanya, tetapi kesalahan ajaran Islam itu sendiri yang menciptakan dendam 
sebagai warisan umat sepanjang masa untuk saling balas, dan hal inilah yang 
berlangsung antara Syiah dan Sunni.

Pembantaian umat Kristen di Ambon, di Poso, dan disemua wilayah di Indonesia 
dimana umat lain yang beragama Hindu, Buddhis, Konghucu semua juga menerima 
malapetaka Islamiah yang sama yang pada waktunya nanti akan memicu perang 
terbuka yang pasti menghancurkan negara ini.

Islam tidak akan menang dalam memerangi sesama Islam sendiri, ditambah lagi 
memerangi yang bukan Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke