Refleksi : Mengapa yang disebut pemerintah NKRI menawarkan proyek kepada pihak 
asing? Mengapa tidak ada usaha sendiri untuk melakasanakan proyek yang 
dimaksudkan? Bukankah dibilang bahwa Indonesia dimerdekakakan dari penjajahan 
ialah supaya warga negeri mengurus negerinya sendiri, karena kemerdekaan 
politik tidak dapat dipisahkan dari pada ekonomi. Ataukah karena tidak ada 
kemampuan warga untuk bisa mengurus maka diserahkan kepada pihak asing, sebab 
ada keuntungan bagi penguasa negara karena terima komisi seperti yang diberikan 
kepada komparador? 

Apa komentar Anda yang selalu tepuk dada dan teriak-teriak cinta tanah air dan 
menyanyikan Indonesia Raya, Merderka, Merdeka bangsaku, negeriku?

http://www.antaranews.com/berita/1277778586/kalbar-tawarkan-proyek-rp55-triliun-ke-timteng

Kalbar Tawarkan Proyek Rp55 Triliun ke Timteng
Selasa, 29 Juni 2010 09:29 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | 
Pontianak (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menawarkan 
sembilan proyek berskala besar senilai Rp55 triliun kepada pemerintah dan 
pengusaha Timur Tengah.

"Proyek-proyek tersebut melingkupi berbagai faktor seperti infrastruktur, 
perkebunan, dan sektor riil lainnya," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman 
Modal Daerah Kalbar M Zeet Hamdy Assovie di Pontianak, Selasa.

Proyek itu diantaranya pelabuhan internasional di Tanjung Gundul (Kabupaten 
Bengkayang), Bandar Udara Kota Singkawang dan jalan kereta api lintas Borneo.

Menurut M Zeet, proyek yang ditawarkan itu sudah mempunyai studi kelayakan 
awal. "Kalau belum ada, tidak kita tawarkan," kata dia.

Sebanyak perwakilan dan pengusaha 17 negara dari kawasan Timur Tengah, 
perwakilan Indonesia di Timur Tengah, sejumlah duta besar seperti Yordania, 
Palestina dan Libya, hadir dalam pertemuan dengan pengusaha dan pemerintah 
daerah di Kalbar.

Pertemuan itu difasilitasi Kementerian Luar Negeri dengan tema "Indonesia 
Middle East Update Forum".

M Zeet mengatakan, ini merupakan kunjungan pertama pengusaha dan perwakilan 
negara Timur Tengah ke Kalbar.

Pengusaha Timur Tengah dulunya lebih dikenal menanamkan dana di sektor 
finansial dan perbankan.

"Sekarang mereka sudah mulai ikut di sektor riil seperti perkebunan, 
infrastruktur, pertanian," kata M Zeet.

Kirim email ke