Doa atau Mantera Apapun Bisa Menyembuhkan Atau Mematikan !!!
Semua doa atau mantera2 bisa ajaib menyembuhkan, bisa juga ajaib digunakan
untuk membunuh. Tak perlu pakai agama, asal ada keyakinan dan bisa konsentrasi
cukup sudah. Jadi keajaiban ini digunakan Islam untuk propaganda dakwahnya,
juga Kristen menggunakan nya untuk propaganda khotbah2 agamanya, padahal apapun
agamanya enggak susah membuat keajaiban seperti ini karena keajaibannya
bukanlah keajaiban alam melainkan keajaiban bagaimana bisa menipu dirinya
sendiri yang dinamakan "Sugesti".
> Rahardjo Mustadjab <rahardjomustadjab...@...> wrote:
> Ada yang percaya kekuatan doa kesembuhan
> yang mereka saksikan sendiri, ada yang
> tidak percaya. Ada kabar gembira dari
> Universitas Indiana. Baru-baru ini Prof
> Candy Gunther dan team membuktikan
> kebenarannya, khusus bagi penderita
> kurang penglihatan dan pendengaran.
Udah saya tulis berulang kali, bahwa "Kepercayaan" apa saja merupakan kekuatan
yang bisa menyembuhkan diri sendiri, atau malah membuat sakit diri sendiri,
bahkan juga bisa bikin mati orang lain.
Semua itu namanya kekuatan "sugesti" dan hal ini sudah bukan keajaiban lagi
dizaman sekarang, semua kepercayaan bisa menciptakan keajaiban seperti ini,
bahkan tanpa kepercayaan sekalipun tetapi dengan melatih konsentrasi pikiran
maka hal inipun bisa dicapai.
Itulah sebabnya, semua agama dan kepercayaan dilindungi karena dalam batas2
tertentu bisa berguna, maksudnya berguna bagi kesembuhan, berguna bagi
kebahagiaan, dan juga berguna bagi perputaran ekonomi itu sendiri karena doa
bisa dijual, dan khotbah maupun belajar agama bisa menjadi komoditi. Khotbah2
di kaset aja bisa jadi milyardan dollar koq.
Tetapi juga kepercayaan itu bisa disalah gunakan, bukan untuk penyembuhan bukan
untuk kebahagiaan, juga bukan untuk meningkatkan roda perekonomian, justru
sebaliknya yaitu jadi teror bomb jihad Islamiah, busa jadi bomb crusader, dll.
Oleh karena itulah, yang baiknya boleh kita manfaatkan, dan yang jeleknya harus
kita tumpas.
Bayangin, apa ajaibnya kalo ada orang pakai gelang akar bahar karena dia
percaya penyakit rhematiknya bisa sembuh, ternyata setelah pakai gelang akar
bahar keluhan sakit rematiknya juga sudah sembuh, dan ini semua karena
kepercayaannya yang besar meskipun bukan benar2 sembuh paling tidak rasanya
sembuh.
Demikian juga, pemain kuda lumping ini malah tidak pakai doa dan tidak pakai
agama, cukup pakai keyakinan bahwa dia itu sekarang jadi kuda, maka se-olah2
masuklah roh kuda, padahal roh itu sendiri dibuktikan tidak pernah ada.
setelah kemasukan roh kuda, si pemain kuda lumping malah bisa makan semprong
gelas, makan beling, makan dedak, padahal sebelum kemasukan roh mau makan
begituan bisa ber-darah2 beraknya.
Disinilah letaknya keajaiban sebuah kepercayaan tanpa perlu harus percaya ini
dan percaya itu. Mau percaya apa saja boleh, jangan dipaksa percaya ini dan
itu, memaksa percaya ini itu adalah salah, pelanggaran HAM.
Marilah test diri anda, sediakan taik anjing dipiring, dan konsentrasi lah
bahwa yang dipiring itu adalah sate ayam, setelah konsentrasi anda kuat, maka
taik anjing yang dipiring itu tampaknya jadi sate ayam, kalo anda makan
gurihnya juga sama dengan sate ayam, dan yang lebih penting anda tidak bakalan
sakit gara2 makan tahi anjing ini, karena sudah anda yakini itu adalah sate
ayam.
Itulah sebabnya baik ayam yang makan taik nya atau anjing yang makan taik kebo
enggak pernah sakit, karena mereka percaya itu adalah makanan sehat. Tetapi
kalo anda kurang percaya, maka anda jatuh sakit.
Semua ini sudah menjadi studi ilmuwan, bukan saja digunakan dalam ilmu
kedokteran untuk menyembuhkan tapi juga bisa digunakan dalam perang untuk
membunuh musuh2.
Ny. Muslim binti Muskitawati.