Tidak perlu permisalan, ini memang kenyataan. Di mana2 yang namanya orang ketemu sama orang yang se-asal, pasti senengnya luar biasa. Dan namanya orang kangen dengan "asal" ya otomatis "asal" merupakan refleksi dari diri kita. Maksudku, konkritnya, jika Anda berasal dari NTT dan Anda saat ini tinggal di Medan dan suatu saat Anda bertemu dengan teman dari asal yang sama, NTT, secara refleksi Anda akan berbicara dengannya dengan menggunakan bahasa sasak. Seperti halnya orang orang sunda bertemu orang sunda, apa yang mereka tanyakan, apakah "apa kabar"? "Kumaha" kan mereka bilangnya.
Saya salut dengan nasionalisme Anda. Tapi tidak bisa kita pungkiri bahwa kita tidak boleh melupakan diri darimana kita berasal. Sekarang pertanyaannya, jika kita bertemu dengan orang se-asal dengan kita di warung tegal atau di tengah orang lain, apakah tidak sopan jika kita berbicara berbahasa daerah?
Ok, kalau memang tidak sopan. Tapi tidakkah Anda baca sampai akhir imel2 saya yang berbahasa banjar...? Bukankah sudah ada translatenya bung...?
Anda bilang ngga berguna. Well, apakah Anda menginginkan milis ini (curhat) berguna? Apa yang bisa Anda berikan kepada kami (anggota milis yang lain) selain 'mencekal' kebahagiaan orang lain seperti ini? Toh saya tidak selamanya berbahasa daerah. Atau Anda sudah tidak ingin mengenal daerah2 yang ada di negara yang Anda nasionalisme kan itu?
Toong bersikap bijak. Anda sendiri tidak bersikap bijak dengan mencaci bahasa daerah orang lain dengan menulis "bhs planet". Memangnya kenapa kalau aku dan beberapa orang di milis ini berteman akrab. Sakit hatikah Anda?
Baik! Kalau kamu memang ingin kami berhenti. Kami berhenti menggunakan bahasa daerah! Puas!!
Terima kasih dan aku minta maaf jika ada tulisanku yang sengaja aku tuliskan. Dan aku minta tolong, tingkatkan lagi nasionalisme Anda.
Sang Akar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
ini maksudnya apa...?kalo mau ngobrol kedaerahan sebaiknya lewat japri aja,atau bikin milis baru yg khusus utk suku tertentu,jangan ngobrol pake bhs planet di milis nasional dong....kalo cuma sekali-dua kali mungkin bisa dimaklumi,tapi kalo keterusan....?? kasihan anggota milis yang lain,inboxnya jadi penuh tapi isinya ngga berguna.kita ini kan terdiri dari bermacam2 suku,jadi tolong utk bisa bersikap bijak, berkomunikasi pake bhs nasional.PABU SACILADH...!!!

