============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================


Soal umpan,sudah dipikirkan oleh koordinator. Soal bandul kalau kepepet ya
batu ditaleni kawat wae..yo wis apik...sing penting ora
kentir...tir........Wis ojo nervous....wektune isih cukup dinggo persiapan.
Sing penting Laksanakan Perintah harian dari Kordinator; Jaga Kesehatan,
Usus buntu jangan dipotong dulu, dan Pelihara suasana damai diantara para
pemancinger.JB72


                                                                                       
  
                    "Danang Amb."                                                      
  
                    <point_17@hotma        To:     [EMAIL PROTECTED]                 
  
                    il.com>                cc:                                         
  
                    Sent by:               Subject:     Re: [debritto] Mohon petunjuk  
  
                    debritto-owner@        mancing di Selat Sunda                      
  
                    dejava.com                                                         
  
                                                                                       
  
                                                                                       
  
                    07/20/01 01:10                                                     
  
                    PM                                                                 
  
                    Please respond                                                     
  
                    to debritto                                                        
  
                                                                                       
  
                                                                                       
  




============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

Mas Awe......nek saya manut wae....lha mung nunut je....pokoke manut sing
jarene wis tahu ngubek2 Anyer....Adik kita Ary cino ini......
contone..ngomong masalah bandhul.....Mas...mas....nyang anyer bandhule
kudhu
guedi...lho....ukurane......sak busi nek perlu nganggo busi yo
keno.......trus jalan mlaku2...golek bandhul...ora ono sing guedi sak busi
kuwi.....opo meneh busi buat mancing....adanya busi motor......
salam

DANANG89



>From: "Aryanto Purnomo" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [debritto] Mohon petunjuk mancing di Selat Sunda
>Date: Fri, 20 Jul 2001 12:36:54 +0700
>
>============================================
>Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
>============================================
>
>
>Mas Awe,
>
>Kalau menggunakan umpan yang efektif tur mesti dimakan ikan cara
gampangnya
>adalah menyesuaikan dengan makanan alami ikan setempat.
>Pengalaman saya, kalau sok tahu malah biasanya nggak menghasilkan.
>Biasanya, kalau saya mancing di tempat baru, saya nggak bawa umpan. Tapi
>nanti cari di tempat berdasarkan keterangan nelayan setempat. Rangkaian
>pancing juga menyesuaikan dengan kebiasaan nelayan setempat, karena
>kasusnya sama, nek sok tahu malah nggak menghasilkan.
>
>Ning, biasane kalau di laut yang paling efektif adalah umpan hidup. Kalau
>umpan mati yang standar internasional paling udang kupas atau fillet cumi.
>Yang lain-lain sangat menyesuaikan dengan kondisi setempat, arus, kualitas
>air, dll.
>Contoh saja, kalau kita mancing di selat sunda/pulau seribu paling efektif
>kalau kita bisa menyediakan rebon. Sedangkan di laut selatan, rebon sama
>sekali tidak efektif. Bahkan di Tegal, rebon bisa diganti dengan nasi
>putih... (bola-bali nek iwak ndeso....diwenehi panganan enak ora doyan....
>). Kalau di pantai selatan (daerah Parang tritis - Baron, Sadeng, dll)
>malah sangat efektif kalau pakai undur-undur sing digawe peyek, cacing
>laut, belut laut, atau tawes/tombro mati. Bahkan kalau di Cipatujah (Tasik
>Selatan), nelayan disana cuma pakai batere ABC hitam yang kecil untuk
>mancing tengiri. Di Banda untuk mancing tongkol pakai kertas grenjeng. Di
>P. Seribu untuk mancing kue gerong pakai tali rafia kuning disisir
>halus....
>
>Untuk umpan palsu, sangat tergantung dengan jenis ikan, kualitas air dan
>cuaca. Tidak semua jenis ikan bisa dipancing dengan umpan palsu. Biasanya
>yang bisa adalah ikan pelagis.... artinya, ikan yang hidupnya di tengah -
>permukaan air. Misalnya gerong, tongkol, marlin, tengiri, dll. Sedangkan
>ikan dasar seperti kerapu, kakap merah, dll sulit dipancing dengan umpan
>palsu kecuali nek bener-bener ngelih tur kepepet utawa sial...
>Patokannya : semakin keruh airnya kita pakai warna yang nge-jreng seperti
>kuning, orange, dll. Kalau airnya jernih, pakai umpan yang warnanya
seperti
>warna ikan alami. Kalau kondisi airnya keputih-putihan kaya air kapur
>jangan harap bisa mancing pakai umpan palsu.... dijamin blong....
Disamping
>itu, kita juga harus memperhatikan lokasi mancing serta kecepatan kapal.
>Kalau mancing dengan umpan palsu harus sangat-sangat expert dan kerjasama
>antara pemancing + crew kapal harus bagus. Artinya, arah dan kecepatan
>kapal juga mempengaruhi kemungkinan umpan dimakan ikan, waktu fighting
>kalau arah kapal nggak bener juga bikin ikan lepas.... Singkatnya njlimet
>tur larang ongkose....
>
>Khusus untuk Selat Sunda, untuk umpan bisa pakai yang standar : udang
>kupas, udang hidup, kembung hidup, fillet cumi atau fillet kembung bisa
>dipakai. Lebih bagus kalau ada rebon.
>Kalau mau pakai umpan palsu, sediakan saja Rapala Magnum ukuran 9 - 14 cm
>warna orange, merah-putih, atau hijau.
>Bisa juga pakai King Getter warna silver. Atau mau coba produk baru merk
>Yozuri, tapi saya sendiri belum coba ke-efektifannya. Kalau yang
>di-iklankan di TV malah nggak terlalu efektif dibuat mancing di sini,
>karena produk itu sebenarnya untuk air tawar di Ngamerika sana...
>Untuk senar, sing pasti jangan pakai yang warna-warni. Tapi yang standar
>saja, putih transparan, kuning, atau hijau abu-abu. Kekuatan senar
>terserah.... makin kuat (diameter besar) semakin sebentar tarik-ulurnya
>tapi sensitivitasnya kurang. Makin tipis makin sensitive tapi besar
>kemungkinan putusnya kalau fightingnya nggak bener.
>Ndak perlu pakai joran atau reel... waton digulung nang kelosan ya bisa
>paling-paling tangannya yang kebeset-beset. Ukuran mata pancing bebas...
>makin besar ukurane yang makan ikan besar juga. Makin kecil semua ikan
bisa
>nyanthol, tapi kalau yang makan pas iwak gedhe malah biasane ucul...
>Karakteristik selat sunda yang khas adalah arusnya yang sangat kuat dan
>lautnya dalam (bisa sampai 80 m -- yang di sekitar P. Rakata)..  jadi
>sediakan bandul minimal 1 ons.... (kadangkala kita harus pakai bandul 0.5
>kg) dan senar yang agak panjang, minimal 200 meter buat spare kalau harus
>fighting dengan ikan besar...
>
>Satu hal lagi, jangan nuruti saya.... wong saya koleksi kok.... dadine opo
>wae tak tuku...he.he.hehe..
>
>begitu...
>salam
>ary
>
>
>
>
>                     Antonius
>                     Subarkah               To:     [EMAIL PROTECTED]
>                     <[EMAIL PROTECTED]        cc:
>                     om>                    Subject:     Re: [debritto]
>Mohon petunjuk
>                     Sent by:               mancing di Selat Sunda
>                     debritto-owner@
>                     dejava.com
>
>
>                     20-07-2001
>                     11:26 AM
>                     Please respond
>                     to debritto
>
>
>
>
>
>============================================
>Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
>============================================
>
>
>Kalau Mas Gandung ngaku memiliki reputasi pemancing
>Gajah Wong River, saya mungkin lebih buruk lagi ...
>sungai yang tidak ada namanya yang kalau musim kemarau
>kering airnya.
>Tentang joran dan perlengkapannya sudah dibahas
>panjang lebar oleh Mas Koer, Danang dll., yang intinya
>mengatakan jangan keliru bawa joran pancing empang,
>kalau terpaksapun bawa senar berikut pancing dan
>bandulnya-pun lebih baik. Minimal saiki aku wis duwe
>senar, bekas senar layangane anakku.
>
>Nah, sekarang yang penting juga umpan.
>Kalau selama ini Mas Jo dan Mas Koer saling melempar
>udang rebon, bagi saya ya kurang bisa dihayati. Paling
>yo mung iso melu nggoyoni, kok Mas Jo ora golek udang
>kemisan wae.
>
>Pertanyaan saya, adakah jenis umpan yang lain yang
>bisa diupayakan sendiri (ngertiku yo mung upo karo
>cacing)? Saya pernah lihat di-TV, seperti umpan
>sintetis (istilahe ora ngerti, batu baterai dienggo
>bandul wae), apa yang seperti ini bisa dipakai.Opo
>cumi bisa juga dipakai, daging ayam (bukan soto daging
>tentunya)/sapi/wedus, sandal jepit bosok, tas kresek.
>
>Saya berharap sebagai pendatang baru bisa bersaing
>dengan muka-muka lama. Siapa tahu bukan hanya
>baronang, kakap, tapi bisa dapat lumba-lumba (ee ojo
>keliru?)
>
>Mohon petunjuk. awe
>
>__________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Get personalized email addresses from Yahoo! Mail
>http://personal.mail.yahoo.com/
>
>
>
>


_________________________________________________________________
Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com/intl.asp





Kirim email ke