============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================


Sesuk mancing....aku ora nganggo BMW......soale kurang merakyat, dai aku
nganggo Isuzu. Berhubung diesel yo enggak ono busine......paling tak kon
nyopot busine Suzuki Carry duweke Ary......he....he......jangan
bingung...seperti Gus Dur aje.....JB72


                                                                                       
    
                    "Aryanto Purnomo"                                                  
    
                    <aryanto-p@sampoe        To:     [EMAIL PROTECTED]               
    
                    rna.co.id>               cc:                                       
    
                    Sent by:                 Subject:     Re: [debritto] Mohon 
petunjuk    
                    debritto-owner@de        mancing di Selat Sunda                    
    
                    java.com                                                           
    
                                                                                       
    
                                                                                       
    
                    07/20/01 04:24 PM                                                  
    
                    Please respond to                                                  
    
                    debritto                                                           
    
                                                                                       
    
                                                                                       
    




============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================


Lhooo...... kok diseneni tooo....
Aku lak mung arep wenehi keterangan ben aman damai sentosa.... coba, nek
Mas Awe mretheli busine BMW utawa Isuzu panjenengan sing isih anyar
kinyis-kinyis mung arep dinggo bandul lak malah cilaka ta...??

salam
Ary




                    [EMAIL PROTECTED]

                    id                     To:     [EMAIL PROTECTED]

                    Sent by:               cc:

                    debritto-owner@        Subject:     Re: [debritto]
Mohon petunjuk
                    dejava.com             mancing di Selat Sunda



                    20-07-2001

                    02:00 PM

                    Please respond

                    to debritto






============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================


Ary......dengan ini diperingatkan; jangan membuka seminar tentang mancing
secara dini, karena ini akan diseminarkan nanti pada sesi kedua setelah
Welcome drink  pada tgl 17 Agustus malam. Wah sudah bocor sebagaian
maaaterinya. Koordinator Utama DBF .JB72



                    "Aryanto Purnomo"

                    <aryanto-p@sampoe        To:     [EMAIL PROTECTED]

                    rna.co.id>               cc:

                    Sent by:                 Subject:     Re: [debritto]
Mohon petunjuk
                    debritto-owner@de        mancing di Selat Sunda

                    java.com



                    07/20/01 12:36 PM

                    Please respond to

                    debritto







============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================


Mas Awe,

Kalau menggunakan umpan yang efektif tur mesti dimakan ikan cara gampangnya
adalah menyesuaikan dengan makanan alami ikan setempat.
Pengalaman saya, kalau sok tahu malah biasanya nggak menghasilkan.
Biasanya, kalau saya mancing di tempat baru, saya nggak bawa umpan. Tapi
nanti cari di tempat berdasarkan keterangan nelayan setempat. Rangkaian
pancing juga menyesuaikan dengan kebiasaan nelayan setempat, karena
kasusnya sama, nek sok tahu malah nggak menghasilkan.

Ning, biasane kalau di laut yang paling efektif adalah umpan hidup. Kalau
umpan mati yang standar internasional paling udang kupas atau fillet cumi.
Yang lain-lain sangat menyesuaikan dengan kondisi setempat, arus, kualitas
air, dll.
Contoh saja, kalau kita mancing di selat sunda/pulau seribu paling efektif
kalau kita bisa menyediakan rebon. Sedangkan di laut selatan, rebon sama
sekali tidak efektif. Bahkan di Tegal, rebon bisa diganti dengan nasi
putih... (bola-bali nek iwak ndeso....diwenehi panganan enak ora doyan....
). Kalau di pantai selatan (daerah Parang tritis - Baron, Sadeng, dll)
malah sangat efektif kalau pakai undur-undur sing digawe peyek, cacing
laut, belut laut, atau tawes/tombro mati. Bahkan kalau di Cipatujah (Tasik
Selatan), nelayan disana cuma pakai batere ABC hitam yang kecil untuk
mancing tengiri. Di Banda untuk mancing tongkol pakai kertas grenjeng. Di
P. Seribu untuk mancing kue gerong pakai tali rafia kuning disisir
halus....

Untuk umpan palsu, sangat tergantung dengan jenis ikan, kualitas air dan
cuaca. Tidak semua jenis ikan bisa dipancing dengan umpan palsu. Biasanya
yang bisa adalah ikan pelagis.... artinya, ikan yang hidupnya di tengah -
permukaan air. Misalnya gerong, tongkol, marlin, tengiri, dll. Sedangkan
ikan dasar seperti kerapu, kakap merah, dll sulit dipancing dengan umpan
palsu kecuali nek bener-bener ngelih tur kepepet utawa sial...
Patokannya : semakin keruh airnya kita pakai warna yang nge-jreng seperti
kuning, orange, dll. Kalau airnya jernih, pakai umpan yang warnanya seperti
warna ikan alami. Kalau kondisi airnya keputih-putihan kaya air kapur
jangan harap bisa mancing pakai umpan palsu.... dijamin blong.... Disamping
itu, kita juga harus memperhatikan lokasi mancing serta kecepatan kapal.
Kalau mancing dengan umpan palsu harus sangat-sangat expert dan kerjasama
antara pemancing + crew kapal harus bagus. Artinya, arah dan kecepatan
kapal juga mempengaruhi kemungkinan umpan dimakan ikan, waktu fighting
kalau arah kapal nggak bener juga bikin ikan lepas.... Singkatnya njlimet
tur larang ongkose....

Khusus untuk Selat Sunda, untuk umpan bisa pakai yang standar : udang
kupas, udang hidup, kembung hidup, fillet cumi atau fillet kembung bisa
dipakai. Lebih bagus kalau ada rebon.
Kalau mau pakai umpan palsu, sediakan saja Rapala Magnum ukuran 9 - 14 cm
warna orange, merah-putih, atau hijau.
Bisa juga pakai King Getter warna silver. Atau mau coba produk baru merk
Yozuri, tapi saya sendiri belum coba ke-efektifannya. Kalau yang
di-iklankan di TV malah nggak terlalu efektif dibuat mancing di sini,
karena produk itu sebenarnya untuk air tawar di Ngamerika sana...
Untuk senar, sing pasti jangan pakai yang warna-warni. Tapi yang standar
saja, putih transparan, kuning, atau hijau abu-abu. Kekuatan senar
terserah.... makin kuat (diameter besar) semakin sebentar tarik-ulurnya
tapi sensitivitasnya kurang. Makin tipis makin sensitive tapi besar
kemungkinan putusnya kalau fightingnya nggak bener.
Ndak perlu pakai joran atau reel... waton digulung nang kelosan ya bisa
paling-paling tangannya yang kebeset-beset. Ukuran mata pancing bebas...
makin besar ukurane yang makan ikan besar juga. Makin kecil semua ikan bisa
nyanthol, tapi kalau yang makan pas iwak gedhe malah biasane ucul...
Karakteristik selat sunda yang khas adalah arusnya yang sangat kuat dan
lautnya dalam (bisa sampai 80 m -- yang di sekitar P. Rakata)..  jadi
sediakan bandul minimal 1 ons.... (kadangkala kita harus pakai bandul 0.5
kg) dan senar yang agak panjang, minimal 200 meter buat spare kalau harus
fighting dengan ikan besar...

Satu hal lagi, jangan nuruti saya.... wong saya koleksi kok.... dadine opo
wae tak tuku...he.he.hehe..

begitu...
salam
ary




                    Antonius

                    Subarkah               To:     [EMAIL PROTECTED]

                    <[EMAIL PROTECTED]        cc:

                    om>                    Subject:     Re: [debritto]
Mohon petunjuk
                    Sent by:               mancing di Selat Sunda

                    debritto-owner@

                    dejava.com



                    20-07-2001

                    11:26 AM

                    Please respond

                    to debritto






============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================


Kalau Mas Gandung ngaku memiliki reputasi pemancing
Gajah Wong River, saya mungkin lebih buruk lagi ...
sungai yang tidak ada namanya yang kalau musim kemarau
kering airnya.
Tentang joran dan perlengkapannya sudah dibahas
panjang lebar oleh Mas Koer, Danang dll., yang intinya
mengatakan jangan keliru bawa joran pancing empang,
kalau terpaksapun bawa senar berikut pancing dan
bandulnya-pun lebih baik. Minimal saiki aku wis duwe
senar, bekas senar layangane anakku.

Nah, sekarang yang penting juga umpan.
Kalau selama ini Mas Jo dan Mas Koer saling melempar
udang rebon, bagi saya ya kurang bisa dihayati. Paling
yo mung iso melu nggoyoni, kok Mas Jo ora golek udang
kemisan wae.

Pertanyaan saya, adakah jenis umpan yang lain yang
bisa diupayakan sendiri (ngertiku yo mung upo karo
cacing)? Saya pernah lihat di-TV, seperti umpan
sintetis (istilahe ora ngerti, batu baterai dienggo
bandul wae), apa yang seperti ini bisa dipakai.Opo
cumi bisa juga dipakai, daging ayam (bukan soto daging
tentunya)/sapi/wedus, sandal jepit bosok, tas kresek.

Saya berharap sebagai pendatang baru bisa bersaing
dengan muka-muka lama. Siapa tahu bukan hanya
baronang, kakap, tapi bisa dapat lumba-lumba (ee ojo
keliru?)

Mohon petunjuk. awe

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get personalized email addresses from Yahoo! Mail
http://personal.mail.yahoo.com/
















Kirim email ke