============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

Acara kumpul-kumpul dalam rangka Dasawarsa Iluni De Britto Jabotabek telah
dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 26 Agustus 2001, di Aula BPLK, Jl.
Purnawarman 99 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Acara berlangsung lancar, tetapi yang hadir sangat sedikit bila dibandingkan
dengan jumlah kursi yang tersedia (150 kursi), apalagi jika dibandingkan
dengan jumlah alumnus yang berdomisili di Jabotabek. Padahal, upaya
publikasi sudah cukup optimal. Barangkali di masa mendatang kita perlu bikin
kiat-kiat baru untuk mendatangkan secara berduyun-duyun para burung De
Britto itu.

Berikut ini adalah ringkasan daftar hadir : Alumnus 1952 = 2 ekor; 1956 = 1
ekor; 1957 = 2 ekor; 1959 = 1 ekor; 1960 = 3 ekor; 1961 = 4 ekor (termasuk
Pak Marjo eks-KepSek yang domisilinya di Yogya); 1962 = 1 ekor; 1963 = 2
ekor; 1964 = 1 ekor; 1965 = 2 ekor (termasuk Pak Yuwono yang Ketua Iluni
Jabotabek tapi malas ngisi daftar hadir); 1966 = 3 ekor; 1967 = 1 ekor; 1968
= 5 ekor (termasuk Lik Kompor yang nongkrong di meja penerima tamu tapi juga
malas ngisi daftar hadir); 1969 = 2 ekor; 1970 = 1 ekor; 1971 = 4 ekor
(termasuk Kang Carik milis DBnet, nggak ngabsen mungkin karena sudah bosen
sama makhluk yang bernama formulir); 1972 = 2 ekor (termasuk Romo Suryo, ini
romo tapi masih kersa nulis data di formulir); 1973 = 1 ekor (ini unsur
panitia yang terpenting karena ngurusi duit, snack & lunch, tapi masih
sempat ngisi absen, orangnya putih mulus, hayo tebak siapa diaaa .....);
1974 = 1 ekor; 1976 = 2 ekor; 1977 = 3 ekor (termasuk Mas Triantoro, guru De
Britto yang serombongan bersama Pak Marjo); 1979 = 2 ekor; 1981 = 2 ekor;
1983 = 2 ekor (termasuk mBilung yang tugasnya ngurusi absen tapi lupa
ngabsen dirinya sendiri); 1985 = 1 ekor; 1986 = 1 ekor; 1989 = 2 ekor; 1990
= 5 ekor (termasuk Totok 'lemu', sang Ketua Panitia yang juga lupa ngisi
formulir); 1991 = 2 ekor (termasuk Wiwik 'kuru' yang nggak sempat ngabsen
saking sibuknya ngurusi macem-macem kerjaan); 1994 = 3 ekor; dan 1996 = 1
ekor (Frater Eko, yang dulu sok ndhoglas da tempate mbok Bon). Jumlah = 65
ekor.

Di samping itu, ada 1 burung yang ngisi formulir pakai nama Frans A. Nugroho
Somodiningrat, tapi nggak nulis tahun kelulusannya. Barangkali ada
teman-teman pemilis DBnet yang tahu ?

Bersama Pak Marjo hadir pula 1 guru De Britto yang eks-Loyola 1988, namanya
Agus Hariyanto.

Selain Romo Suryo, hadir pula 2 romo sepuh, yaitu Romo Koelman dan Romo
Schoeren.

1 (satu) tamu istimewa dalam dialog 'Kiat Menghadapi Usia Lanjut' adalah
dokter Susilo dari UI yang dijawil oleh Profesor Tri Budi (istrinya Pak
Slamet/60 eks Ketua Iluni Jabotabek).

Wanita penghibur, eh, penyanyi, ada 2 orang (bukan 'ekor', karena mereka
nggak punya 'ekor'), salah satunya adalah Lisa A. Riyanto, tapi temennya
lebih cantik and bikin cleguk .....

Ada 10 wanita simpanan (maksudnya : disimpan di rumah) yang diajak oleh
burung-burung De Britto.

2 (dua) tamu yang harus selalu diberi perhatian adalah gadis-gadis cilik
(cilik banget alias balita) yang diajak oleh Kang Bardhono/71 dan Tuan
Nando/89.

Nah, mari kita jumlah, berapa nyawa yang ikut terlibat dalam acara yang
sesungguhnya cukup meriah itu : 65 + 1 + 1 + 2 + 1 + 2 + 10 + 2 = 84
(delapan puluh empat) nyawa. Silahkan hitung sendiri kursi yang kosong :(

Angkatan kelulusan yang babar blas nggak ada 'wakil'nya adalah : 1951, 53,
54, 55, 58, 75, 78, 80, 82, 84, 87, 88, 92, 93, 95, 97, 98, 99, 2000. Ke
mana saja mereka ini ? Mudahan-mudahan mereka baik-baik saja, seger waras,
tentrem, kalis hing samubarang sambekala :)

Berhubung saya harus wira-wiri naik-turun lantai 5 - lantai 1, maka saya
kekurangan bahan laporan mengenai jalannya acara di dalam aula BPLK yang di
lantai 5. Mohon teman-teman yang ndhongkrok di lantai 5 sudi menulis laporan
mengenai jalannya acara.

Laporan seputar duit, tentu saja harus kita tunggu dalam tulisannya Mas
Gumulyo/73 selaku bendahara, nek kober .....

Salam De Britto,
mBilung/83

Kirim email ke