============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

Tentang seorang penyusup yang bernama Frans A. Nugroho sebenernya saya yang
mengundang beliau untuk hadir di acara ini karena beliau mengaku JB 86,
tetapi pada kenyataannya banyak kangmas yang nggak mengenal dia..mungkin dia
de Britto petang ya.......tentang 2 ekor awewe (diluar Lisa A.) siapa sih
dia ? Saya lagi butuh belaian wanita nih....mohon petunjuknya kangmas
sedoyo...
----- Original Message -----
From: mbilung <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, August 26, 2001 7:12 PM
Subject: [debritto] Sebagian Kecil LAPORAN Kegiatan Iluni De Britto
Jabotabek 26 Agustus 2001


> ============================================
> Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
> ============================================
>
> Acara kumpul-kumpul dalam rangka Dasawarsa Iluni De Britto Jabotabek telah
> dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 26 Agustus 2001, di Aula BPLK, Jl.
> Purnawarman 99 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
>
> Acara berlangsung lancar, tetapi yang hadir sangat sedikit bila
dibandingkan
> dengan jumlah kursi yang tersedia (150 kursi), apalagi jika dibandingkan
> dengan jumlah alumnus yang berdomisili di Jabotabek. Padahal, upaya
> publikasi sudah cukup optimal. Barangkali di masa mendatang kita perlu
bikin
> kiat-kiat baru untuk mendatangkan secara berduyun-duyun para burung De
> Britto itu.
>
> Berikut ini adalah ringkasan daftar hadir : Alumnus 1952 = 2 ekor; 1956 =
1
> ekor; 1957 = 2 ekor; 1959 = 1 ekor; 1960 = 3 ekor; 1961 = 4 ekor (termasuk
> Pak Marjo eks-KepSek yang domisilinya di Yogya); 1962 = 1 ekor; 1963 = 2
> ekor; 1964 = 1 ekor; 1965 = 2 ekor (termasuk Pak Yuwono yang Ketua Iluni
> Jabotabek tapi malas ngisi daftar hadir); 1966 = 3 ekor; 1967 = 1 ekor;
1968
> = 5 ekor (termasuk Lik Kompor yang nongkrong di meja penerima tamu tapi
juga
> malas ngisi daftar hadir); 1969 = 2 ekor; 1970 = 1 ekor; 1971 = 4 ekor
> (termasuk Kang Carik milis DBnet, nggak ngabsen mungkin karena sudah bosen
> sama makhluk yang bernama formulir); 1972 = 2 ekor (termasuk Romo Suryo,
ini
> romo tapi masih kersa nulis data di formulir); 1973 = 1 ekor (ini unsur
> panitia yang terpenting karena ngurusi duit, snack & lunch, tapi masih
> sempat ngisi absen, orangnya putih mulus, hayo tebak siapa diaaa .....);
> 1974 = 1 ekor; 1976 = 2 ekor; 1977 = 3 ekor (termasuk Mas Triantoro, guru
De
> Britto yang serombongan bersama Pak Marjo); 1979 = 2 ekor; 1981 = 2 ekor;
> 1983 = 2 ekor (termasuk mBilung yang tugasnya ngurusi absen tapi lupa
> ngabsen dirinya sendiri); 1985 = 1 ekor; 1986 = 1 ekor; 1989 = 2 ekor;
1990
> = 5 ekor (termasuk Totok 'lemu', sang Ketua Panitia yang juga lupa ngisi
> formulir); 1991 = 2 ekor (termasuk Wiwik 'kuru' yang nggak sempat ngabsen
> saking sibuknya ngurusi macem-macem kerjaan); 1994 = 3 ekor; dan 1996 = 1
> ekor (Frater Eko, yang dulu sok ndhoglas da tempate mbok Bon). Jumlah = 65
> ekor.
>
> Di samping itu, ada 1 burung yang ngisi formulir pakai nama Frans A.
Nugroho
> Somodiningrat, tapi nggak nulis tahun kelulusannya. Barangkali ada
> teman-teman pemilis DBnet yang tahu ?
>
> Bersama Pak Marjo hadir pula 1 guru De Britto yang eks-Loyola 1988,
namanya
> Agus Hariyanto.
>
> Selain Romo Suryo, hadir pula 2 romo sepuh, yaitu Romo Koelman dan Romo
> Schoeren.
>
> 1 (satu) tamu istimewa dalam dialog 'Kiat Menghadapi Usia Lanjut' adalah
> dokter Susilo dari UI yang dijawil oleh Profesor Tri Budi (istrinya Pak
> Slamet/60 eks Ketua Iluni Jabotabek).
>
> Wanita penghibur, eh, penyanyi, ada 2 orang (bukan 'ekor', karena mereka
> nggak punya 'ekor'), salah satunya adalah Lisa A. Riyanto, tapi temennya
> lebih cantik and bikin cleguk .....
>
> Ada 10 wanita simpanan (maksudnya : disimpan di rumah) yang diajak oleh
> burung-burung De Britto.
>
> 2 (dua) tamu yang harus selalu diberi perhatian adalah gadis-gadis cilik
> (cilik banget alias balita) yang diajak oleh Kang Bardhono/71 dan Tuan
> Nando/89.
>
> Nah, mari kita jumlah, berapa nyawa yang ikut terlibat dalam acara yang
> sesungguhnya cukup meriah itu : 65 + 1 + 1 + 2 + 1 + 2 + 10 + 2 = 84
> (delapan puluh empat) nyawa. Silahkan hitung sendiri kursi yang kosong :(
>
> Angkatan kelulusan yang babar blas nggak ada 'wakil'nya adalah : 1951, 53,
> 54, 55, 58, 75, 78, 80, 82, 84, 87, 88, 92, 93, 95, 97, 98, 99, 2000. Ke
> mana saja mereka ini ? Mudahan-mudahan mereka baik-baik saja, seger waras,
> tentrem, kalis hing samubarang sambekala :)
>
> Berhubung saya harus wira-wiri naik-turun lantai 5 - lantai 1, maka saya
> kekurangan bahan laporan mengenai jalannya acara di dalam aula BPLK yang
di
> lantai 5. Mohon teman-teman yang ndhongkrok di lantai 5 sudi menulis
laporan
> mengenai jalannya acara.
>
> Laporan seputar duit, tentu saja harus kita tunggu dalam tulisannya Mas
> Gumulyo/73 selaku bendahara, nek kober .....
>
> Salam De Britto,
> mBilung/83
>
>

Kirim email ke