============================================ Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED] ============================================ --- Original Message --- From: Dendy Suryo <[EMAIL PROTECTED]> ===Dendy: Tentang seorang penyusup yang bernama Frans A. Nugroho sebenernya saya yang mengundang beliau untuk hadir di acara ini karena beliau mengaku JB 86, tetapi pada kenyataannya banyak kangmas yang nggak mengenal dia..mungkin dia de Britto petang ya....... ===mBilung: Oooooo, jadi Frans A. Nugroho Somodiningrat adalah Tuan Misterius yang pakai baju biru dan pinter nyanyi itu to ? Ya-ya-ya ..... OK, jadi jelas sekarang, ada beberapa kemungkinan mengenai beliau : 1) Masuk 83, lulus 86. Tapi ngakunya sama saya kok lulus 83 dan pernah nggak naik kelas (berarti masuk 79) ? Terus waktu saya tanya jurusannya, dia bilang IPS. Karena saya juga IPS lulus 83, saya tanya lagi : IPS berapa ? Dia jawab : IPS 3. Padahal IPS lulusan 83 itu cuma ada 2 : A1 dan A2. Kalau di jurusan Bahasa, saya tahu persis nggak ada nama itu, wong saya juga sering keluyuran sama anak-anak Bahasa. 2) Masuk 82, lulus 86. Ini kalau betul dia pernah nggak naik kelas, jadi 4 tahun. 3) Masuk 80, lulus 83. Ini sama dengan saya. Tapi dia dengan saya kok saling nggak kenal, padahal sama-sama IPS, lagipula saya 2 tahun berturut-turut jadi Ketua Kelas (IIA1 & IIIA1) dan sering keluyuran ke Kelas A2 ? Nama populer yang saya sebutkan pun (Bramantyo Londo Edan dan Yuswastoto Nugroho Sastro, dua-duanya pernah jadi presidium asal IPS) dia nggak kenal / nggak ingat. Malah dia menyebut nama Pangky yang katanya juga presidium. Barangkali temen-temen angkatan 86 bisa memberi informasi, apakah ada presidium di jaman anda yang bernama Pangky ? 4) Masuk 79, lulus 83. Ini kalau betul dia pernah nggak naik kelas, jadi 4 tahun. 5) Misterius. Mungkin De Britto Sore alias Santo Thomas. Mungkin asli De Britto, tapi kenapa waktu kita tanya-tanya secara agak detail, jawabannya plinthat-plinthut (padahal De Britto nggak pernah ngajari kita untuk plinthat-plinthut) ? Satu hal yang membuat saya masih ragu-ragu mengenai keasliannya sebagai burung De Britto, adalah setelah pertanyaan-pertanyaan saya semakin mendetail (sesuai dengan tugas yang dibebankan kepada saya oleh Ketua Panitia), dia kemudian sepertinya selalu menghindari saya (menjauh). Lantas, pada saat dia menyanyi, saya perhatikan matanya berulangkali melirik ke arah saya dan rasanya mata itu memancarkan sinar kekhawatiran 'diinterogasi' lebih lanjut. Eh, ya, di ruang snack, beberapa teman juga bilang bahwa Tuan Misterius ini sudah meminta nomor-nomor telfon dan HP. Ada yang memberi, ada yang tidak. Yang tidak memberi, katanya khawatir disalahgunakan, sebab omongan-omongan Tuan X ini nggak jelas arahnya. Saya juga dimintai nomor HP, untung saya nggak punya :). Sebelumnya, di dalam aula (sebelum saya merasa curiga), beberapa pertanyaan dari dia sudah terlanjur saya jawab secara jelas, yaitu mengenai nama dan nomor telpun Ketua Iluni Jabotabek serta alamat dan nomor telpun Sekretariat Iluni Jabotabek. Kecurigaan saya munculnya terlambat, yaitu ketika dia mulai ngomong soal duit. Katanya ada eks De Britto berpangkat Mayor Jendral, tinggal di daerah Kelapa Gading, yang sangat sosial, artinya mudah dimintai sumbangan dana untuk kegiatan-kegiatan sosial. Yaaa, mudah-mudahan saja kecurigaan saya keliru, dan, semoga informasi mengenai nama-nama dan nomor-nomor telpun yang sudah diberikan tidak disalahgunakan. Soalnya, meskipun sudah cukup sering bergaul di dalam Iluni Jabotabek, saya sendiri merasa sungkan untuk meminta nomor-nomor telpun dari teman-teman yang rasanya belum begitu akrab dengan saya. Kalau yang sudah akrab, seperti temen-temen pemilis DBnet dan pemancing De Britto, jangankan telpunnya, rumahnya saja saya tahu :) ===Dendy: tentang 2 ekor awewe (diluar Lisa A.) siapa sih dia ? Saya lagi butuh belaian wanita nih....mohon petunjuknya kangmas sedoyo... ===mBilung: Wah, kalau soal cewek, silahkan Dendy mengambil kursus kilat di Institut Kompor Indonesia, kampusnya terletak di Kompleks Sunsrise Garden, emailnya [EMAIL PROTECTED] :)))
