--- In [email protected], "Junarto M Ifah" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> 
> Dear All,
> 
> Sekedar menambahi..
> Ide akan Avalokitesvara sebenarnya sangat Ideal.
> Tetapi kadang orang tidak mau melakukannya, atau mungkin, belum 
mampu 
> melakukannya, atau mungkin, secara psikologis skeptis dengan 
semangat 
> yg dibawa Avalokitesvara.
> Ide Avalokitesevara sebenarnya 'simply' ide tentang Bodhisattva, 
oleh 
> karenanya dengan memahami ide tentang 'Bodhisattva', 
> ide 'Avalokitesvara' pun juga mestinya dapat dipahami.
> Yg Paling 'Top' dari 'Avalokitesvara' adalah Welas Asih.
> Tetapi justru dengan menyebut juga Sutra Hati sebagai referensi, 
kita 
> mungkin bisa merenung, mengapa justru Avalokitesvara yang disebut 
> dalam Sutra yang Justru Mengedepankan PRAJNA. 
> Dalam permulaan Sutra, dikatakan beliau 'At ease', dan 
> Beliau 'melihat' Pancaskandha adalah Sunya. 
> Dalam hal ini aku melihat Beliau justru memiliki MAHA WELAS ASIH 
> karena didukung oleh Maha Prajna yang dalam ini, yg kalau mau 
> ditambahkan, disuburkan oleh Maha Samadhi yg dalam dan kalau mau 
> dilengkapi, diperkaya dengan Maha Upaya (skillfull means) yang Luas.
> Buatku ini juga 'simply' pesan yang dibawa oleh Sang Buddha.
> Dalam hubungannya dengan Dharmajala, aku yakin, paling tidak 
versiku 
> sendiri, tujuan akhirnya adalah tidak berbeda dengan ide 
Bodhisattva, 
> yakni: bukan 'melulu mencapai Samadhi sedalam2nya atau Menarik diri 
> dari peredaran duniawi' tetapi ujung2nya bagaimana menempatkan diri 
> untuk bisa bermanfaat sebesar2nya untuk komunitas. 
> Tetapi dalam proses, keahlian dalam Samadhi, Prajna dan Skillfull 
> Means mau tidak mau menjadi support yang sangat penting. 
> Menurutku, Welas Asih tidak akan pernah efektif tanpa didukung 
> Prajna,Samadhi dan Skillfull Means.
> Memang pernah juga aku menemukan pembahasan bahwa bisa juga dengan 
> merendam sepenuhnya pada praktik welas asih, seseorang bisa 
bergerak 
> menuju ke arah Samadhi, Prajna dan pada akhirnya Skillfull Means, 
> walau begitu menurutku - ini mestinya sulit dilakukan.  
> Yg ideal, kesemuanya mesti serentak dilakukan. 
> Sudah agak lama, aku pernah membaca riwayat Sister Chan Kong, 
seorang 
> Bhiksuni- siswa Thich Nhat Hanh. Sebelum bertemu Thay, Sister Chan 
> Kong pertama2 menemui seorang Bhiksu lain- dari tradisi Thien - 
yang 
> kebetulan jelas sekali-'Super Strict' dalam Tradisi Zen. Sister 
Chan 
> Kong berkata ingin menolong orang banyak. Sang Bhiksu semerta2 
> menjawab - kira2, 'Jika anda tidak bisa menolong diri anda sendiri, 
> bagaimana anda ingin menolong orang lain?' Ini adalah pendekatan 
> radikal Zen. Menekan sebesar2nya pada realisasi sebelum berkarya 
> untuk komunitas.(Tetapi kenyataanya Zen itu mestinya jauh dari 
> radikalisme. Ada banyak Zen Master yang juga memberi tauladan untuk 
> berkarya untuk komunitas. Dan Thay sendiri mestinya juga dibesarkan 
> dalam tradisi Zen).
> Ini memang dilema klasik untuk orang yang melatih diri dalam Jalan 
> Bodhisattva. 
> Akhir kata, Topik tentang Avalokitesvara mudah2an bisa menjadi 
bahan 
> renungan untuk diri kita masing2 dalam praktik.
> Apakah kita bercita2 seperti Avalokitesvara? 
> Apakah kita memiliki kemampuan untuk mengembangkan Welas Asih?
> Seberapa Murni Welas Asih kita? Apakah ia masih ternoda dengan Ego?
> Apakah Welas Asih itu Selalu Identik dengan Manfaat?
> Apakah kita bermanfaat untuk komunitas?
> Apakah kita memiliki kemampuan 'at ease' setiap saat untuk 
> bisa 'readily' memberi manfaat?
> Skill apa yang kita miliki untuk membawa manfaat untuk komunitas?
> Aspek Apa yang bisa dilatih dalam diri kita?
> Aspek Apa yang sangat sulit dilatih dalam diri kita?
> Dengan awal sekaligus tujuan 'memberi manfaat sebanyak mungkin 
untuk 
> komunitas', bagaimana kita mendefinisikan 'prosesnya' secara detil 
> dan spesifik? 
> 
> Mudah2an Bermanfaat,
> Junarto.
> 
> --- In [email protected], "Huangdi_98" <[EMAIL PROTECTED]> 
> wrote:
> > 
> > PUYENK PUYENK
> > 
> > nape GUAN YIN diributin seh THERA VS MAHA ??????
> > TUH LIAT DEWA NAT kok gak diributin ame THERA ????
> > 
> > DUDUT KABEH SIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
> > 
> > WELAS ASIH ITU NYANG UTAMA





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke