BM: Jadi maksud-mu dengan mefokuskan perhatian pada nafas, kau tidak lagi berpikir tentang penderitaan atau sakit, namun meng-geser focus pada hal lain?
JK-Z: Sesungguhnya, petunjuk yang diberikan justru adalah yang sebaliknya. Saya tidak berkata, "OK, berangan-anganlah sesuatu yang begitu menarik sehingga kau akan lupa akan tubuh-mu". Yang kukatakan adalah, "amatilah tubuh, amati punggung-bawah anda (yang sakit), bernafaslah bersama-nya dan coba untuk memasuki rasa sakit dengan kesadaran dan dengan nafasmu. Jadi ini bertolah belakang dengan pengalihan pikiran. BM: Secara fisik, apakah ini mengurangi strees? JK-Z: Jelas ya. Stress adalah respons dari tuntutan pada tubuh dan pikiran. Semakin anda mendapat tekanan dari rasa sakit dan ketegangan, semakin tak nyaman perasaan anda, dan ini akan berakibat secara fisik. Kalau engkau belajar untuk memiliki ketenangan didalam rasa sakit dan kekhawatiran, bagaimana anda mengalaminya akan berubah total. Namun anda tidak mencoba untuk menjadikan rasa sakit itu menjadi sirna. Ini adalah poin mendasar orang terkadang pada awalnya salah mengerti. Mereka mengalami stress berpikir kami akan membuat semua stess mereka menjadi sirna. Namun kita sesungguhnya masuk kedalam rasa sakit dan stress dan mulai untuk melihat-nya, dan untuk mengamati reaksi pikiran, dan membiarkan reaksi itu berlalu. Dan kemudian engkau akan mendapatkan didalam-diri ketenangan dan kedamaian didalam perjumpaan dengan situasi hidup yang paling sulit. Ini ada di nafas ini, ada didalam pengalaman ini. Engkau tak perlu menghindar, melarikan diri untuk mendapatkan-nya ditempat lain. BM: Sewaktu anda mengatakan pada pasien anda pagi ini, "Pikiran-mu memiliki hidup-nya sendiri", apakah pernyataan tersebut adalah hanya suatu perumpamaan? JK-Z: Tidak, pernyataan ini merujuk pada kesadaran (mindfulness). Kalau kau meluangkan banyak waktu untuk mengamati pikiran dan perasaan, kau mulai akan menyadari proses berpikir adalah sangat penuh kemelutan�berdiam disini, dan disana dan dimana-mana. Dan sewaktu kau mencoba mem-fokus-kan perhatian pada satu hal, seringkali pikiran tidak mau berdiam pada focus tersebut untuk waktu yang lama, dan akan segera berkelana berpikir tentang ini dan itu. Pikiran anda memiliki suatu bentuk energi yang suka kesana-kemari, dan amat sulit untuk berkonsentrasi dan mencapai keadaan yang tenang. BM: Sewaktu engkau mengatakan pada pasien untuk membawa pikiran kembali, saya pikir, "Well, ada "saya" yang mandiri dan terpisah dari pikiran" JK-Z: Kami tidak tahu apa itu, namun kami tahu manusia memiliki kapasitas untuk berkesadaran dan melakukan pengamatan-diri. Ini adalah apa yang dimaksud dengan meditasi � mengembangkan dan menumbuhkan kapasitas untuk hadir dari momen ke momen. Seringkali kami melakukan pelatihan yang disebut "men-diri (selfing)", sewaktu sesuatu muncul di pikiran kami mengindentifikasikan-nya dengan sangat kuat. "Itu aku". Atau bisa dinyatakan dalam bentuk lain: "Aku gagal, aku payah, aku hina." Perasaan gagal/payah bukan suatu permasalahan. Perasaan tersebut adalah perasaan manusia yang umum. Namun ketika anda mengkaitkan-nya dengan "Aku" padanya, anda mengklasifikasikannya, dan menjadikan-nya jauh lebih hidup, lebih nyata. Lalu anda mendapatkan diri anda dalam sungguh dalam masalah. Kami sering bekerja dengan mereka yang mengalami serangan-panik dan kekhawatiran ekstrim. Kalau anda mengalami ganguan panik, dan anda berkata, "saya takut", "saya" disini berfungsi sebagai identifikasi terhadap isi dari pikiran yakni rasa takut, kemudian rasa takut menjadi hidup dan mengambil alih hidup anda. Namun kalau anda mundur sejenak dan hanya melihat pada takut tersebut, dan melihat (rasa takut) biasa-nya adalah suatu bentuk-bentuk pikiran atau perasaan dalam pikiran, seketika itu anda menjadi si-pengamat: "Oh, itu toh pikiran yang muncul. Muatan dari pikiran tersebut adalah rasa takut, dan membawa muatan tegangan tinggi, tapi saya tidak harus menjadi tersedot kedalam-nya." BM: Itukah yang anda maksud-kan dengan pernyataan: "Saya mau anda untuk menjadi ilmuan dari pikiran dan tubuh anda sendiri." JK-Z: Tepat sekali. Untuk menjadi begitu terbiasa dan falsih dengan bagaimana kerja-nya ketika sesuatu muncul, anda mengamati-nya, dan dapat berkata, "wow, aku belum pernah melihat yang satu ini sebelumnya." Namun sebagai ilmuan keterkaitan pikiran/tubuh sendiri tidak berarti anda perlu untuk mengendalikan-nya. Bukanlah seperti-nya kita mencoba menguasi tombol-tombol control super-fisiologi, meng- nyetel- naik system imunisasi, dan nyetel-turun sesuatu lain-nya. Apa yang kita pelajari adalah suatu keilmuan-baru, dan ilmu kedalam diri dimana anda menjadi lebih terbiasa dengan kerja dari tubuh anda. Namun ini tidak berarti akan menjadikan anda dapat menulis sejumlah tulisan-tulisan keilmuan mengenai-nya. Makna-nya, anda akan hidup lebih cerdas. Anda akan membuat keputusan-keputusan lebih pas yang membawa anda bersentuhan dengan bagaimana bagi anda segala sesuatu bekerja di dunia ini. BM: Adalah dasar-keilmuan dari kerja anda dengan meditasi? JK-Z: Kami mencoba semampunya untuk memberikan penangulangan in berdasarkan pelatihan intensif dan dengan kesadaran-penuh (minfulness). Pada saat yang sama, kami mengusahakan penkajian secara keilmuan. Apa yang ditemukan adalah nampaknya terjadi reduksi gejala-gejala secara signifikan, baik secara fisik dan psikologis, selama periode pelatihan delapan-minggu, dan cenderung untuk tetap terjadi di-waktu selanjutnya. Sebagai contoh, orang datang ke klinik dengan keluhan ganguan- panik, yang pada umumnya (oleh dokter) diberikan penanganan obat- obatan. Kami tidak langsung menangani kepanikan atau ketakutan mereka secara langsung, kami hanya mengajarkan mereka berkesadaran, dan mereka menjalani-nya selama delapan minggu pelatihan. Tingkat kekhawatian dan panic berkurang secara dramatis dalam delapan minggu, dan menurut kajian lanjutan kami, hasil ini berlangsung setidaknya sampai tiga tahun. BM: Bagaiman anda menjelaskan-nya? JK-Z: Well, sesuatu telah terjadi yang menyentuh organisme secara keseluruhan. Apa yang terlibat pada dasarnya melatih orang-orang untuk mengawasi proses berpikir sebagai suatu aliran, dan mundur atau mengambil jarak darinya dengan cara yang telah kita bicarakan, dan tidak segera mengkaitkan "aku" kepada-nya. Nah, orang yang memiliki ganguan panic, dapat mengalami atau tidak mengalami ketakutan selama mereka berlatih, karena pikiran secara konstan berubah, kesana dan kemari. Mereka hanya diminta untuk mengamati, unuk berkesadaran, tetap berdiam pada tubuh ini, dan mengawasi apa yang terjadi di pikiran, belajar untuk tidak menolak ataupun mengejar-nya, namun hanya membiarkan-nya sebagaimana adanya dan membiarkan-nya berlalu. Karena anda telah melatih dirimu dengan melakukan meditasi dengan berdiam di saat ini, dan dengan tenang mengamati kejadian-kejadian di lapangan kesadaran anda, bagaikan gelombang-gelombang yang hadir di pikiran, anda tidak begitu terkait dengan muatan emosi-nya, dan anda tidak terseret kedalam cengkraman ketakutan. Anda menyadari, "well, itu juga adalah pikiran-pikiran", dan anda kembali pada (perhatian pada naik-turun) perut, dan kembali pada nafas anda. Dengan begitu, anda mulai mengalami apa yang saya maksud ketika saya mengatakan "keseluruhan diri anda". Anda menyadari bahwa anda lebih dari sekedar sebuah tubuh. Anda lebih dari pikiran-pikiran yang muncul di pikiran anda. Dan anda mulai menyadari bahwa anda merupakan jalinan alam semesta yang tidak mudah untuk di jabarkan atau dimengerti tetapi suatu mujizat. Kalau anda merasa nyaman dengan-nya, sekalipun tidak anda mengerti, maka anda dapat menjalani hidup dengan kendali yang lebih besar, khususnya dalam kaitan-nya pada situasi yang sebelumnya menjadikan anda begitu berpusar tak terkendali. BM: banyak orang akan berpikir, "Mengapa tidak saja saya ber-santai di kursi-malas daripada `mahluk' aneh ini, ngak bergaya Amerika? Segala omong-omongan tentang berkesadaran � maksudku, apa-apaan sih? JK-Z: Saat engkau bersandar di kursi-malas, bersantai ria, bila engkau mengawasi apa yang terjadi dengan pikiran dan tubuh, engkau akan menemukan bahwa ini adalah jauh dari keadaan santai. Engkau mungkin melakukan banyak pemikiran, atau melamun, atau berkhawatiran, atau berangan-angan. Kebanyakang orang tidak menyadari pikiran itu tidak habis-habis-nya bercuap-cuap. Cuap-cuap ini menjadi kekuatan yang mengatur apa yang kita lakukan sehari-hari, bagaimana kita bereaksi, bagaimana kita berpikir. Meditasi adalah cara untuk melihat lebih mendalam kedalam cuap-cuap pikiran dan tubuh dan menjadi lebih sadar/mawas dengan pola-pola-nya. Dengan mengamatinya, engkau membebaskan dirimu dari kebanyakan dari-nya. Dan kemudian cuap-cuap itu akan menjadi tenang. Ketika engkau mulai memfokuskan perhatian pada pernafasan; misalnya, engkau memberikan pikiran satu hal untuk dikerjakan: hanya beralun diatas gelombang nafas-masuk, lalu beralun diatas gelombang nafas keluar. Tidak ada yang ajaib akan hal ini. Namun sewaktu melakukan ini, anda akan menyadari, tidak membutuhkan waktu terlalu lama sebelum pikiran bermaksud ingin pergi ketempat lain. Ia tidak mau hanya berdiam saja dengan pernafasan. Ia tidak mau hanya mengalami satu hal. Ia mau pergi ke banyak-banyak tempat lain, dan ia mau berpikir tentang masa depan dan masa lalu. Meditasi adalah disiplin untuk melatih pikiran untuk menjadi lebih anteng, dan mengdayagunakan ketenangan ini untuk melakukan pengamatan/wawasan mendalam kedalam pengalaman kita di dalam momen. Dari wawasan/pengamatan tersebut, kita memperoleh pemahaman lebih jauh dan, dengan begitu, lebih banyak kebebasan untuk mengatur hidup kita dengan cara yang kita rasa akan mengarah kepada kebijaksanaan dan kebahagiaan tertinggi. Nah, kedengaran-nya amat muluk, namun ternyata ini adalah hal yang amat prastis untuk dilakukan. Ini tidak sama-sekali tidak-Amerika. Nyatanya, Thoreau pergi ke kolam Walden, dan berkata , "untuk hidup dengan penuh maksud, hidup dengan sepenuh-nya tahu akan langkah-langkah yang diambil, jadi ketika kematian datang menjemput, ia tidak akan mendapatkan diri-nya bahwa ia belum hidup." Masuk akal-ngak? (bersambung) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/UwRTUD/UOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
