Sebenarnya kita musti bersyukur kalau ternyata di buddhis banyak sekali yang minta dana/sumbangan untuk acara/kegiatan sosial/kemanusian, ini berarti di buddhis ternyata merupakan ladang untuk kita berbuat baik. Saya rasa kita semua setuju kalau berdana adalah suatu perbuatan baik, jadi perbuatan baik itu harus kita lakukan setiap saat, setiap detik atau setiap kita punya kesempatan/sesering mungkin agar semua itu akan menjadikan suatu habit/kebiasaan buat kita. (Biasakan berbuat Baik sesering mungkin).

Agar perbuatan baik itu menjadi suatu kebiasaan buat kita, mulai lah dulu dengan perbuatan baik yang paling mudah, salah satu contoh nya “BERDANA”.

Konsep Berdana itu tujuan nya adalah untuk melatih kita untuk tidak terikat/melekat pada suatu materil/harta benda yang bisa membuat kita menderita/dukkha karna salah satu sumber dukkha adalah kemelekatan/anicca, contoh lagi,misalkan kita punya harta kekayaan banyak dan kita sangat terikat dengan harta tsb, suatu saat katakanlah harta itu hilang/hangus terbakar kena musibah seperti gempa bumi/tsunami di aceh/medan, kalau kita sangat terikat dengan harta tsb sudah pasti kita akan sangat menderita/dukkha karna kita tidak bisa terima musibah tsb terjadi pada diri kita, dan sebaliknya jika kita tidak terikat dan mengerti bahwa harta benda tersebut suatu saat akan terkena hukum annica/tidak kekal mungkin kita akan bisa terima musibah tersebut dengan lebih baik dan penderitaan atas benda tersebut akan hilang karna kita tau hukum annicca.

 

Cara mengatasi hukum anicca agar tidak timbul dukkha adalah dengan Berdana.

Berdana itu ditinjau dari sudut mana pun juga tidak ada unsur negatif semua punya nilai positif, unsur positif secara langsung seperti langsung memberikan pertolongkan/manfaat kepada orang yang kita dana kan sedangkan unsur positif yang tidak langsung bisa mengurangi kemelekatan/anicca secara pelan-pelan dalam diri kita,juga bisa menghilang “EGO” yang ada pada diri kita masing-masing dan masih banyak lagi nilai-nilai positif dari berdana.

 

Jadi tidak ada jelek nya jika ada yang mengatakan di Buddhis banyak sekali ada minta dana/sumbangan ini dan itu padahal di agama lain tidak ada, apakah mereka belum tau ternyata di agama Buddha banyak sekali punya ladang/sawah untuk melakukan kebajikan seperti berdana dan mungkin tidak ada pada agama lain, ini justru kita musti bangga dan bersyukur, BENAR TIDAK ???

 

BERDANA adalah salah satu PERBUATAN BAIK jadi kita TIDAK PERLU MALU untuk melakukan PERBUATAN BAIK ……..

 

 


From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Memandang Laut
Sent: Wednesday, May 11, 2005 6:28 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [Dharmajala] YOU MUST BE SMART DON'T BE STUPIDTelesinema Budd his Pertama "Mutiara Jingga"

 

Gile kok responnya pada sewot banget yach, heran, manusia kok pada gak suka mendengar kebenaran tetapi kurang indah didengar, maunya denger yang indah indah tapi gak bener

Yah udah lha, lagian gue boleh dong punya pandangan dan kesimpulan sendiri, itu khan hak gue


Hendwi Wijaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bro & Sys,

Saya sedikit ingin nimbrung saja.....

Apa yang disampaikan oleh Bro Wandy itu benar, mungkin hanya ada perbedaan penafsiran dan pandangan saja dari kita-kita yang membacanya lalu spontan karena saking cintanya terhadap Komunitas Buddhis kemudian memberikan komentar2....karena memang selalu dikepala kita kalau ada acara umat Buddha pasti disana ada dana yang dicari....

Promabi dalam menjalankan misi ini, sangat profesional mereka mencoba menjalankan dengan cara bisnis murni.....keluar modal kemudian mencari iklan dan memasarkan VCD dengan iming2 ada penyangan namanya....bukankah ini cara pemasaran yang hebat dan bukan minta-minta loh......dan bila rugi maka mereka yang menaggung.

Bahkan saat ini yang saya dengar dari rekan-rekan yang terlibat sudah ada beberapa perusahaan yang siap memasangkan iklannya...karena selain harga terjangkau pasarnyapun jelas dan ditayangkan di TVRI yang telah menasional jaringannya....(mudah-mudahan terwujud yach)

Seharusnya kita patut bangga, promabi sudah memberikan contoh yang profesional dalam mengelola satu event yang bercorakkan keagamaan....tanpa minta sumbangan loh dan berarti mereka bukanlah pengemis.......

Nah oleh karena itu, bagi rekan-rekan ada baiknya sebelum bertindak terlalu jauh renungkan dan simaklah apa yang sedang kita dapat sebelum suatu info itu disampaikan ke khalayak ramai...itu sama saja kita telah berbuat yang kurang baik bukan ????

Dan kepada rekan-rekan Promabi semoga usaha kalian ini akan dapat berjalan dengan baik berkat perhatian dan dukungan dari rekan-rekan kita semua

Demikian sedikit tulisan nimbrung saya.......

salam dlm Dharma


gempal







Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.





Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke