Sdr Khaidi WongYth,
Pada waktu saya menulis itu saya di warnet jadi tulisan itu berdasarkan ingatan saya saja. Nanti kalau saya sudah mendapatkan sumber yang saya kutib akan saya sampaikan. Seingat saya waktu itu saya membaca buku yang terdiri dari berbagai cerita pendek, kalau tidak salah tiap ceritanya kira-kira 2 halaman, yang sudah diterjemahkan. Dalam buku itu banyak cerita-ceritanya. Yang saya sebutkan seingat saya terbaca sampai tiga kali (persisinya saya lupa tapi intinya kira-kira seperti yang saya ceritakan). Waktu itu saya baru membaca 10 halaman, jadi cerita yang lain saya masih belum tahu.
Kreshna A
khaidi wong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
kreshna amurwabumi wrote:
>Bagaimana sebaiknya untuk agama Budha ?. Memang serba
>repot, Sang Budha di Dhammapada Athakata sering
>berkata: Untung Aku sudah tidak begitu, jadi tidak
>repot-repot harus memecahkan masalah duniawai, bila
>beliau melihat ada muridnya yang masih harus berjuang
>mengatasi problem dirinya.
>
-----------------------------------------------------------
Maaf, boleh kutipkan suttanya?
Sepertinya saya belum pernah membaca Hyang Buddha berpandangan demikian.
Salam kasih,
Khai
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.
Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.
Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download Messenger Now
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.
Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
