Menurut saya:
Ada orang yang mengatakan kita ini peminta-minta (dana sana dana sini, 
semua dilakukan ATAS NAMA DANA)
Ada orang yang mengatakan kita telah meng-komersialkan sesuatu yang 
harusnya gratis

Kalau dilakukan perbandingan,
bagaimana bisa menyediakan sesuatu yang gratis kalau tidak menjadi 
*peminta-minta* (ini istilah saja) ?
bagaimana caranya supaya kita tidak menjadi peminta-minta sejati dan 
dapat menyediakan dhamma dalam bentuk buku  atau bentuk yang lainnya?
apakah kita harus mencari penulis/penerjemah/percetakan yang  puasa 
seumur hidup sehingga tidak usah di bayar?
apakah kita harus mencari penulis/penerjemah/pencetak yang notabene 
sudah sangat makmur sehingga tidak perlu di bayar ?

binggung saja sih dengan dua pendapat yang bertolak belakang seperti ini 
.....

dulu saya aktif di MBN Ekayana, dan dalam melakukan terjemahan/pekerjaan 
di sana ... kita-kita di bayar semuanya mendapatkan bayar
itulah gaji saya yang pertama kali, karena memang ingin semua dilakukan 
secara profesional ... apakah itu salah? apakah saya telah 
mengkomersilkan dharma ?
terus terang saya masih butuh sandang dan pangan...

ps. ngak ada urusan dengan aliran ya...

yamin


-- 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.322 / Virus Database: 266.11.13 - Release Date: 5/19/2005





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke