Maap kalau mengungkit2 lagi, baru sempat baca email :)

PS: Apa yang saya tulis disini SAMA SEKALI tidak berhubungan dengan topik
utama, makanya saya ganti title ...

Sebenarnya sudah tidak mau me-reply lagi, tapi kalau dipikir2, mungkin akan
ada baiknya juga kalau saya mencoba juga untuk menyuarakan apa yang
mengganggu saya, sebagai umat awam.

Dalam hal ini, memang banyak sekali dari kita yang mengatakan "mereka2" itu
bukanlah buddhist, karena hanya datang, duduk, ngobrol, pulang.
Bahkan mungkin yang dari daerah sumatera (10++ tahun yang lalu, kurang
up-to-date untuk info terakhir) masih ingat kalau anak2 smp/sma diharuskan
mengumpulkan cap vihara tiap minggu sebagai nilai tugas agama, wierd, tapi
ada sedikit hasil, dimana beberapa sampai saat ini bahkan menjadi aktivis.

Nah, bagi Anda2 yang mengerti buddhism dengan baik, apa yang telah dilakukan
untuk umat2 yang Anda anggap "buddhist ktp" ini? Seberapa besar pula usaha
dalam membantu me"lurus"kan jalan mereka? Dengan menerangkan, membabarkan,
selain memberikan komentar dan membuat stereotyping di benak Anda bahwa
mereka tidak mengerti. Tidak semua orang memiliki intelegensia untuk
self-learning :( masih banyak yang perlu disuapin ...
Lagipula, banyak yang merasa tidak pe-de, mau ngomongin buddhism, tidak
mengerti. Mau ikut2an diskusi, bahasanya terlalu tinggi. Pengen ikutan, tapi
takut karena ngeliat yang lain disalahkan. Memang, mental kita dari
sebelumnya, adalah dituntun, ingatlah bagaimana kita dididik di jenjang
pendidikan menengah. Jadi pada saat sekarang kita harapkan untuk berjalan
sendiri .. "cobalah pahami", "renungkan dengan dalam", "rasakan", dan lain2,
masih terlalu susah (dan malas mungkin) ..

Milis ini salah satu media yang bagus untuk menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang buddhism, walau cukup banyak posting2 yang saling
membantah, sangat sayang apabila kemudian suatu topik didiamkan, sudahlah...
tidak usah dibahas lagi ...

Kembali lagi ke umat awam yang kurang memahami tadi (atau dalam anggapan
Anda tidak memahami), lantas bagaimana?
Banyak sekali yang menyadari hal ini, too bad, tapi seperti sudah rahasia
umum, para buddhist sendiri menganggap mereka not-really-buddhist. Lantas
jika Anda di posisi tersebut, what will you do?
Ini salah satu hole yang membuat seseorang goyah. Tentunya sebagai manusia
tidak sempurna ini, memilih tempat dimana kita bisa merasa nyaman, feeling
home lah gitu ... kalau ada yang memperlakukan mereka dengan baik, dan
secara nalar sangat mungkin seseorang berpikir, ah, disini toh juga tidak
diterima, mungkin saya coba2 yang ini dehhh ...

Saya rasa ada sekian diantara sekian banyak yang masih menyimpan harapan,
impian, untuk mengikuti jalan tengah sang Buddha. Kemudian ada sebagian yang
tidak tahu, langkah awal dari mana ya. First step is crucial and it's the
hardest part of a process. Kalau tidak ada yang membantu menuntun dari
depan, mendorong dari belakang, menggandeng seiring, lantas bagaimana
jalannya?

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . .


Salam,
J

----- Original Message ----- 
From: "Mogui" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, August 24, 2005 3:28 PM
Subject: [Dharmajala] Re: FW: Hati yang Miris: Mengapa Umat K Semakin
Bertambah Banyak & Buddhisme Berpotensi


> Saya pikir orang berpikir karena sekolah gak berkualitas cuma alasan
> saja kalo memang orang sudah mengerti apa yang Buddha inginkan tidak
> mungkin orang mau pindah agama.
>
> Buddhist kalah... hehehe yang kalah tuh orang yang ngaku buddhist..
> kalo menurut saya dari 100 orang yang datang ke vihara tidak sampai
> satu orang yang benar benar menjalani ajaran Buddha.
>
> Orang yang suka baca, dengar kotbah, latihan meditasi belum tentu
> dia menjalani ajaran Buddha.
>
> Jujur saja saya lebih senang (yang ngaku ngaku) umat Buddha
> jumlahnya sedikit daripada banyak tapi berantakan.
>
> Orang yang mengatakan universal lah, memberikan kebebasan lah,
> padahal gak ngerti bahwa dengan orang paham ajaran Buddha
> orang bisa hidup bahagia...
>
> Artinya orang yang masa bodo dengan pandangan orang lain sebenernya
> malas dan gak punya pemahaman yang benar tentang apa yang Buddha
> kehendaki dari kita..
>
> maaf yah kalo nyinggung, sebab menurut saya kalo orang bisa mengerti
> dengan dipukul yah pukul aja..
>
> MO GUI
>
> Ps. gak perlu ngetik panjang2. cape bacanya
>





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke