Namo Buddhaya,

Maaf, maksud saya sebenarnya tidak harus vinaya pitaka. Bisa juga 
bagian-bagian yang lainnya. Bagi saya tidak penting bagian mana yang 
dibahas, yang penting ada manfaatnya. Pembahasan masalah ekonomi, 
sosial, politik, budaya, ekologi juga bagus sekali. Seperti: Apakah 
Buddhisme merupakan alternatif bagi kapitalisme atau komunisme? atau 
seperti kata Anda, apakah kemajuan Jepang ada hubungannya dengan 
Buddhisme? Mari, silakan diteruskan diskusinya. Ini setidaknya akan 
menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Metta,

Tan

--- In [email protected], harryson huang 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sdr. Tan,
>  
> Pembahasan dimulai dari Vinaya Pitaka? Vinaya Pitaka perlu dilihat 
dari konteks keseluruhan Vinaya Pitaka, bukan hanya yang dari versi 
Pali. Anda pasti tahu ada lebih dari 4 versi Vinaya Pitaka yang ada...
>  
> Pembahasan sila-sila berkaitan dengan kebikuan ("peraturan2 minor") 
menurut saya cuma buang-buang waktu saya saja... maaf. Karena saya 
bukan biku dan saya nggak peduli kalo biku makan malam atau tidak, 
vegetarian atau tidak, pegang uang atau tidak, dll. Bagi mereka yang 
terkait silahkan membahasnya.  
>  
> Bagi saya, akan lebih menarik membahas tentang orang awam: ekonomi, 
politik, sains, etc. 
>  
> Misalnya: ekonomi buddhis itu bagaimana sih seharusnya? Bagaimana 
membentuk komunitas buddhis yang kuat, yang saling dukung dari segi 
ekonomi dll? Bagaimana Buddhisme di Jepang membentuk kekuatan ekonomi 
Jepang (ada nggak sih kaitannya?). 
>  
> salam metta,
> Harryson
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Click here to rescue a little child from a life of poverty.
http://us.click.yahoo.com/rAWabB/gYnLAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke