Terimakasih atas tanggapan bapak fery dan rekan2 yang lain, Saya melihat kejadian - kejadian yang membawa korban jiwa serta ratap tangis janda dan anak yatim karna perihal berbeda keyakinan agama, mungkin hal - hal seperti ini yang menjadi awal pemicunya. sedemikian kecil dan tidak pernah di detect oleh pemerintah atau oleh lingkungan rumah kita sendiri. Seharusnya mereka harus bisa menyadari bahwa mereka harus menghormati manusia itu bukan karna diajarkan oleh agama nya atau karna memang manusia itu pny agama, melainkan seharusnya menghormati karna manusia itu sendiri secara fisik dan apa adanya dia tercipta / terlahir sebagai manusia. Mungkin ini juga yang menjadi kilesa dari sebagian besar manusia di indonesia ini.
--- Fery <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dear Steeve, > > Saya rasa, motivasi mereka melakukan semua itu bukan > karena hal negatif. > Mungkin mereka melakukan semua itu, karena mereka > mengira bahwa: > "dengan membagi apa yang telah mereka miliki & > rasakan adalah suatu > perbuatan yang baik & bisa masuk ke Surga" > > Mereka, sepertinya terhipnotis (sudah dicuci > otaknya), karena terus > dimotivasi oleh Pemuka Agamanya untuk melakukan hal > tersebut. > > Semoga mereka memperoleh kesadaran. > > > Salam Metta, > > Fery > > > > ----- Original Message ----- > From: "steeve haryanto" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Sunday, November 27, 2005 5:04 PM > Subject: [Dharmajala] Kelapa Gading 27/11/2005 > > > > dear all, > > ditengah mendungnya suasana kelapa gading. > > secara tiba2 dua orang mengetuk pintu rumahku. > > kuhampiri mereka dengan ramah.terlihat dua orang > > wanita setengah baya > > dengan wajah sangat ceria tetapi tampak mereka > dalam > > keadaan letih. > > sepertinya mereka tidak sesuai dengan keadaan yg > > mereka rasakan. > > mungkin ini yg dikatakan kl fisik dan perasaan > sangat > > tidak kompak. > > > > kutanya kan dengan sangat sopan tanpa membukakan > > mereka pintu maksud > > mereka. > > dengan tanpa basa - basi lagi mereka langsung > > mengatakan bahwa mereka > > membawa kabar gembira.pikiranku langsung berkata > bahwa > > mereka ingin > > menjajakan barang nya. > > rasa ingin tahuku tercermin dalam wajah.akhirnya > > mereka sampaikan kl mereka > > membawa kabar gembira karna mereka telah > diselamatkan > > oleh juru selamat > > mereka. > > ASTAGA ! kubiarkan mereka terus berbicara, mereka > > langsung menceritakan > > bahwa kejadian2 sekarang ini akan tidak terelakkan > dan > > akan terselamatkan > > oleh tanganNYA (kupinjam kostkatanya).Aku tidak > > menjawab apa2 dan kututup > > pembicaraan itu dengan "...mungkin belum berjodoh > dan > > maaf harus saya cut disini..." > > > > yang ingin kusampaikan ke public sampai sejauh > mana > > sih peraturan perundang2an > > yang ada tentang kebebasan beragama telah disadari > > oleh mereka2 itu. > > apakah pemuka agamanya tidak mensosialisasikan hal > itu > > kepada mereka. > > tidak cukupkah ratap tangis para janda dan anak > yatim > > terdengar oleh > > mereka akan ulah mereka seperti itu. > > SUNGGUH MEMALUKAN ! > > > > Mereka mengatasnamakan penderitaan oranglain untuk > > masuk dalam agamanya. > > Itu berarti mereka lebih kejam dari seorang yg > paling > > kejam didunia ini. > > Mengambil keuntungan dari penderitaan orang lain. > > > > > > > > > > __________________________________ > > Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 > > http://mail.yahoo.com > > > > > > > > > > > > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi > SAAT INI di dalam diri > saya maupun di luar diri saya ** > > > > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang > menakjubkan; tuk menanami > taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat > fondasi pengertian dan > cinta kasih yang kokoh ** > > > > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan > tuk melihat dan memahami > secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala > sesuatu, sehingga terbebas > dari belenggu kelahiran dan kematian ** > > > > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta > kasih, menjadi penuh > welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak > lain pagi ataupun sore > hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, > membantu sesama > melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan > penuh rasa syukur kebajikan > orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > __________________________________________ Yahoo! DSL Something to write home about. Just $16.99/mo. or less. dsl.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
