|
Wah, topik vegetarian memang topik yang menarik
sekali. Jaman Sang Buddha memang bakteri belum ditemukan, namun Guru pernah
mengungkapkan (kira-kira begini) : " Ketahuilah bahwa dalam setetes air juga
terdapat kehidupan ". Kalau tidak salah, ungkapan tersebut diungkapkan kepada
Ananda. Versi yang saya dengar ( CMIIW ), ungkapan tersebut diungkapkan di
saat-saat terakhir Sang Buddha sehingga ada keraguan pada muridNya, apakah Sang
Guru sedang ngaco di akhir hayatnya. Tapi terlepas dari cerita tersebut,
Leuwenhoek dengan mikroskopnya setelah ribuan tahun membuktikannya, bukan
?!
Kembali ke vegetarian, ada pendapat yang menarik
yang pernah saya baca. Inti vegetarian adalah tega ngak tega ( mungkin kata-kata
saya kasar ya ?! ). Apakah kita tega melihat sapi dibunuh untuk kita makan ?
Apakah kita tega minum bakteri untuk pencernaan tubuh kita ? Apakah kita tega
membiarkan kuman-kuman E-coli 'diolah' oleh kuman-kuman dan asam di lambung kita
? Apakah kita tega membiarkan virus avian influensa terhirup oleh hidung (
dan merusak paru-paru kita ) ?
Kalau mau jadi vegetarian murni yang tidak membunuh
bakteri sekalipun, mungkin setelah jadi mayat ya ?! Dan memang itulah
cibiran dari pihak lain tentang vegetarian Buddhist.
Salam,
Rudi
|
- [Dharmajala] Vegetarian (was : Ternak Walet ) Rudi
- Re: [Dharmajala] Vegetarian (was : Ternak Walet ) Yamin Prabudy
- [Dharmajala] OOT: Kutipan-kutipan Indah dari ki... dh4rm4duta
- Re: [Dharmajala] Vegetarian (was : Ternak Walet... Johannes Sulistyo
- Re: [Dharmajala] Vegetarian (was : Ternak Walet ) EasyCoolSmart
- [Dharmajala] Re: Vegetarian (was : Ternak Walet... SWLiang
- Re: [Dharmajala] Re: Vegetarian (was : Tern... henry gunawan
- [Dharmajala] Re: Vegetarian (was : Tern... richard99id
- [Dharmajala] Re: Vegetarian (was :... richard99id
- [Dharmajala] Re: Vegetarian mulyadi
- [Dharmajala] Re: Vegetarian SWLiang
