Terima kasih sekali atas bantuan informasi dan komentar dari teman-teman dan saudara se-Dhamma saya: Chuang, Charles, Lie Ching, Akwang Wu, Khaidi Wong, Wayan Budi, Ciputra Sanjaya, Julee, Landu Sudirman dan Fendy.
Dari Komentar tsb dapat saya ambil kesimpulan yang mungkin paling tepat untuk menjawab pertanyaan ini adalah sbb: 1. Setelah mencapai kesucian Buddha, maka tidak ada seorang pun yang dapat menyentuh kepala Sang Buddha. Ini merupakan yang paling logis dan dapat diterima. Namun sayang, belum saya temukan uraian ini dalam Tipitaka. Mungkin ada tapi belum saya baca atau temukan. 2. Merupakan salah dari 32 ciri seorang Buddha. Dimana memang bentuk kepala Sang Buddha akan berbentuk seperti stupa terbalik, baik ada rambutnya atau atau tidak ada, akan selalu berbentuk seperti itu. Bila tidak ada rambut akan seperti memiliki rambut. Anumodana saya ucapkan kepada semuanya dan forum milist Buddhis dengan nyata dapat memberikan masukkan yang positif bagi kita semua. Mettacitena, Sutedja __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
