Kalau Buddhisme tidak bertujuan untuk menjadikan manusia menjadi suci, lalu apa? Tujuan utama dari mempelajari Buddhisme adalah untuk mencapai Nibbana. Dan makhluk yang telah mencapai Nibbana ataupun sudah melangkah kedalam arus menuju Nibbana adalah orang suci (sotapana, sakadagami, anagami, arahat).
Seorang yang suci dalam Buddhisme tentu saja bijaksana dalam arti kata memahami segala sesuatu sebagaimana apa adanya (3 Corak Umum). Menjadi dewa/i (malaikat?) atau menjadi sakti, nah itulah yang disebut sebagai efek sampingan. Dipaham selain Buddhisme, menjadi dewa/i atau malaikat sama dengan menjadi suci (tapi harus mati dulu dari kehidupannya sebagai manusia), itulah sebabnya paham-paham tersebut meletakkan figur dewa/i dan malaikat2 sebagai sentral ajaran. Demikian, semoga bermanfaat -gunardi wu Yamin Prabudy wrote: > Menurut saya,... > Buddhisme tidak bertujuan membentuk manusia ke wujud (Suci, Bijaksana, > dll) > Jika dalam proses perjalanan dalam melakukan Praktik Buddhism kita menjadi > Suci, Bijaksana, dll yah bagus.... tapi itu bukan tujuan utama > > > metta, > > yamin > */Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]>/* wrote: > > Dearest All, Bro & Sis, > > > Apakah Buddhisme Bertujuan Membentuk Manusia Yg "SUCI" ?? > Atau Buddhisme Bertujuan Membentuk Manusia Yg "Bijaksana" !! > > Semoga Semua Mahkluk Berbahagia . .. > ------------------------------------------------------------------------ > > ------------------------------------------------------------------------ > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
