iya, saya setuju sekali dengan bro mulyadi..
terutama di bagian menafkahi anak-anak...
kalo ga bs menafkahi anak, mending ga usa pny anak deh..
ntar anaknya kalo misalnya gak bisa dinafkahi malah ntar bikin
masalah, ngelakuin kejahatan/kriminal, dll.. nyusahin diri sendiri dan
org lain deh jadinya...

pemerintah jg harus berperan sih untuk masalah ini..


maitrily,
gunasena



--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:


> Lalu siapa yang patut bertanggung-jawab??
> Pertama, tentunya orang tua dari anak2 tersebut, mereka wajib
melindungi 
> dan menafkahi anak-anak mereka. Jika tidak mampu memberi nafkah yang
layak 
> bagi anak-anak mereka, seharusnya mereka berpikir dulu sebelum membuat 
> anak. Mungkin perlu dibuat undang-undang bahwa orang tua yang
membiarkan 
> anaknya atau memaksa anaknya untuk mencari nafkah dijalan perlu
ditindak 
> secara pidana.
> Kedua, pemerintah seharusnya lebih memikirkan kesejahteraan rakyat 
> dibandingkan kesejahteraan pribadi masing-masing.
> Ketiga, kita sebagai bagian dari masyarakat harus ikut berperan dalam 
> usaha mengobati problem sosial ini, jika tidak bisa menolong dengan 
> tuntas, minimal bisa dengan tidak ikut memelihara budaya meminta-minta 
> tersebut.
> 

> 
> with Metta
> Mulyadi
> 
> 
> 
> 
> 









------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke