setiap awal pagi televisi kita menayangkan acara rohani: khutbah atau dialog agama. islam yang paling sering. angka pemeluk mungkin menjadi pertimbangan stasiun televisi. kaum beragama yang kalah jumlah masih mendapat bagian: sekali dua dalam seminggu, cukuplah. tentu saja itu harus dimaklumi. karena hanya kemakluman sajalah yang dapat menjawab banyak pertanyaan di negeri . juga acara di pagi 22 juli 2006 di sctv.
acara kerohanian buddhis itu menarik. sang bikhu tampil cerdas, pembicaraannya fokus. pembawa acara dan seorang (bukan bikhu) lagi tampil tak berlebihan, memberi ruang percakapan yang memadai bagi sang bikhu. di akhir acara bikhu menutup kata dengan: bahwa prinsip sang budha adalah berprinsip tegas, tapi bersikap tidak terlalu keras. tetapi, demikian bikhu, yang terjadi sekarang adalah berprinsip tidak tegas, bersikap terlalu keras. ada banyak peristiwa yang belum pasti duduk perkaranya, orang sudah asyik menuding dan mengutuk. *** agama budha (ada juga yang menyebutnya sebagai pemikiran/filsafat budhis) telah datang di awal dan menjadi bagian dari sejarah indonesia. meski kini jumlah penganutnya tak lebih banyak dari agama- agama yang lain, agama budha tetap sebuah agama. penghormatan kepadanya adalah selayaknya juga penghormatan kepada agama-agama lainnya. sayang ada sedikit kekurangan kita dalam melakukannya. seperti kemarin itu. ketika dialog rohani budha sedang berlangsung, sctv menyela...dengan adzan shubuh! dhuh... gusti allah, kula nyuwun pangaksami... *** mari bertanya: apakah sebaiknya acara agama budha itu diajukan atau dimundurkan jadwalnya? atau adzan shubuh yang diajukan atau dimundurkan? atau televisi tak harus dan tak perlu menayangkan acara-acara rohani? atau orang tak perlu menonton televisi? atau orang mestinya tak perlu bertanya? *** semoga kita tak lupa bahwa kita masih manusia. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design. http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
