Dear Bro Buyung,
Berbicara Ttg 'Olah Jiwa' Atau 'Mind(s)' Manusia, Adalah Sesuatu Yang Sgt2 Rumit, Kita seakan Cuma Bisa Mengerti Saja Yang Sebenarnya Masih Sgt2 Asing Bagi Kita Sendiri; Jadi Kita Cuma Bisa Bicara & Tidak Tahu Menahu Lagi Apa yang Akan Terjadi Setelah Itu, & Inilah Sisi Berbahayanya, & Kalau Sudah Begini, & Yang Kena Adalah Jiwa/Mind(s), Keadaannya Akan Jauh Lebih Sulit Dibanding Kalau Sebelum Melakukan Meditasi Diberikan Prolognya, Yang Baiknya Maupun Keburukkannya, Jadi Fair.
Pertanyaan Mendasar Yang Segera Harus Dijawab, : Saat Pertama Kali Murid Masuk Ke Alam Meditasinya, Siapa Yang Seterusnya Membimbingnnya Sejak Saat Itu ???
With Metta,ika.
Buyung Wahab by way of <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Buyung Wahab by way of <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Romo Hudoyo yth.,
Saya mengumpamakan meditasi bagaikan "olah jiwa" untuk menyehatkan jiwa kita, sehingga saat "penyakit" menyerang, jiwa kita tidak rapuh dan tidak mudah terbanting. Mirip seperti olah raga untuk menyehatkan raga kita. Dengan atau tanpa olah raga, penyakit akan tetap datang.
Selain itu, orang yang persiapannya lebih baik sebelum menempuh perjalanan panjang, umumnya akan lebih berhasil dibandingkan orang yang tidak melakukan persiapan, ataupun yang persiapannya kurang. Basisnya sama: akan menempuh perjalanan panjang. Kehidupan ini bagaikan perjalanan panjang yang tidak ketahuan ujungnya, tidak tahu kapan timbul bahaya, dsb.
Saya sangat setuju dengan pendapat Romo, bermeditasilah selagi masih sehat dan tidak bermasalah. Kalau sudah bermasalah, hasil meditasi tsb tidak akan sebaik jika dilakukan selagi sehat dan tidak bermasalah. Meditasi tidak bisa instan, tapi harus terus menerus dilatih. (jika tidak, bisa-bisa meditasi dituduh "tidak manjur").
Kalau biasa bermeditasi (dengan benar), tidur bisa lelap tanpa gangguan, badan pun segar pagi harinya, sehingga pikiran pun lebih segar dan positif.
Dengan metta,
Buyung Wahab
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small Business. __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___
