Dear Bro Hudoyo,
 
Terima Kasih Buat Keterbukaan Anda, Bahwa Memang Hanya 'Si Pemeditasi Sendirilah' ( termasuk disini adalah segala hal yang tidak terpisahkan dari si pemeditasi sendiri, yang boleh saya sebut sbg 'total diri') Yang Sepenuhnya Bertanggung Jawab Atas Apa Yang Akan Terjadi Disepanjang Meditasinya Maupun Kemudian; Jadi Bukan Orang Lain Juga Termasuk Pembimbing Manusianya.
 
Dari Sebab Itulah, Tahapan Peralihan Ini Yang Sgt2 Mengkuatirkan, Dimana Terjadinya Untuk Pertamakali 'Pengubahan Sifat Kejasmanian Ke Sifat Pembentuknya Yaitu Partikel2 Energi Mind(s)'.
 
Menurut Kami, 'Total Diri' Seorang Manusia Tidak Cuma Berkisar Di Wilayah Pengetahuan Otak Yang Diturunkan Dari Guru Ke Murid (seperti layaknya di sekolah)Tapi Harus Lebih Dahulu Benar2 Diberdayakan/Empowerment (dan ini adalah tugas terberat seorang pembimbing), Sebelum Melakukan Tugas Apapun Apalagi Kalu Sudah Berbicara Ttg Dunia Meditasi Atau Body - Mind Activation.
 
Bagi Kebanyakan 'Murid', 'Dunia Meditasi' Yang Akan Ia Arungi SENDIRI itu Adalah Tetap Suatu Dunia Yang Tidak Pernah Dikenal Sebelumnya. Jadi, Segala Sesuatunya Harus Lebih Dahulu Lebih Dipersiapkan.
 
 
With Metta, ika. 
 


Hudoyo Hupudio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
At 01:45 PM 8/30/2006, Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]com> wrote:

Dear Bro Buyung,

Berbicara Ttg 'Olah Jiwa' Atau 'Mind(s)' Manusia, Adalah Sesuatu Yang Sgt2 Rumit, Kita seakan Cuma Bisa Mengerti Saja Yang Sebenarnya Masih Sgt2 Asing Bagi Kita Sendiri; Jadi Kita Cuma Bisa Bicara & Tidak Tahu Menahu Lagi Apa yang Akan Terjadi Setelah Itu, & Inilah Sisi Berbahayanya, & Kalau Sudah Begini, & Yang Kena Adalah Jiwa/Mind(s), Keadaannya Akan Jauh Lebih Sulit Dibanding Kalau Sebelum Melakukan Meditasi Diberikan Prolognya, Yang Baiknya Maupun Keburukkannya, Jadi Fair.

Pertanyaan Mendasar Yang Segera Harus Dijawab, : Saat Pertama Kali Murid Masuk Ke Alam Meditasinya, Siapa Yang Seterusnya Membimbingnnya Sejak Saat Itu ???


With Metta,ika.

==============================
HUDOYO:

Di dalam meditasi VIPASSANA, SAMA SEKALI TIDAK ADA RISIKO/BAHAYA APA-APA bagi pelakunya, asal yang dilakukan betul-betul vipassana.

***

>Pertanyaan Mendasar Yang Segera Harus Dijawab, : Saat Pertama Kali Murid Masuk Ke Alam Meditasinya, Siapa Yang Seterusnya Membimbingnnya Sejak Saat Itu ???
--------------
Khusus untuk meditasi VIPASSANA, saya jawab dengan segera: pada saat pemeditasi mulai bermeditasi mengamati badan & batinnya sendiri dia tidak memerlukan pembimbing siapa pun juga dan dari mana pun juga !!!

Saya tidak tahu, entah bagaimana dengan jenis-jenis meditasi lain, bagaimana dengan meditasi shaktipat.

Hudoyo



All-new Yahoo! Mail - Fire up a more powerful email and get things done faster. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke