Dari: "Alex Chandra" <[EMAIL PROTECTED]>
Sekedar ingin berbagi cerita dengan rekan-rekan mengenai latar
belakang perjalanan spiritual saya.
Pada sekitar bulan Agustus tahun 2002, saya berbincang-bincang dengan
seorang yang saya anggap kakak dalam hal spiritual. Percakapan saya
mulai dengan pertanyaan: "Kenapa sih kadang-kadang muncul kebencian
dalam pikiran saya secara tiba-tiba? Padahal kan tidak saya rencanakan
=)."
Kemudian dia bercerita panjang lebar mengenai banyak hal yang tidak
saya pikirkan sebelumnya. Banyak sekali.. Pada saat itu saya belum
paham maksudnya. Tapi kini, semakin lama semakin jelas. Salah satu
yang cukup membingungkan saat itu adalah: "Jangan menggenggam erat
pada apa yang kamu yakini baik dan benar". Memang sulit saya pahami
saat itu.
Lalu percakapan diakhiri dengan ajakan bermeditasi. Katanya: "Belajar
teori itu baik, tapi tidak dapat bertahan lama." Saya setuju. Buktinya
saya sudah banyak lupa dengan buku-buku yang saya baca waktu sekolah
dulu (walaupun tentu saja ada juga yang masih saya ingat, hehe..).
"Tapi cobalah belajar melalui praktek, maka itu akan bertahan lebih
lama." Saya setuju lagi. Buktinya saya belum lupa cara mengendarai
sepeda, berenang, dsb padahal saya pelajari itu waktu masih SD.
Kemudian dalam perjalanan hidup hingga saat ini, saya bertemu dengan
kakak-kakak spiritual* lain (termasuk Romo Hudoyo)..
*kakak spiritual: orang yang sudah menjalani kehidupan spiritual lebih
dulu.
Sekarang, saya merasakan hal kurang lebih sama dengan Rekan Marcus.
Lucu juga kalau dipikir-pikir. Mungkin saya juga ikut menjadi tidak
rasional. =)
Dulu saya pikir kebahagiaan itu saya peroleh kalau saya memperoleh apa
yang saya inginkan. Ternyata bukan itu. Sekarang saya mulai paham apa
itu "unconditional joy" - bahagia tanpa sebab. Itulah kebahagiaan yang
paling murah-meriah. Tidak perlu mengeluarkan uang untuk memperolehnya
=). Berada sangat dekat, tapi mungkin sulit "dimiliki"** oleh sebagian
orang.
**hal yang aneh, sebetulnya bukan diperoleh dengan cara memiliki -
tapi dengan cara melepas.
Salam,
Alex Chandra
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/