A Lotus for You, A Buddha to be.. Terima Kasih atas semua tanggapan temen2 sekalian.. itu menambah wawasan saya tentang kasus bunuh diri..
Ada 1 hal yang saya temukan ketika mengetik "bunuh diri dalam agama Buddha" di Google...(jenuh UTS terus minggu ini, jd kalau jenuh browsing)hehe.. dan saya menemukan hal yang saya ga pernah nyangka ada dalam ajaran Buddha.. ini juga hal yang baru bagi saya, jd saya mau share ke temen2 sekalian.. Dalam Godhika Sutta, Saæyutta Nikâya dan Ulasan Dhammapada dikisahkan peristiwa bunuh diri yang dilakukan oleh Godhika Thera. Ia adalah putra pemuka Malla di Pâvâ. Ketika pergi ke Kapilavatthu bersama kerabatnya, ia melihat Mukjizat Ganda yang diperlihatkan oleh Sang Buddha. Selanjutnya ia tertarik untuk memasuki hidup kebhikkhuan. Ia telah menimbun kebajikan bersama kerabatnya dalam kehidupan-kehidupan lampau, khususnya pada zaman Buddha Siddhattha dan Kassapa. Delapan puluh tujuh kappa yang lampau, ia pernah menjadi raja sebanyak tujuh kali, dengan nama Mahâsena. Dalam kehidupan sekarang, setelah menjadi bhikkhu, ia bertinggal di Kâïasilâ di Isigiïipassa. Di sana ia berusaha keras untuk meraih kesucian tertinggi (Arahat), tetapi hanya berhasil meraih pembebasan pikiran yang bersifat duniawi (sâmâyikaæ cetovimutti). Pencapaian itu pun kemudian memudar, lenyap kembali karena --menurut Buddhaghosa Thera-- Godhika Thera sedang menderita suatu penyakit yang akut [berhubungan dengan empedu, dan mengeluarkan dahak]. Itu terjadi berulang-ulang hingga enam kali. Pada pencapaian ketujuh, ia sempat berpikir bahwa suatu makhluk yang pudar dari Pencerapan (Jhâna), kehidupan mendatangnya tidaklah menentu [mungkin terlahirkan di alam rendah karena akibat perbuatan (kamma) buruknya]. Sementara itu, mereka yang berada dalam Jhâna niscaya akan lahir kembali di Alam Brahma yang luhur. Dengan berpikir demikian, ia kemudian mengambil pisau cukur, dan dengan membaringkan tubuhnya, ia menggorok lehernya sendiri. Mâra si Jahat yang melihat kejadian itu segera melaporkan kepada Sang Buddha. Beliau datang terlambat, Godhika Thera dijumpai dalam keadaan mati terkapar dengan leher terputus. Kendati demikian, Beliau menyatakan bahwa ia telah berhasil meraih Pembebasan Sejati (Nibbâna). "Orang bijaksana tidak mempunyai kemelekatan terhadap badan jasmaniah. Godhika telah melenyapkan keinginannya, meraih Nibbâna." demikian sabda Sang Buddha. Pengulas menjelaskan bahwa ia berhasil meraih Nibbâna karena setelah menggorok lehernya [tetapi belum sampai pada ajalnya], ia sempat merenungkan dan menembus hakikat kehidupan yang fana ini. _____ Saya ga tau apakah kasus Bhante bunuh diri di Phnom Penh tersebut serupa kasusnya dengan yang ini..mudah2an sih serupa ya.. mudah2an beliau bukan bunuh diri karena ketidaktahuan.. Tapi satu sih yang saya sayangkan,menurut saya pribadi, tulisan di berita itu kalau dibaca orang non Buddhis mungkin akan menganggap agama kita ini kayak penyembah berhala... Hehe... Namo Buddhaya... __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
