MENGEJAR AWAN (2)

Kebahagiaan dapat seperti itu. Jika anda mengetahui bagaimana untuk
kembali kepada di sini dan saat ini, anda akan menyadari bahwa
elemen-elemen kebahagiaan telah tersedia untuk anda. Anda tidak perlu
mengejar mereka lagi. 
        
Seketika, sungai menjadi sadar akan sesuatu yang tercermin pada
permukaannya yang sejuk dan tenang. Itu adalah langit biru. Begitu
damai, begitu solid, begitu bebas langit biru tersebut. Hal ini
memenuhi dirinya dengan kebahagiaan. Ia mampu mencerminkan langit itu
untuk pertama kali. Sebelumnya, ia hanya mencerminkan awan-awan dan
mengejar-ngejar mereka. Dia telah sepenuhnya mengesampingkan kehadiran
dari langit yang biru, berharga, dan solid yang selalu tersedia
untuknya. Dia tidak memperhatikan bahwa kebahagiaan terbentuk oleh
soliditas, kebebasan, dan ruang. Hari itu adalah malam transformasi
yang mendalam, dan air mata serta penderitaannya telah dirubah menjadi
suka cita dan kedamaian.
        
Pagi berikutnya, angin berhembus dan awan-awan kembali. Sekarang
sungai mendapatkan bahwa ia dapat mencerminkan awan tanpa keterikatan,
dengan keseimbangan batin. Setiap kali segumpal awan datang, ia
berkata, "Halo, awan." Dan ketika awan itu pergi, ia tidak sedih sama
sekali serta memberitahukannya, "Aku akan bertemu denganmu lagi suatu
saat nanti." Ia mengerti sekarang bahwa kebebasan dia adalah landasan
dasar dari kebahagiaan dirinya. Dia telah berlatih untuk berhenti dan
tidak berlari lagi.
        
Kemudian pada suatu malam, sesuatu yang menakjubkan menampakkan
dirinya padanya: pemandangan bulan purnama tercermin pada
permukaannya. Hal ini membuatnya sangat bahagia. Bergandengan tangan
bersama awan dan bulan, sekarang ia melanjutkan perjalanannya menuju
lautan—tetapi ia tidak lagi tergesa-gesa untuk mencapainya, dia
menikmati setiap saat.
        
Setiap dari kita adalah sebuah sungai.


-------------------------------TAMAT---------------------------------------


Diterjemahkan oleh : Dayapala Pema Lodoe
Diedit oleh : Bhante Dharmavimala


Thich Nhat Hanh memiliki komunitas retret di baratdaya Perancis (Plum
Village), Vermont (Green Mountain Dharma Center), dan California (Deer
Park Monastery), tempat biksu, biksuni, dan para praktisi berlatih
seni hidup berkesadaran.
        





** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke