| Kamis, 02 November 2006 |
| Adaptasi Iklim Harus Dilakukan Jakarta, Kompas - Ekosistem alam planet Bumi sekarang ini sedang mengalami degradasi hingga pada kondisi yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah manusia. Jika eksploitasi tetap berlangsung dalam skala yang sama, pada tahun 2050 akan dibutuhkan sumber daya hayati setara dua planet Bumi untuk memenuhi kebutuhan global. Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan organisasi konservasi global WWF pekan lalu, spesies terestrial telah merosot hingga 31 persen dalam kurun waktu 1970-2003. Laporan berjudul Living Planet Report 2006 yang diluncurkan di Beijing, China, itu menyebutkan bahwa kehilangan keragaman hayati merupakan akibat dari pola konsumsi yang jauh lebih cepat daripada kemampuan planet Bumi menyediakannya.
Dilaporkan bahwa dalam 33 tahun itu (1970-2003) populasi spesies vertebrata telah berkurang sepertiga. Dengan menggunakan Indeks Kehidupan Planet, para ahli dari WWF, Global Footprint Network, Zoological Society of London (ZSL), dan UNEP World Conservation Monitoring Center (UNEP-WCMC), menganalisis data dari 695 spesies terestrial, 344 spesies air tawar, dan 274 spesies laut. Dari situ ditemukan bahwa spesies terestrial telah merosot 31 persen, spesies air tawar 28 persen, dan spesies laut 27 persen. Dalam kurun waktu yang sama, ecological footprint—dampak pola hidup manusia terhadap ekosistem, yang timbul karena penggunaan lahan, air, dan sumber daya alam lainnya secara berlebihan—memuncak pada titik saat Bumi tidak mampu lagi meneruskan regenerasinya. Direktur
Kampanye WWF Paul King mengatakan bahwa dunia tengah berlari menuju sesuatu yang ia sebut sebagai "dosa ekologis yang serius". "Sekaranglah saatnya untuk menentukan pilihan-pilihan vital yang memungkinkan manusia menikmati gaya hidup di atas satu planet," ujar King. Perubahan iklim Sejumlah lembaga swadaya masyarakat merekomendasikan isu adaptasi dalam perubahan iklim global pada Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa Ke-12 yang dijadwalkan berlangsung di Nairobi, Kenya, 6-17 November 2006. Adaptasi berarti melakukan berbagai langkah antisipasi dampak perubahan iklim, seperti dampak leburnya bongkahan salju, naiknya permukaan laut, naiknya suhu permukaan laut, dan meningkatnya frekuensi banjir-badai. Isu adaptasi dinilai sama penting
dengan upaya-upaya mitigasi atau pencegahan terjadinya perubahan iklim yang lebih banyak diembuskan negara-negara maju. "Isu adaptasi ini sangat penting sehingga harus diperjuangkan banyak negara berkembang," kata Direktur Program Iklim dan Energi WWF-Indonesia Eka Melisa bersama Direktur Eksekutif Yayasan Pelangi Indonesia, Moekti Handajani Soejachmoen kepada pers menjelang keberangkatan mereka ke konferensi di Kenya, Rabu (1/11). (LAM/GSA) |
Low, Low, Low Rates! Check out Yahoo! Messenger's cheap PC-to-Phone call rates. __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
