Ini juga buat ngaget-ngagetin!

Jusfiq


------- Forwarded Message Follows -------
Date sent:              Sun, 7 Feb 1999 22:43:20 +0100
From:                   [EMAIL PROTECTED]
To:                     [EMAIL PROTECTED]
Subject:                BOUNCE [EMAIL PROTECTED]: 
Header field too long (>1024)

>From [EMAIL PROTECTED]  Sun Feb  7 22:43:01 1999
Received: from antenna.nl (antenna [194.178.64.33])
 by mancha.antenna.nl (8.8.7/8.8.7) with SMTP id WAA02402
 for <[EMAIL PROTECTED]>; Sun, 7 Feb 1999 
22:42:15 +0100
Received: from mail01.dataphone.se by antenna.nl with SMTP id 
AA03845
  (5.67b/IDA-1.5 for <[EMAIL PROTECTED]>); Sun, 7 Feb 
1999
  22:52:13 +0100
Received: from dataphone.se (p25d2.du.dataphone.se 
[212.37.2.152])
 by mail01.dataphone.se (8.8.7/8.8.7) with ESMTP id WAA02892;
 Sun, 7 Feb 1999 22:36:16 +0100 (MET)
Message-Id: <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sun, 07 Feb 1999 22:32:33 +0100
From: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
X-Mailer: Mozilla 4.04 [en] (Win95; I)
Mime-Version: 1.0
To: Harjo <[EMAIL PROTECTED]>, Abdul Jundi 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Adil1 <[EMAIL PROTECTED]>, Agus Susanto
        <[EMAIL PROTECTED]>, Ahmad 
<[EMAIL PROTECTED]>, Ahmad AS
        <[EMAIL PROTECTED]>, Ahmad Sudirman 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Ahmad Syamil <[EMAIL PROTECTED]>, Ahmad 
Utomo
        <[EMAIL PROTECTED]>, Alhikmah
        <[EMAIL PROTECTED]>, Azharis
        <[EMAIL PROTECTED]>, Badrul Jamali 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Bhinneka <[EMAIL PROTECTED]>, demi-demokrasi
        <[EMAIL PROTECTED]>, Estananto 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Fami Fachrudin <[EMAIL PROTECTED]>, File Surat
        <[EMAIL PROTECTED]>, Forum <[EMAIL PROTECTED]>, 
Forum
        <[EMAIL PROTECTED]>, Habibie <[EMAIL PROTECTED]>, 
"Haris
        A.Falah" <[EMAIL PROTECTED]>, Hidayatullah
        <[EMAIL PROTECTED]>, HS Aldjaidi 
<[EMAIL PROTECTED]>, Hudoyo
        Hupudio <[EMAIL PROTECTED]>, Humas <humas@pan-
diy.8m.com>, indo
        <[EMAIL PROTECTED]>, indonews <indonews@indo-
news.com>,
        Info <[EMAIL PROTECTED]>, Info <[EMAIL PROTECTED]>, 
Is
        <[EMAIL PROTECTED]>, Is-lam <[EMAIL PROTECTED]>, Is-
lam_isnet
        <[EMAIL PROTECTED]>, Iswan Noor 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Jabaar <[EMAIL PROTECTED]>, Jp Net 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        kammi <[EMAIL PROTECTED]>, kampus 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Keadilan <[EMAIL PROTECTED]>, Keadilan 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Ketua <[EMAIL PROTECTED]>, Khilafah <khilafah@s-s-
net.com>,
        Masyumi Baru <[EMAIL PROTECTED]>, 
Mediadakwah
        <[EMAIL PROTECTED]>, Mimbarbebas 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Mohammad Zubaidi <[EMAIL PROTECTED]>, Nackya
        <[EMAIL PROTECTED]>, Panjimas 
<[EMAIL PROTECTED]>, Partai
        Keadilan <[EMAIL PROTECTED]>, Pembaru
        <[EMAIL PROTECTED]>, presiden 
<[EMAIL PROTECTED]>, Red
        Tempo <[EMAIL PROTECTED]>, Republik 
<[EMAIL PROTECTED]>, Salman
        <[EMAIL PROTECTED]>, Salman 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Sbypost <[EMAIL PROTECTED]>, Sekjend
        <[EMAIL PROTECTED]>, Syams 
<[EMAIL PROTECTED]>,
        Syuro <[EMAIL PROTECTED]>, Tempo 
<[EMAIL PROTECTED]>, Tutun
        Nugraha <[EMAIL PROTECTED]>, Waspada
        <[EMAIL PROTECTED]>, Zumar_18 
<[EMAIL PROTECTED]>
Subject: TAHAPAN-TAHAPAN DAKHWAH MENURUT 
RASULULLAH.
Content-Type: text/plain; charset=us-ascii
Content-Transfer-Encoding: 7bit

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 7 Februari 1999

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

Untuk Akhi Harjo (Indonesia).

Terimakasih atas tanggapan dan masukannya, semoga Allah 
meridhai usaha kaum muslimin dimanapun berada yang ingin 
tegaknya Pemerintahan Islam, Khilafah Islam, hukum Islam dan 
Undang Undang Madinah dengan mencari Ridha Allah.  

Saya bukan punya banyak waktu, melainkan bagaimana 
menggunakan waktu sebaik mungkin untuk tujuan 
memasyarakatkan Pemerintahan Islam, Khilafah Islam, hukum 
Islam dan Undang Undang Madinah dengan mencari Ridha Allah. 
Dimana ada waktu luang (apakah di tempat bekerja, di rumah 
atau dimana saja), disanalah saya menuangkan pemikiran saya.  

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc 
kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada 
saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan 
saya yang telah lalu yang menyinggung tentang khilafah Islam 
dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di 
HP http://www.dataphone.se/~ahmad  

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya 
kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

-------
[EMAIL PROTECTED]
Harjo wrote:

Saudara Ahmad sering menulis di milis ini, kelihatanya banyak 
waktu ya.

Menanggapi tulisan saudara, nampak bahwa saudara begitu 
menggebu-gebu untuk memaparkan ide-ide saudara. Untuk 
menuju kesana tentu diperlukan tahapan-tahapan seperti apa 
yang dilakukan Rosululloh dulu.  

Alloh menurunkan wahyunya kepada Rosul secara bertahap. 
Pada tahap-tahap pertama adalah ayat-ayat makiyah yang berisi 
tentang ketauhidan, keimanan (aqidah). Sedang tahap-tahap 
berikutnya, setelah masyarakat Islam kuat aqidahnya, baru turun 
ayat-ayat tentang hukum, perintah & larangan (Madaniyah) 
sehingga para sahabat langsung menerimanya.  

Saudara tentu sangat paham tentang proses turunya ayat yang 
berkenaan dengan larangan khamar. Dan kita juga harus melihat 
kondisi saat ini (fiqh waqi'), dimana saat ini Islamo phobia begitu 
kentara sekali, bukan hanya di kalangan non Islam, tetapi juga 
pada kalangan Islam sendiri. Padahal semua sepakat bahwa 
Islam adalah Rohmatan Lil Alamin, lalu apa yang salah ?.  

Yang  pertama adalah karena memang sesuai dengan sunatulloh 
bahwa selama ada Al Haq (Islam) pasti ada Al Bathil (yang 
memusuhi Islam).  

Kedua sesuai dengan firman Alloh bahwa mereka tidak akan 
henti-hentinya memusuhi kaum Muslim sampai mengikuti millah 
mereka.  

Ketiga karena musuh mereka (Barat) telah runtuh (Uni Sovyet), 
sehingga mereka ganti mewaspadai & memusuhi Islam, lihat 
negara-negara yang dijuluki sarang teroris adalah yang berusaha 
menerapkan nilai-nilai Islam, seperti Sudan, Iran.  

Keempat karena dendam atas kekalahan pada saat perang salib.

Kelima yaitu mungkin kesalahan kaum muslim yang "over 
acting", tergesa-gesa, tidak berusaha memahami realitas yang 
terjadi, tidak memahami keadaan global yang ada di dunia, dll. 
Jangankan mengajak masyarakat (muslim-non muslim) untuk 
menegakkan hukum Islam/khilafah, memelihara jenggot/ berjilbab 
saja, mereka sudah curiga.  

Jadi untuk berdakwah diperlukan tahapan-tahapan & melihat 
sikon yang ada, tanpa dibatasi target waktu (misal 23 th). Mudah 
bagi Alloh untuk merubah kaum ini semua beriman, tapi Alloh 
memberiakan "PR" bagi manusia (muslim) dengan ajaran 
Islamnya sebagai Rohmatan Lil Alamin sebagai wakilnya di 
muka bumi untuk mendakwahkan Islam & menentang syetan 
yang mengajak ke neraka. Kita lihat berapa prosen kaum 
muslimin yang paham tentang Islam dari 90% kaum muslim di 
Indonesia ?.  

Oleh karena itu dakwah yang paling tepat saat ini adalah 
mengenalkan Islam pada mereka, dan membuktikan dengan 
amalan, dan membuktikan bahwa Islam adalah Rohmatan lil 
Alamin (dakwah), tanpa dibatasi waktu.  

Sekali lagi dengan bukti amalan yang nyata. Mungkin kita tidak 
melihat masa kejayaan Islam, tapi Insya Alloh  anak - cucu kita 
nanti. Dalam dakwah Alloh tidak melihat hasil, tapi melihat usaha 
& Dakwah merupakan syarat bagi predikat khoiro Ummah, 
merupakan perbuatan terbaik, pahalanya saangat besar & 
sebagai risalah bagi para nabi.  

Wallohualam
Wassalammu'alaikum Wr. Wb.
------------

Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo                                             =
======================================


To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the
message body the line:
unsubscribe demi-demokrasi

Kirim email ke