Oh ya, maaf saya lupa. Informasi yang saya berikan juga rasanya belum lengkap. Baik saya jelaskan. usia ayah sekarang 57 tahun. Yah, sebenarnya juga belum terlalu tua ya? Proses sakitnya berangsur- angsur sejak usia 30an tahun sampai kondisi sekarang lumpuh. mulanya jemari bergetar (Jawa: ndredeg), sampai-sampai usia 40an tahun mengajukan pensiun dini karena merasa kurang optimal bekerja. Dulu, ayah bekerja di bagian teknikal - lebih banyak berkaitan dengan fisik) - mengerjakan instalasi pabrik-pabrik yang hendak didirikan. Usia akhir 40an tahun, cara berjalan ayah sudah mulai agak pincang, sampai dua tiga tahun lalu mulai jalan dengan menyeret sedikit demi sedikit dan mesti dipegangi tangannya (yang juga sudah mulai kaku), lalu menggunakan kruk kaki empat, sampai lumpuh seperti sekarang. Kejang2 pada kaki tadinya kaki kanan, lalu sekarang ganti kaki kiri.
Dulu sewaktu diperiksa di RS (sampai menginap hampir 1 bulan untuk mencari penyakitnya), bliau masih bisa tenang ketika diambil sumsumnya. Nah sekarang bagaimana bisa diambil lagi sumsumnya (kalau memang nanti waktu diperiksa ada tahapan pengambilan sumsum), sementara setiap sekian detik kaki ayah kejang-kejang. Kami kuatir akan kesakitan karena pasti jarumnya mengenai tulang belakang kan? Untuk duduk saja bliau juga merasa susah. Sehari-hari untuk duduk, baik kursi biasa atau kursi roda mesti dialasi ban bundar, karena kalau tidak, bliau merasa kesakitan dan panas di bagian pantat. Mesti tepat juga posisinya. karena kalau agak miring, ayah seperti tidak punya tenaga untuk meluruskan posisinya sehingga harus dibantu. Kadang sudah benar duduknya, tubuh ayah miring sendiri (mungkin efek kaki yang selalu kejang2) sehingga kami harus membenarkan posisi duduknya. Saya pikir ayah menderita multiple sclerosis yang mungkin fasenya sudah tinggi/lanjut. Saya jadi ingat artis Pepeng yang menderita multiple sclerosis. Namun, Pepeng lumpuh dari pinggang ke bawah dan bagian atasnya masih bisa digerakkan. Tangannya juga masih kuat, bisa menulis, berkomputer, naik mobil, dsb. Sementara ayah saya menulis saja sudah tidak bisa. Naik mobil juga mesti dibopong. Mungkin ada pendapat dari Anda para dokter sekalian. Dr. Al Munawir, terima kasih atas responnya dan saya berharap ada informasi dari Anda jika tidak merepotkan :) Pada dasarnya saya hanya ingin tahu empat pertanyaan tsb: > 1. Apa saja tahapan pemeriksaan yang nanti mungkin akan dijalani oleh ayah saya? > 2. Kira-kira apa penyakit yang diderita ayah saya? > 3. Adakah kemungkinan ayah bisa pulih, bisa berjalan kembali? Melalui terapi atau apa? > > 4. Berapa kira-kira jumlah biaya untuk seluruh tahapan pemeriksaan > syaraf secara lengkap? Sekali lagi terima kasih.. salam Gatottri --- In [email protected], diah taman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mohon info tentang umur ayah, dan bagai mana proses sakit nya, apakah lumpuhnya perlahan-lahan atau mendadak ? kapan terjadi (kapan juga mulai sakit, misal. kesemutan pada bagian yang lumpu)? apakah lumpuhnya tangan dulu atau kaki dulu atau bersamaan ? > > Sementara itu dulu pertanyaan saya, > > Dr. Al Munawir, Jinju Korea Selatan > > gatottrir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Yth. Rekan milis semuanya > > Saya ingin menanyakan sesuatu hal. Ayah saya saat ini dalam kondisi > lumpuh xtetraparesis tapi belum tahu sakit apa sebenarnya. Sudah > pernah diperiksakan ke dokter ahli syaraf dan beliau memberi rujukan > ke RS ke bagian syaraf untuk mendapatkan diagnosa akurat. Barangkali > ada diantara Anda seorang neurolog mohon bisa menjelaskan beberapa > pertanyaan saya di bawah. Selain neurolog pun saya akan appreciate > dengan penjelasan Anda karena saya awam. > > 1. Apa saja tahapan pemeriksaan yang nanti mungkin akan dijalani oleh > ayah saya? Saya dengar dokter kami mengatakan tentang MRI, dsb. Dulu > sebelum lumpuh, ayah saya pernah menjalani pemeriksaan lengkap. Sudah > melalui pemeriksaan CTscan, malah sumsum tulang belakang juga diambil > untuk diperiksa, namun belum juga ditemukan penyakit apa yang > diderita oleh ayah saya. Keluarga saya minta berhenti begitu tahu > tahapan selanjutnya ialah "membuka" kepala. Kini, dokter kami > menyarankan untuk pemeriksaan kembali. Kami khawatir sumsum tulang > belakang bakal diambil lagi mengingat kondisi ayah yang sudah lanjut > usia. > > 2. Kira-kira apa penyakit yang diderita ayah saya? Saya khawatir ada > semacam tumor atau cancer di bagian kepala (otak). Tapi kami ragu. > Secara fisik ayah saya sebenarnya sehat walafiat. Tekanan darah > normal, pun tidak menderita DM, asam urat, hipertensi, dsb. Semua > jenis makanan dilahap tanpa pantangan ini itu. Badan segar bugar, > tidak lemas, malah sepertinya tambah gemuk saja. Kondisi fisik saat > ini: tidak bisa menggerakkan badan kecuali kepala (menoleh, > mengangguk bisa) dan tangan (itu pun diangkat dengan susah payah). > Jari jemari tangan melipat ke dalam atau bahasa jawanya kithing. Kaki > sama sekali enggak bisa digerakkan tapi setiap beberapa detik bisa > ber-gerak2 sendiri alias kejet2 (Jawa). Kadang kaki juga suka kejang > atau kram, terutama setelah direbahkan ke tempat tidur. Begitu > kejang, kedua kaki kaku, jari-jemari tangan membentuk genggaman. > Kulit tidak mati rasa. Tadinya mati rasa di bagian pantat, paha dan > kaki kanan kiri. Setelah minum obat resep Lioresal dan vitamin Scaven > dan Sakaneuron, alhamdulillah mati rasanya berangsur hilang. > > 3. Adakah kemungkinan ayah bisa pulih, bisa berjalan kembali? Melalui > terapi atau apa? Mengingat second opinion yang saya dapatkan ada > unsur degeneratif sehingga sulit untuk dipulihkan. > > 4. Berapa kira-kira jumlah biaya untuk seluruh tahapan pemeriksaan > syaraf secara lengkap? > > Begitu dulu, saya ucapkan banyak terima kasih atas penjelasannya. > > Salam > Gatottri. > > > > > > > --------------------------------- > Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small Business. > > [Non-text portions of this message have been removed] > Dapatkan informasi kesehatan gratis Mailing List Dokter Indonesia http://www.mldi.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
