Terima kasih atas info dan sarannya dr. Russel dan dr. Al Munawir Gatottrir.
--- In [email protected], "rs_russel" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > to. gatottrir. > > Rupanya ayah anda mengalami masalah yang cukup pelik. kasusnya > juga dalam segi kedokteran termasuk kasus yang sukar. Karena dengan > usia yang baru 57 tahun, ayah anda telah mengalami penyakit > degeneratif yang memakan waktu lama untuk sembuh/ > Biasanya penyakit ini bersumber dari saraf sentral (susunan > saraf pusat) karena menyebebkan kelumpuhan pada seluruh anggota > gerak. Tapi dokter anda ingin memastikan penyababnya yang > sesungguhnya dengan melakukan serangkaian pemeriksaan yang > membutuhkan waktu dan biaya. Biasanya pemeriksaan awal berupa > pengambilan darah rutin, foto rontgen, USG, CT Scan, MRI dan > evaluasi sumsum tulang. Mungkin juga akan dilakukan evaluasi > kekuatan otot-otot lengan dan tungkai dengan menggunakan peralatan > tertentu. Semua jenis pemeriksaan ini perlu dilakukan dalam tahap > demi tahap sehingga memerlukan kesabaran. Pemeriksaan dengan > pengambilan sumsum tulang pada kasus ini memang sangat diperlukan. > Anda tidak perlu kuatir dengan tindakan diagnostik ini. > Memang prosedur ini cukup menyakitkan karena memasukkan jarum > yang cukup besar untuk mengambil sumsum tulang, tapi prosedur ini > penting untuk menunjang diagnostik penyakit ini. > Biaya berobat untuk kasus ini masih belum bisa diramalkan. > Biayanya bisa sedikit bila respons terhadap terapi yang diberi cukup > baik. Bila respons terhadap terapi yang diberi relatif lambat atau > tidak menunjukkan perbaikan maka biaya pengobatan menjadi lebih > besar. Biaya akan membengkak pula bila anda memilih perawatan > diruangan kelas VIP atau kelas I. > Diagnosis penyakit ini masih belum jelas, karena itu dokter > yang merawat anda memerlukan beberapa pemeriksaan lanjutan. > Kemungkinan penyakit degeneratif seperti yang anda sampaikan memang > memiliki banyak kebenaran, tapi itupun harus terbukti bahwa tidak > ada lesi di jaringan susunan saraf pusat atau lesi disaraf perifer > yang menyerang saraf motorik lengan dan tungkai ayah anda. > Anda dapat berkonsultasi dengan Prof. Sidarta dari RSCM. atau > dapat juga meminta pendapat dari dokter ahli saraf lainnya. > sampai sekian dulu, semogah ayah anda lekas sembuh. > > > russel. s > > > > > > > > > --- In [email protected], "gatottrir" <gatottrir@> wrote: > > > > Oh ya, maaf saya lupa. Informasi yang saya berikan juga rasanya > belum > > lengkap. Baik saya jelaskan. usia ayah sekarang 57 tahun. Yah, > > sebenarnya juga belum terlalu tua ya? Proses sakitnya berangsur- > > angsur sejak usia 30an tahun sampai kondisi sekarang lumpuh. > mulanya > > jemari bergetar (Jawa: ndredeg), sampai-sampai usia 40an tahun > > mengajukan pensiun dini karena merasa kurang optimal bekerja. > Dulu, > > ayah bekerja di bagian teknikal - lebih banyak berkaitan dengan > > fisik) - mengerjakan instalasi pabrik-pabrik yang hendak > didirikan. > > Usia akhir 40an tahun, cara berjalan ayah sudah mulai agak > pincang, > > sampai dua tiga tahun lalu mulai jalan dengan menyeret sedikit > demi > > sedikit dan mesti dipegangi tangannya (yang juga sudah mulai > kaku), > > lalu menggunakan kruk kaki empat, sampai lumpuh seperti sekarang. > > Kejang2 pada kaki tadinya kaki kanan, lalu sekarang ganti kaki > kiri. > > > > Dulu sewaktu diperiksa di RS (sampai menginap hampir 1 bulan untuk > > mencari penyakitnya), bliau masih bisa tenang ketika diambil > > sumsumnya. Nah sekarang bagaimana bisa diambil lagi sumsumnya > (kalau > > memang nanti waktu diperiksa ada tahapan pengambilan sumsum), > > sementara setiap sekian detik kaki ayah kejang-kejang. Kami kuatir > > akan kesakitan karena pasti jarumnya mengenai tulang belakang kan? > > > > Untuk duduk saja bliau juga merasa susah. Sehari-hari untuk duduk, > > baik kursi biasa atau kursi roda mesti dialasi ban bundar, karena > > kalau tidak, bliau merasa kesakitan dan panas di bagian pantat. > Mesti > > tepat juga posisinya. karena kalau agak miring, ayah seperti tidak > > punya tenaga untuk meluruskan posisinya sehingga harus dibantu. > > Kadang sudah benar duduknya, tubuh ayah miring sendiri (mungkin > efek > > kaki yang selalu kejang2) sehingga kami harus membenarkan posisi > > duduknya. > > > > Saya pikir ayah menderita multiple sclerosis yang mungkin fasenya > > sudah tinggi/lanjut. Saya jadi ingat artis Pepeng yang menderita > > multiple sclerosis. Namun, Pepeng lumpuh dari pinggang ke bawah > dan > > bagian atasnya masih bisa digerakkan. Tangannya juga masih kuat, > bisa > > menulis, berkomputer, naik mobil, dsb. Sementara ayah saya menulis > > saja sudah tidak bisa. Naik mobil juga mesti dibopong. > > > > Mungkin ada pendapat dari Anda para dokter sekalian. Dr. Al > Munawir, > > terima kasih atas responnya dan saya berharap ada informasi dari > Anda > > jika tidak merepotkan :) > > > > Pada dasarnya saya hanya ingin tahu empat pertanyaan tsb: > > > 1. Apa saja tahapan pemeriksaan yang nanti mungkin akan dijalani > > oleh ayah saya? > > > 2. Kira-kira apa penyakit yang diderita ayah saya? > > > 3. Adakah kemungkinan ayah bisa pulih, bisa berjalan kembali? > > Melalui terapi atau apa? > > > > 4. Berapa kira-kira jumlah biaya untuk seluruh tahapan > pemeriksaan > > > syaraf secara lengkap? > > > > Sekali lagi terima kasih.. > > > > salam > > Gatottri > > > > --- In [email protected], diah taman <diahtamankampus@> wrote: > > > > > > Mohon info tentang umur ayah, dan bagai mana proses sakit nya, > > apakah lumpuhnya perlahan-lahan atau mendadak ? kapan terjadi > (kapan > > juga mulai sakit, misal. kesemutan pada bagian yang lumpu)? apakah > > lumpuhnya tangan dulu atau kaki dulu atau bersamaan ? > > > > > > Sementara itu dulu pertanyaan saya, > > > > > > Dr. Al Munawir, Jinju Korea Selatan > > > > > > gatottrir <gatottrir@> wrote: > > > Yth. Rekan milis semuanya > > > > > > Saya ingin menanyakan sesuatu hal. Ayah saya saat ini dalam > kondisi > > > lumpuh xtetraparesis tapi belum tahu sakit apa sebenarnya. Sudah > > > pernah diperiksakan ke dokter ahli syaraf dan beliau memberi > > rujukan > > > ke RS ke bagian syaraf untuk mendapatkan diagnosa akurat. > > Barangkali > > > ada diantara Anda seorang neurolog mohon bisa menjelaskan > beberapa > > > pertanyaan saya di bawah. Selain neurolog pun saya akan > appreciate > > > dengan penjelasan Anda karena saya awam. > > > > > > 1. Apa saja tahapan pemeriksaan yang nanti mungkin akan dijalani > > oleh > > > ayah saya? Saya dengar dokter kami mengatakan tentang MRI, dsb. > > Dulu > > > sebelum lumpuh, ayah saya pernah menjalani pemeriksaan lengkap. > > Sudah > > > melalui pemeriksaan CTscan, malah sumsum tulang belakang juga > > diambil > > > untuk diperiksa, namun belum juga ditemukan penyakit apa yang > > > diderita oleh ayah saya. Keluarga saya minta berhenti begitu > tahu > > > tahapan selanjutnya ialah "membuka" kepala. Kini, dokter kami > > > menyarankan untuk pemeriksaan kembali. Kami khawatir sumsum > tulang > > > belakang bakal diambil lagi mengingat kondisi ayah yang sudah > > lanjut > > > usia. > > > > > > 2. Kira-kira apa penyakit yang diderita ayah saya? Saya khawatir > > ada > > > semacam tumor atau cancer di bagian kepala (otak). Tapi kami > ragu. > > > Secara fisik ayah saya sebenarnya sehat walafiat. Tekanan darah > > > normal, pun tidak menderita DM, asam urat, hipertensi, dsb. > Semua > > > jenis makanan dilahap tanpa pantangan ini itu. Badan segar > bugar, > > > tidak lemas, malah sepertinya tambah gemuk saja. Kondisi fisik > saat > > > ini: tidak bisa menggerakkan badan kecuali kepala (menoleh, > > > mengangguk bisa) dan tangan (itu pun diangkat dengan susah > payah). > > > Jari jemari tangan melipat ke dalam atau bahasa jawanya kithing. > > Kaki > > > sama sekali enggak bisa digerakkan tapi setiap beberapa detik > bisa > > > ber-gerak2 sendiri alias kejet2 (Jawa). Kadang kaki juga suka > > kejang > > > atau kram, terutama setelah direbahkan ke tempat tidur. Begitu > > > kejang, kedua kaki kaku, jari-jemari tangan membentuk genggaman. > > > Kulit tidak mati rasa. Tadinya mati rasa di bagian pantat, paha > dan > > > kaki kanan kiri. Setelah minum obat resep Lioresal dan vitamin > > Scaven > > > dan Sakaneuron, alhamdulillah mati rasanya berangsur hilang. > > > > > > 3. Adakah kemungkinan ayah bisa pulih, bisa berjalan kembali? > > Melalui > > > terapi atau apa? Mengingat second opinion yang saya dapatkan ada > > > unsur degeneratif sehingga sulit untuk dipulihkan. > > > > > > 4. Berapa kira-kira jumlah biaya untuk seluruh tahapan > pemeriksaan > > > syaraf secara lengkap? > > > > > > Begitu dulu, saya ucapkan banyak terima kasih atas penjelasannya. > > > > > > Salam > > > Gatottri. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. > Yahoo! > > Small Business. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > Dapatkan informasi kesehatan gratis Mailing List Dokter Indonesia http://www.mldi.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
