saya sebenarnya masih ingin mengetahui tentang bagaimana fungsi indera
penglihatan, pendengaran, dan memori ayah saudara, sejak usia 30 an sampai saat
ini (terkait dengan perkembangan penyakitnya).
Tapi baiklah,
Kalau melihat gejala klinik yang sdr ceritakan, besar kemungkinannya bahwa
kelainannya di bagian susunan saraf pusat. Penyebabnya apa ? tentu perlu
dilakukan serangkain pemeriksaan. Tapi terkadang masih juga belum ketemu
penyebabnya.
walaupun demikian masih ada yang bisa kita lakukan, yaitu meminimalkan
kecacatan/ disabilitas akibat suatu penyakit. biasanya dilakukan oleh dokter
spesialis rehabilitasi medis. ayah sdr bisa ke sana untuk berobat, dan saya
kira tidak mahal.
bawa semua dokumen medik hasil perawatan dari dokter sebelumnya.
Bukan berarti saya pesimis untuk menemukan penyebab penyakitnya. Menemukan
penyebab penyakit (diagnosis) itu penting, tapi saat ini ada yang lebih penting
adalah mengurangi keluhan yang sudah hampir 20 tahun. Dan dokter Sp. RM bisa
membantu, memang perlu ketelatenan, beberapa kali kunjungan, dan saya kira di
RS. di bekasi ada. sdr. bisa pilih. saya yakin biayanya tidak mahal.
Tidak ada yang terlambat dalam mencari kesembuhan, karena hakikatnya penyakit
itu adalah ujian, terutama bagi si sakit dan tentu keluarganya.
sementara hanya ini, mudah mudahan bermanfaat.
semoga lekas sembuh.
dr. Al Munawir, Jinju Korea
gatottrir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Oh ya, maaf saya lupa. Informasi yang saya berikan juga rasanya belum
lengkap. Baik saya jelaskan. usia ayah sekarang 57 tahun. Yah,
sebenarnya juga belum terlalu tua ya? Proses sakitnya berangsur-
angsur sejak usia 30an tahun sampai kondisi sekarang lumpuh. mulanya
jemari bergetar (Jawa: ndredeg), sampai-sampai usia 40an tahun
mengajukan pensiun dini karena merasa kurang optimal bekerja. Dulu,
ayah bekerja di bagian teknikal - lebih banyak berkaitan dengan
fisik) - mengerjakan instalasi pabrik-pabrik yang hendak didirikan.
Usia akhir 40an tahun, cara berjalan ayah sudah mulai agak pincang,
sampai dua tiga tahun lalu mulai jalan dengan menyeret sedikit demi
sedikit dan mesti dipegangi tangannya (yang juga sudah mulai kaku),
lalu menggunakan kruk kaki empat, sampai lumpuh seperti sekarang.
Kejang2 pada kaki tadinya kaki kanan, lalu sekarang ganti kaki kiri.
Dulu sewaktu diperiksa di RS (sampai menginap hampir 1 bulan untuk
mencari penyakitnya), bliau masih bisa tenang ketika diambil
sumsumnya. Nah sekarang bagaimana bisa diambil lagi sumsumnya (kalau
memang nanti waktu diperiksa ada tahapan pengambilan sumsum),
sementara setiap sekian detik kaki ayah kejang-kejang. Kami kuatir
akan kesakitan karena pasti jarumnya mengenai tulang belakang kan?
Untuk duduk saja bliau juga merasa susah. Sehari-hari untuk duduk,
baik kursi biasa atau kursi roda mesti dialasi ban bundar, karena
kalau tidak, bliau merasa kesakitan dan panas di bagian pantat. Mesti
tepat juga posisinya. karena kalau agak miring, ayah seperti tidak
punya tenaga untuk meluruskan posisinya sehingga harus dibantu.
Kadang sudah benar duduknya, tubuh ayah miring sendiri (mungkin efek
kaki yang selalu kejang2) sehingga kami harus membenarkan posisi
duduknya.
Saya pikir ayah menderita multiple sclerosis yang mungkin fasenya
sudah tinggi/lanjut. Saya jadi ingat artis Pepeng yang menderita
multiple sclerosis. Namun, Pepeng lumpuh dari pinggang ke bawah dan
bagian atasnya masih bisa digerakkan. Tangannya juga masih kuat, bisa
menulis, berkomputer, naik mobil, dsb. Sementara ayah saya menulis
saja sudah tidak bisa. Naik mobil juga mesti dibopong.
Mungkin ada pendapat dari Anda para dokter sekalian. Dr. Al Munawir,
terima kasih atas responnya dan saya berharap ada informasi dari Anda
jika tidak merepotkan :)
Pada dasarnya saya hanya ingin tahu empat pertanyaan tsb:
> 1. Apa saja tahapan pemeriksaan yang nanti mungkin akan dijalani
oleh ayah saya?
> 2. Kira-kira apa penyakit yang diderita ayah saya?
> 3. Adakah kemungkinan ayah bisa pulih, bisa berjalan kembali?
Melalui terapi atau apa? >
> 4. Berapa kira-kira jumlah biaya untuk seluruh tahapan pemeriksaan
> syaraf secara lengkap?
Sekali lagi terima kasih..
salam
Gatottri
--- In [email protected], diah taman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mohon info tentang umur ayah, dan bagai mana proses sakit nya,
apakah lumpuhnya perlahan-lahan atau mendadak ? kapan terjadi (kapan
juga mulai sakit, misal. kesemutan pada bagian yang lumpu)? apakah
lumpuhnya tangan dulu atau kaki dulu atau bersamaan ?
>
> Sementara itu dulu pertanyaan saya,
>
> Dr. Al Munawir, Jinju Korea Selatan
>
> gatottrir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Yth. Rekan milis semuanya
>
> Saya ingin menanyakan sesuatu hal. Ayah saya saat ini dalam kondisi
> lumpuh xtetraparesis tapi belum tahu sakit apa sebenarnya. Sudah
> pernah diperiksakan ke dokter ahli syaraf dan beliau memberi
rujukan
> ke RS ke bagian syaraf untuk mendapatkan diagnosa akurat.
Barangkali
> ada diantara Anda seorang neurolog mohon bisa menjelaskan beberapa
> pertanyaan saya di bawah. Selain neurolog pun saya akan appreciate
> dengan penjelasan Anda karena saya awam.
>
> 1. Apa saja tahapan pemeriksaan yang nanti mungkin akan dijalani
oleh
> ayah saya? Saya dengar dokter kami mengatakan tentang MRI, dsb.
Dulu
> sebelum lumpuh, ayah saya pernah menjalani pemeriksaan lengkap.
Sudah
> melalui pemeriksaan CTscan, malah sumsum tulang belakang juga
diambil
> untuk diperiksa, namun belum juga ditemukan penyakit apa yang
> diderita oleh ayah saya. Keluarga saya minta berhenti begitu tahu
> tahapan selanjutnya ialah "membuka" kepala. Kini, dokter kami
> menyarankan untuk pemeriksaan kembali. Kami khawatir sumsum tulang
> belakang bakal diambil lagi mengingat kondisi ayah yang sudah
lanjut
> usia.
>
> 2. Kira-kira apa penyakit yang diderita ayah saya? Saya khawatir
ada
> semacam tumor atau cancer di bagian kepala (otak). Tapi kami ragu.
> Secara fisik ayah saya sebenarnya sehat walafiat. Tekanan darah
> normal, pun tidak menderita DM, asam urat, hipertensi, dsb. Semua
> jenis makanan dilahap tanpa pantangan ini itu. Badan segar bugar,
> tidak lemas, malah sepertinya tambah gemuk saja. Kondisi fisik saat
> ini: tidak bisa menggerakkan badan kecuali kepala (menoleh,
> mengangguk bisa) dan tangan (itu pun diangkat dengan susah payah).
> Jari jemari tangan melipat ke dalam atau bahasa jawanya kithing.
Kaki
> sama sekali enggak bisa digerakkan tapi setiap beberapa detik bisa
> ber-gerak2 sendiri alias kejet2 (Jawa). Kadang kaki juga suka
kejang
> atau kram, terutama setelah direbahkan ke tempat tidur. Begitu
> kejang, kedua kaki kaku, jari-jemari tangan membentuk genggaman.
> Kulit tidak mati rasa. Tadinya mati rasa di bagian pantat, paha dan
> kaki kanan kiri. Setelah minum obat resep Lioresal dan vitamin
Scaven
> dan Sakaneuron, alhamdulillah mati rasanya berangsur hilang.
>
> 3. Adakah kemungkinan ayah bisa pulih, bisa berjalan kembali?
Melalui
> terapi atau apa? Mengingat second opinion yang saya dapatkan ada
> unsur degeneratif sehingga sulit untuk dipulihkan.
>
> 4. Berapa kira-kira jumlah biaya untuk seluruh tahapan pemeriksaan
> syaraf secara lengkap?
>
> Begitu dulu, saya ucapkan banyak terima kasih atas penjelasannya.
>
> Salam
> Gatottri.
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo!
Small Business.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates.
[Non-text portions of this message have been removed]
Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/