Hallo rekan-rekan dokter.... Saya di Jakarta, bapak dari seorang anak laki-laki umur 5 tahun 4 bulan. Saya sedang susah dan khawatir, karena sayangnya saya, amandel anak saya di kedua sisi tenggorokannya semakin membesar. Kalau diperhatikan, malah tinggal sekitar 0,5 cm lagi ruang yang tersisa utk dia bernafas atau menelan makanan. Efeknya, kalau tidur suara dengkurannya terdengar keras. Saya tidak merasa terganggu. Bahkan ingin selalu mencium kening dan pipinya sesering mungkin supaya dia tahu, kalau bapaknya ini sangat sayang dan ingin sekali supaya amandelnya tidak menyiksanya lebih lama lagi. Dan juga supaya dia tahu, kalau bapaknya tidak merasa terganggu sama sekali mendengar dengkurannya. Soalny, pernah satu kali, dalam keadaan setengah tertidur (waktu itu dia baru saja mau tertidur) berkata: "Pah, kalau aku tidur, Papah keberisikan yach....?" Maksudnya, suara dengkurannya itu terlalu berisik utk papanya. Dia bilang lagi: "Ini gara-gara amandel aku yach....Pa...?" Saat itu, ingin sekali saya menangis keras....sekeras mungkin...Tapi saya tahu, nanti itu malah mengganggu tidurnya. Lalu saya jawab: "Oh, nggak nak....Papa nggak keberisikan kok. Nanti kalau Papa punya duit, kita pergi berobat yach....Pasti nanti disembuhin dokter. Sekarang kita tidur ya....Tidur yang enak yach..." Rekan dokter, saya memang pegawai swasta yg penghasilannya tidak seberapa besar. Tapi saya tahu, derita anak saya harus secepatnya berakhir. Sudah sering saya pergi ke dokter umum di puskesmas atau tempat praktek dokter yg berbiaya murah. Tapi tidak satupun yg bisa membuat kempis amandelnya. Malah, setiap menebus obat selalu diberikan antibiotik, yg menurut saya tidak perlu diberikan. Soalnya, saya sudah bilang bahwa kondisi anak saya sedang sehat, dan cuma menginginkan dokter tersebut memberikan obat yg bisa mengecilkan amandelnya. Tetapi, mungkin krn faktor ego dokter tsb yg tidak ingin sama sekali dikoreksi atau diragukan kemampuannya, atau ingin mendapatkan komisi yg lumayan besar dari sales obatnya, akhirnya saya menebusnya juga. Nada bicara hampir semua dokter sama. Terdengar seperti tidak ingin ditentang. Seakan ingin berkata: "Kalau anda sudah datang berobat ke saya, anda harus terima resep yang saya berikan. Atau anda tidak usah datang ke sini lagi." Saya juga bukan orang bodoh, tetapi saya pernah meminta pendapat (second opinion)seorang dokter di puskesmas, bahwa antibiotik tidak diperlukan apabila kondisi sang anak sedang sehat. Malah nanti bisa menyebabkan dia kebal pada satu obat antibiotik tersebut. Obat antibiotik itu bukan dari produsen yang berharga mahal. Hampir dipastikan ada di setiap puskesmas. Mudah-mudahan Rekan dokter sekalian tahu nama antibiotik yg saya maksudkan. Saya juga tahu, bahwa fungsi amandel itu tidaklah kecil. Dia bertindak sebagai penyaring kotoran atau kuman yang akan masuk ke tenggorokan. Hampi mirip fungsinga denga bulu di lubang hidung. Kalau di operasi, selain biayanya tidak sedikit, resikonya saya tahu, akan membuat anak saya rentan terhadap penyakit. Saya lelah....lelah....Pergi berobat, tetapi tidak malah membuat amandel anak saya mengecil. Malah, selalu diberikan antibiotik bermerk sama. Meskipun saya bilang ke dokter tersebut bahwa anak saya sudah sering meminum obat tersebut. Hahhhh......Harus berapa lama lagi saya melihat anak saya tersiksa ketika tidur, atau waktu dia menelan makanannya...????? Saya pernah menemukan millis yg mereferensikan seorang dokter spesialis anak di daerah Bekasi, yg berdasarkan pengalaman anggota millis tersebut, dapat mengempiskan amandel anaknya. Tapi sudah berulang kali saya cari lagi millis tersebut, tidak saya temukan lagi. Tolonglah rekan dokter sekalian. Beri saya solusi terbaik, untuk mengurangi atau bahkan menghapus derita anak saya. Mudah-mudahan ada seorang saja rekan dokter yang bisa memberikannya. Saya sangat mengharapkannya. Apalagi apabila ada Rekan dokter sekalian yang sudah mempunyai anak. Pasti bisa merasakan apa yang saya rasakan ini.
Dapatkan informasi kesehatan gratis Mailing List Dokter Indonesia http://www.mldi.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
