Antibiotik memang sebaiknya diberikan pada pasien amandel walau pada keadaan
sehat namun memang tidak boleh terlalu sering.
Jika keadaannya demikian sebaiknya anda langsung ke dr spesialis THT agar
dapart lsg dtangani dan mungkin akan dtunggu sampai umur 6 thn baru dioperasi.
JIka ada masalah biaya, sebaiknya anda ke rumah sakit pemerintah, harga jauh
lebih murah dan bagi yang memiliki askeskin, jika tidak salah malah gratis.
Selama itu, kurangi minuman es dan makanan berminyak - gorengan.
Anda tidak perlu takut dengan kerentanan anak anda thd fungsi amandel, tubuh
kita mempunyai banyak mekanisme pertahanan, bukan hanya amandel saja.
Salam,
Semoga membantu.
Nicholas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hallo rekan-rekan dokter....
Saya di Jakarta, bapak dari seorang anak laki-laki umur 5 tahun 4 bulan.
Saya sedang susah dan khawatir, karena sayangnya saya, amandel anak
saya di kedua sisi tenggorokannya semakin membesar.
Kalau diperhatikan, malah tinggal sekitar 0,5 cm lagi ruang yang
tersisa utk dia bernafas atau menelan makanan.
Efeknya, kalau tidur suara dengkurannya terdengar keras. Saya tidak
merasa terganggu. Bahkan ingin selalu mencium kening dan pipinya
sesering mungkin supaya dia tahu, kalau bapaknya ini sangat sayang dan
ingin sekali supaya amandelnya tidak menyiksanya lebih lama lagi.
Dan juga supaya dia tahu, kalau bapaknya tidak merasa terganggu sama
sekali mendengar dengkurannya. Soalny, pernah satu kali, dalam keadaan
setengah tertidur (waktu itu dia baru saja mau tertidur) berkata: "Pah,
kalau aku tidur, Papah keberisikan yach....?" Maksudnya, suara
dengkurannya itu terlalu berisik utk papanya. Dia bilang lagi: "Ini
gara-gara amandel aku yach....Pa...?"
Saat itu, ingin sekali saya menangis keras....sekeras mungkin...Tapi
saya tahu, nanti itu malah mengganggu tidurnya. Lalu saya jawab: "Oh,
nggak nak....Papa nggak keberisikan kok. Nanti kalau Papa punya duit,
kita pergi berobat yach....Pasti nanti disembuhin dokter. Sekarang kita
tidur ya....Tidur yang enak yach..."
Rekan dokter, saya memang pegawai swasta yg penghasilannya tidak
seberapa besar. Tapi saya tahu, derita anak saya harus secepatnya
berakhir. Sudah sering saya pergi ke dokter umum di puskesmas atau
tempat praktek dokter yg berbiaya murah. Tapi tidak satupun yg bisa
membuat kempis amandelnya. Malah, setiap menebus obat selalu diberikan
antibiotik, yg menurut saya tidak perlu diberikan. Soalnya, saya sudah
bilang bahwa kondisi anak saya sedang sehat, dan cuma menginginkan
dokter tersebut memberikan obat yg bisa mengecilkan amandelnya. Tetapi,
mungkin krn faktor ego dokter tsb yg tidak ingin sama sekali dikoreksi
atau diragukan kemampuannya, atau ingin mendapatkan komisi yg lumayan
besar dari sales obatnya, akhirnya saya menebusnya juga.
Nada bicara hampir semua dokter sama. Terdengar seperti tidak ingin
ditentang. Seakan ingin berkata: "Kalau anda sudah datang berobat ke
saya, anda harus terima resep yang saya berikan. Atau anda tidak usah
datang ke sini lagi."
Saya juga bukan orang bodoh, tetapi saya pernah meminta pendapat
(second opinion)seorang dokter di puskesmas, bahwa antibiotik tidak
diperlukan apabila kondisi sang anak sedang sehat. Malah nanti bisa
menyebabkan dia kebal pada satu obat antibiotik tersebut. Obat
antibiotik itu bukan dari produsen yang berharga mahal. Hampir
dipastikan ada di setiap puskesmas. Mudah-mudahan Rekan dokter sekalian
tahu nama antibiotik yg saya maksudkan.
Saya juga tahu, bahwa fungsi amandel itu tidaklah kecil. Dia bertindak
sebagai penyaring kotoran atau kuman yang akan masuk ke tenggorokan.
Hampi mirip fungsinga denga bulu di lubang hidung. Kalau di operasi,
selain biayanya tidak sedikit, resikonya saya tahu, akan membuat anak
saya rentan terhadap penyakit.
Saya lelah....lelah....Pergi berobat, tetapi tidak malah membuat
amandel anak saya mengecil. Malah, selalu diberikan antibiotik bermerk
sama. Meskipun saya bilang ke dokter tersebut bahwa anak saya sudah
sering meminum obat tersebut.
Hahhhh......Harus berapa lama lagi saya melihat anak saya tersiksa
ketika tidur, atau waktu dia menelan makanannya...?????
Saya pernah menemukan millis yg mereferensikan seorang dokter spesialis
anak di daerah Bekasi, yg berdasarkan pengalaman anggota millis
tersebut, dapat mengempiskan amandel anaknya. Tapi sudah berulang kali
saya cari lagi millis tersebut, tidak saya temukan lagi.
Tolonglah rekan dokter sekalian. Beri saya solusi terbaik, untuk
mengurangi atau bahkan menghapus derita anak saya. Mudah-mudahan ada
seorang saja rekan dokter yang bisa memberikannya. Saya sangat
mengharapkannya. Apalagi apabila ada Rekan dokter sekalian yang sudah
mempunyai anak. Pasti bisa merasakan apa yang saya rasakan ini.
---------------------------------
Building a website is a piece of cake.
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.
[Non-text portions of this message have been removed]
Dapatkan informasi kesehatan gratis
Mailing List Dokter Indonesia
http://www.mldi.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/