dalam profesi seorang dokter, tidak diperlukan tingkat
kecerdasan yg super tinggi ataupun status suma cum laude dari
universitas tempat dia kuliah...
tapi hanya satu yg diperlukan dokter agar tetap dipercaya pasien
yaitu: EMPATI.






--- In [email protected], black eagle
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> wah komentar pak hendarwin ini terasa sekali bahasa
ilmiahnya,keilmuannya, kok lain ya dg komentar dokter
windarti..bukan bahasa seorang dokter yg katanya sekolahnya
sampai 10 tahun hehehe.Kalo saya mah udah jelas rakyat jelata
yg jauh sekali dari bangku sekolah,lulus SD aja udah untung.
> Sedih sekali melihat nasib pasien dihadapan seorang
dokter,kalau terjadi sesuatu yg merugikan pasien,pasien tsb sll
dalam posisi yg kalah,menuntut ke pengadilan juga berbelit belit
prosesnya,belum lagi si dokter itu pasti juga akan dibela
mati-matian oleh instansinya,kolega2nya.
> Wahai pemerintahku Indonesia,Departemen
Kesehatan,kapan kalian akan membela kepentingan pasien
?Sudah berapa banyak pasien yg menjadi korban dari tangan2
dokter yg tdk profesional,kelam hati nuraninya.
> Sungguh menyedihkan.....sebenarnya banyak dokter2 kita yg
ahli,profesional,yg masih punya hati nurani.Tapi lebih banyak
lagi yg jauh dari itu.kasihan mereka-mereka2 itu jadi ikut
tercoreng karena tindakan kolega2nya yg tidak profesional.
> Dimata rakyat yg sudah melek kesehatan dan smart,tingkat
kepercayaan terhadap dokter indonesia turun sangat dratis.mau
berobat jadi takut kalau dikasih obat yg salah tapi mahal.
> maaf.....
>










SPONSORED LINKS
Health and wellness Health wellness product Health care
Health and wellness program Diet fitness health nutrition wellness Health promotion and wellness


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke