Hello Jajang,
Kalau anda membaca iklan, membaca testimoni, melihat tayangan, dan semua 
yg dianjurkan agar produk madu bisa laku, maka akan anda dapatkan 
berbagai manfaat dg sejuta kandungan yg bermanfaat bagi anda.
Aakan tetapi tahukah anda bahwa ada faktor resiko terhadap madu, dimana 
ada yg makan/minum madu lalu reaksi penolakan sedemikian hebatnya samapi 
ia sesak napas dan meninggal.
Ini tdk diberitakan kan karena gagal produk n tdk bisa dibuat sebagai 
iklan keberhasilan.
Yg jelas pada tubuh anad adalah kenaikan berat badan sebanyak 3 kg per 
1.5 bulan.
Artinya apakah ini?
Kalau kita tarik linear pertambahan berat adalah 3 kg per 1,5 bulan maka 
dlm 1tahun anda mengalami kenaikan berat badan sebanyak 30 kg (gile ya, 
jadi kalu tadinya hanya 45 kg, kini setelah 1 tahun berjalan dg konsumsi 
bahan tersebut berat badan anda menjadi 75 kg.
Pertanyaannya apakah yg terjadi dg berat badan anda ini? kenapakah 
sehingga bisa naik berat badan anda?
Baik kita tinjau lagi.
Kalau berat badan anda adalah 45 kg, dg perbandingan 70 % berat tulang, 
dan 30% berat otot dan air tubuh, maka berarti berat tulang anda adalah 
31.5 kg, sedangkan berat otot and lainnya anda adalah 13.5 kg, artinya 
kalau anda mengalami kenaikan 3 kg per 1.5 kg maka yg bertambah adalah 
tulang? ataukah otot? ataukah lemak tubuh?
taruhlah bahwa 30% pertambahan adalah pertambahan otot, maka sisa 
pertambahan per 3 kg adalah 2.1 kg yg berupa bukan otot dan bukan tulang.

Maka perlu dipikirkan bahwa yg bukan otot dan yg bukan tulang ini apakah 
air? ataukah lemak?
Kalaulah lemak yg bertamabah, artinya setiap pertambahan 3 kg berat 
badan, maka bertambahlah lemak tubuh  sebesar 2.1 kg, nah bisa 
dibayangkan kalau dlm setahun, ada 30kg pertambahan, maka lemak anda 
bertambah 21 kg.
tentu pertmabahan otot ada kejenuhan, yg artinya tergantung dari 
metabolism tubuh, berapakah pertambahan yg bisa dicapai oleh system dlm 
tubuh anda tersebut apakah anda masih dlm masa pertumbuhan? ataukah anda 
sdh melewatinya? atau bahkan anda sdh sangat jauh atau sangat berkurang 
memiliki kemungkinan pertumbuhan sebagai akibat dari berkurangnya hormon 
pertumbuhan anda.

Nah kalau ini barulah mulai gawatnya terlihat.
Artinya ketika anda beretamabah leak tubuh, maka akan bersiaplah tubuh 
anda utk dijejalin dg pertamabahn lemak tadi yg mengisi:
daerah perut, tangan, paha, kaki, pinggul dan tentu saja pembuluh darah 
anda.
Sekarang kita kembali lagi pada apa yg anda coba buat badan anda dan 
mendapatkan hasil pertambahan berat tubuh tadi yaitu madu dg segala 
spesifikasi hebatnya.

Kita tau bahwa tubuh memilki system utk mencernakan berebagai nutrient, 
dan kemudian mengubahnya menjadi protein, karbohidrat dan lemak; 
sementara carbohidrat kemudian bila tdk terpakai habis maka akan di ubah 
menjadi timbunan lemak yg kemudian akan diambil kembali kalau dibutuhkan 
tubuh utk proses metabolisme yad, bila tdk tersedia.
Celakanya setiap hari anda selalu mensuplai tubuh dg bahan yg sama 
tersebut yg kemudian mensisakan lemak atau pun karbohidrat utk diimbun 
dlm badan anda
Jadi logikanya, kalau yg masuk protein, carbo n lemak, lalu semua 
terpakai habis, dlm pembentukan otot, utk energy, utk perbaikan struktur 
fisik organ dstnya, maka tentunya tdk ada penimbunan alias tdk ada 
pertambahan berat badan bukan?
Nah yg terjadi adalah anda naik 3 kg per 1.5 bulan, artinya...............?

Jadi sekarang kita bisa berpikir bahwa ada sesuatu yg membuat anda 
bertambah berat badan anda, dan tergantung umur anda dan kandunagn 
hormon anda, apakah masih ada pertumbuhan tulang? apakah masih ada 
pertumbuhan organ?
Adakah masih terjadi pertumbuhan otot? kalau tdk terjadi berarti ada 
terjadi kelebihan muatan yg kemudian disimpan sebagi lemak yg ceritanya 
sebagai cadangan utk dipakai nanti bila anda tdk mendapat cukup asupan, 
tetapi yg terjadi biasanya tdk demikian

Jadi dg demikian, saran saya sebaiknya anda melakukan check, dulu, apa 
yg terjadi dg pertambahan berat tubuh tersebut, karena bila energy 
asupan dan energy buangan paling tdk tdk sama, maka bebarti ada 
kelebihan muatan yg disebabkan oleh sang madu bukan.
Mengingat bahwa madu mengandung glukosa, artinya bahwa yg anda gunakan 
itu lebih banyak akan menyusahkan anda dikemudian hari karena bisa 
mendatangkan gangguan hormon insulin (diabetik), obesitas, jantung, 
peredaran darah (stoke) dllnya hanya karena anda mau mendapatkan manfaat 
yg katanya bermanfaat dari sang gula tawon alias madu.
Mudah2an, saya bisa membuat anda berpikir dari sisi yg lainnya ttg madu ini.
Semoga bermanfaat,
Wassallam,

Jajang Supriatna wrote:
> Dear All,...
>
> Sudah sejak 1,5 bulan lalu saya mengkonsumsi madu ( asumsi madu asli ),  
> dengan  cara  2 sendok makan  di pagi hari, siang  dan malam masing - masing 
> 1 sendok makan. Madu tersebut termasuk golongan madu super karena selain 
> mengandung madu, juga mengandung royal jelly dan bee pollen. Yang ingin saya 
> tanyakan,...
>
>
>    "Sehat"kah cara konsumsi madu yang saya lakukan ?
>    Jika tidak "sehat", apa efek jangka panjang dan pendek pada tubuh saya ?. 
> Dan bagaimana cara "sehat"nya mengkonsumsi madu ?
>
>    Dengan rasanya yang manis, apakah madu yang saya konsumsi akan mengganggu 
> kestabilan gula darah saya ?. Apakah akan menaikkannya ?
>    Apakah penderita diabet, aman mengkonsumsi madu ?
>
>    Sejak mengkonsumsi madu, berat badan saya naik 3 kilo. Apakah ini berarti 
> madu membuat metabolisme tubuh menjadi lancar ?
>    Bagaimanakah madu jika dipandang dari aspek kedokteran modern ?
> Sekian, terima kasih. Mohon responnya.
>
>
> regards,
>
>
> Jajang Supriatna
>   

-- 

   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"

Kirim email ke