Hello Rin,
Pernah kah ada testimoni ttg kegagalan produk yg diangkat, kemudian 
dicari tau kenapa bisa gagal?
Jawabnya tdk pernah!
Yg selalu ada adalah keberhasilan agar produknya bisa laku n anda 
sebagai unjung trombak bisa yakin n mempromosikan produk tadi agar 
upline anda bisa bertambah kaya, dg komisi yg anda kerjakan buat dia, 
dan anda getol mencari DL agar anda juga bisa dihidupkan oleh DL anda 
(begitukan cara kerja MLM?)
Saya selama hidup saya belum pernah mau berpromosi seuatu sebelum saya 
yakin pasti produk kesehatan tersebut bermanfaat dan berguna serta tdk 
mencelakakan org lain; n karena itu ketika sasya dimasukan kedalam 
kelompok2 tertentu, tdk atas permintaan saya, maka sayalah yg paling 
rewel dg berabagi pertanyaan samapi produk tersebut menjadi jelas baik 
isi kandungan, maupun apa yg berbahaya bagi pengguna produk yg tdk di 
tampilkan.

Sementara utk produk2 yg benar bermanfaat, saya gunakan utk pasien yg 
benar2 membutuhkannya sesuai dg kebutuhan terhadap kandungan dg manfaat 
yg bisa di pergunakan utk kesembuhan dan perbaikan tubuhnya.
Dg demikian, saya menjadi sukar utk menaggapi pertanyaan anda apakah 
produk yg anda dengar adalah prdouk yg sekedar iklan, atau benar2 
bermanfaat?????
Ambil contoh dlm judul produk diatas; Madu, apakah anda tau bahwa madu 
yg anada gunakan adalah benar2 madu yg baik?
Apakah anda tau bahwa madu itu cocok bagi org yg anda tawarkan?
Apakah anda pasti bahwa ybs setelah mengkonsumsi produk itu lalu tdk ada 
reaksi alergy tubuh yg bisa menyebakan kematian baginya tdk terjadi?
Itu sekelumit kalau sang madu asli; nah kalau madu tersebut hasil rekayasa?
Apakah anda tau bahwa kekentalan madu adalah asli madu, ataukah dlm 
produses produk telah dicampurkan dg bahan kimia pengental seperti CMCM, 
yg kemudian ketika warna berubah ditambahkan dg bahan pewarna?
Apakah anda tau bahwa manis madu yg anda distributkan tersebut adalah 
bnenar manis yg dibuat atau manis yg dikandung oleh madu dan tanpa 
penambahan bahan2 lain sebagai pemanisnya, misalnya gula tebu?
Apakah dan masih banyak apakah yg perlu anda tanyakan sebelum anda 
samapi pada hal:
Apakah benar bermanfaat bagi tubuh anda dg madu tersebut, ataukah malah 
membuat hormon anda porak poranada karena nya?
Apakah hanya madu yg anda pakai sebagai bahan zat gula bagi tuibuh anda, 
atauakah madu merupakan tambahan zat gula yg sebenarnya tdk anda 
butuhkan kerna anda sdh menggunakan banyak zat gula di teh, kopi, 
makanan, minuman, kue2 dstnya???
Apakah reaksi tubuh anda memberikan anda sehat dan bukan menambah 
timbunan lemak anda sebagai akibat dari zat gula yg tdk terpakai dan 
diolah utk disimpan tubuh sebagai cadangan yg kemudain tdk pernah terpakai?

Perlu anda ingat bahwa manusia adalah mahluk yg sangat berbeda dg mahluk 
ciptaan Tuhan lainnya, manusia ber akalbudi, penegtahuan dan kepandaian, 
manusia juga diberikan tugas menguasi bumi ini dg segala isinya; artinya 
bahwa dg kepandaian, akalbudi, kebijaksanaan manusia perlu belajar, 
mengerti mengamalkan semua pengetahuan yg ada, bagi kesejahteraan 
manusia juga.
Sementara saya juga bukan pendeta, pastur, kiayi atau pemuka agama 
manapun yg dg demikian apa yg saya sampaikan wajib diikuti, akan tetapi 
menurut apa yg saya pelajari, kalau ada reaksi tubuh yg karena sang madu 
membuat ybs mengalami kenaikan berat badannya meningkat, maka perlu 
disikapi apa yg terjadi sehingga berat badan tadi naik; apakah, lagi2 
apakah, yg bertamabah ototnya, atau lemaknya?
Kalau lemaknya, maka berarti bahya mengancam, karena lemak dan 
penyumbatan karena lemak merupakan musuh yg menjadikan manusia menderita 
kelainan jantung!

Satu hal lagi Rin, kalau ada obat yg mujarab utk segala macam penyakit, 
maka obat itu bukan obat penyembuh tetapi obat yg mengkamuflase 
penyakitnya sendiri.
Contoh soal adalah obat sakit kepala, dimana sakit kepala bukan suatu 
penyakit melainkan pertanda adanya penyakit, lalu minum obat sakit 
kepala, dan hilang sakit kepalanya, mujarab tetapi sakit sebenarnya 
masih ada yg bukan sakit kepala.
Dg demikian mudah2an jawaban saya ini bisa masuk akal sehat dan berguna,
Wassallam,

Rin pras wrote:
> Selamat pagi Pak Donny,
> Sedikit sharing saja nich. Ketika saya secara sepintas membaca jawaban bapak 
> untuk sdr Jajang, maka saya tertatik untuk mengcopy sedikit kalimat2 tsb.dan 
> ingin sedikit sharing. Kalimat itu adalah sbb:
>
> Kalau anda membaca iklan, membaca testimoni, melihat tayangan, dan semua 
> yg dianjurkan agar produk madu bisa laku, maka akan anda dapatkan 
> berbagai manfaat dg sejuta kandungan yg bermanfaat bagi anda.
>
> Berpijak dari kalimat tsb. saya jadi ingat beberapa waktu yang lalu ditawari 
> produk susu maupun semacam air mineral, yang dalam penawarannya secara MLM. 
> dikatakan disitu bahwa selain mendapatkan tubuh sehat juga memperoleh side 
> income. Didalam brosure  disertai juga testimoni dari berbagai kalangan 
> masyarakat, bahwa mereka sembuh, sehat karena produk itu.
>
> Kadang saya jadi ragu apakah benar produk itu demikian mujarabnya??ataukah 
> hanya sekedar "iklan"saja. BAgaimana tanggapan Pak Donny???
>
> Salam,
>
> Rin Pras
>
>
>
>
>
>
>
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD. 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Thursday, February 14, 2008 3:56 PM
>   Subject: Re: [Dokter Umum] Tentang Madu
>
>
>   Hello Jajang,
>   Kalau anda membaca iklan, membaca testimoni, melihat tayangan, dan semua 
>   yg dianjurkan agar produk madu bisa laku, maka akan anda dapatkan 
>   berbagai manfaat dg sejuta kandungan yg bermanfaat bagi anda.
>   Aakan tetapi tahukah anda bahwa ada faktor resiko terhadap madu, dimana 
>   ada yg makan/minum madu lalu reaksi penolakan sedemikian hebatnya samapi 
>   ia sesak napas dan meninggal.
>   Ini tdk diberitakan kan karena gagal produk n tdk bisa dibuat sebagai 
>   iklan keberhasilan.
>   Yg jelas pada tubuh anad adalah kenaikan berat badan sebanyak 3 kg per 
>   1.5 bulan.
>   Artinya apakah ini?
>   Kalau kita tarik linear pertambahan berat adalah 3 kg per 1,5 bulan maka 
>   dlm 1tahun anda mengalami kenaikan berat badan sebanyak 30 kg (gile ya, 
>   jadi kalu tadinya hanya 45 kg, kini setelah 1 tahun berjalan dg konsumsi 
>   bahan tersebut berat badan anda menjadi 75 kg.
>   Pertanyaannya apakah yg terjadi dg berat badan anda ini? kenapakah 
>   sehingga bisa naik berat badan anda?
>   Baik kita tinjau lagi.
>   Kalau berat badan anda adalah 45 kg, dg perbandingan 70 % berat tulang, 
>   dan 30% berat otot dan air tubuh, maka berarti berat tulang anda adalah 
>   31.5 kg, sedangkan berat otot and lainnya anda adalah 13.5 kg, artinya 
>   kalau anda mengalami kenaikan 3 kg per 1.5 kg maka yg bertambah adalah 
>   tulang? ataukah otot? ataukah lemak tubuh?
>   taruhlah bahwa 30% pertambahan adalah pertambahan otot, maka sisa 
>   pertambahan per 3 kg adalah 2.1 kg yg berupa bukan otot dan bukan tulang.
>
>   Maka perlu dipikirkan bahwa yg bukan otot dan yg bukan tulang ini apakah 
>   air? ataukah lemak?
>   Kalaulah lemak yg bertamabah, artinya setiap pertambahan 3 kg berat 
>   badan, maka bertambahlah lemak tubuh sebesar 2.1 kg, nah bisa 
>   dibayangkan kalau dlm setahun, ada 30kg pertambahan, maka lemak anda 
>   bertambah 21 kg.
>   tentu pertmabahan otot ada kejenuhan, yg artinya tergantung dari 
>   metabolism tubuh, berapakah pertambahan yg bisa dicapai oleh system dlm 
>   tubuh anda tersebut apakah anda masih dlm masa pertumbuhan? ataukah anda 
>   sdh melewatinya? atau bahkan anda sdh sangat jauh atau sangat berkurang 
>   memiliki kemungkinan pertumbuhan sebagai akibat dari berkurangnya hormon 
>   pertumbuhan anda.
>
>   Nah kalau ini barulah mulai gawatnya terlihat.
>   Artinya ketika anda beretamabah leak tubuh, maka akan bersiaplah tubuh 
>   anda utk dijejalin dg pertamabahn lemak tadi yg mengisi:
>   daerah perut, tangan, paha, kaki, pinggul dan tentu saja pembuluh darah 
>   anda.
>   Sekarang kita kembali lagi pada apa yg anda coba buat badan anda dan 
>   mendapatkan hasil pertambahan berat tubuh tadi yaitu madu dg segala 
>   spesifikasi hebatnya.
>
>   Kita tau bahwa tubuh memilki system utk mencernakan berebagai nutrient, 
>   dan kemudian mengubahnya menjadi protein, karbohidrat dan lemak; 
>   sementara carbohidrat kemudian bila tdk terpakai habis maka akan di ubah 
>   menjadi timbunan lemak yg kemudian akan diambil kembali kalau dibutuhkan 
>   tubuh utk proses metabolisme yad, bila tdk tersedia.
>   Celakanya setiap hari anda selalu mensuplai tubuh dg bahan yg sama 
>   tersebut yg kemudian mensisakan lemak atau pun karbohidrat utk diimbun 
>   dlm badan anda
>   Jadi logikanya, kalau yg masuk protein, carbo n lemak, lalu semua 
>   terpakai habis, dlm pembentukan otot, utk energy, utk perbaikan struktur 
>   fisik organ dstnya, maka tentunya tdk ada penimbunan alias tdk ada 
>   pertambahan berat badan bukan?
>   Nah yg terjadi adalah anda naik 3 kg per 1.5 bulan, artinya...............?
>
>   Jadi sekarang kita bisa berpikir bahwa ada sesuatu yg membuat anda 
>   bertambah berat badan anda, dan tergantung umur anda dan kandunagn 
>   hormon anda, apakah masih ada pertumbuhan tulang? apakah masih ada 
>   pertumbuhan organ?
>   Adakah masih terjadi pertumbuhan otot? kalau tdk terjadi berarti ada 
>   terjadi kelebihan muatan yg kemudian disimpan sebagi lemak yg ceritanya 
>   sebagai cadangan utk dipakai nanti bila anda tdk mendapat cukup asupan, 
>   tetapi yg terjadi biasanya tdk demikian
>
>   Jadi dg demikian, saran saya sebaiknya anda melakukan check, dulu, apa 
>   yg terjadi dg pertambahan berat tubuh tersebut, karena bila energy 
>   asupan dan energy buangan paling tdk tdk sama, maka bebarti ada 
>   kelebihan muatan yg disebabkan oleh sang madu bukan.
>   Mengingat bahwa madu mengandung glukosa, artinya bahwa yg anda gunakan 
>   itu lebih banyak akan menyusahkan anda dikemudian hari karena bisa 
>   mendatangkan gangguan hormon insulin (diabetik), obesitas, jantung, 
>   peredaran darah (stoke) dllnya hanya karena anda mau mendapatkan manfaat 
>   yg katanya bermanfaat dari sang gula tawon alias madu.
>   Mudah2an, saya bisa membuat anda berpikir dari sisi yg lainnya ttg madu ini.
>   Semoga bermanfaat,
>   Wassallam,
>
>   Jajang Supriatna wrote:
>   > Dear All,...
>   >
>   > Sudah sejak 1,5 bulan lalu saya mengkonsumsi madu ( asumsi madu asli ), 
> dengan cara 2 sendok makan di pagi hari, siang dan malam masing - masing 1 
> sendok makan. Madu tersebut termasuk golongan madu super karena selain 
> mengandung madu, juga mengandung royal jelly dan bee pollen. Yang ingin saya 
> tanyakan,...
>   >
>   >
>   > "Sehat"kah cara konsumsi madu yang saya lakukan ?
>   > Jika tidak "sehat", apa efek jangka panjang dan pendek pada tubuh saya ?. 
> Dan bagaimana cara "sehat"nya mengkonsumsi madu ?
>   >
>   > Dengan rasanya yang manis, apakah madu yang saya konsumsi akan mengganggu 
> kestabilan gula darah saya ?. Apakah akan menaikkannya ?
>   > Apakah penderita diabet, aman mengkonsumsi madu ?
>   >
>   > Sejak mengkonsumsi madu, berat badan saya naik 3 kilo. Apakah ini berarti 
> madu membuat metabolisme tubuh menjadi lancar ?
>   > Bagaimanakah madu jika dipandang dari aspek kedokteran modern ?
>   > Sekian, terima kasih. Mohon responnya.
>   >
>   >
>   > regards,
>   >
>   >
>   > Jajang Supriatna
>   > 
>
>   -- 
>
>   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"
>
>
>
>    
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> [ Forum Kesehatan : http://www.medisiana.com ] 
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>   

-- 

   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"

Kirim email ke