Bacaan: Roma 7:14-26 “Sam,”
ujar pria itu, “aku tahu kau seorang kristiani, tapi katakan padaku
mengapa kau harus berjuang begitu keras dalam hidup kristianimu. Aku orang
ateis, dan tidak mempunyai masalah seperti itu.” Sam tak tahu
harus menanggapi bagaimana. Sesaat kemudian ada dua bebek terbang di atasnya.
Pria itu mengangkat senjatanya dan meletupkan dua tembakan. “Tinggalkan
bebek yang mati dan kejar yang terluka!” teriaknya. Sam menunjuk bebek
yang sedang mengepak-ngepakkan sayap dengan putus asa hendak melarikan diri
sambil berkata, “Saya sudah mendapatkan jawaban untuk pertanyaan Anda.
Anda mengatakan bahwa kekristenan saya tidak efektif karena saya harus berjuang
sedemikian rupa. Ya, saya adalah bebek yang luka itu, dan saya berjuang untuk
melepaskan diri dari Iblis. Tapi, Pak, Anda bagaikan bebek yang sudah mati!” Pemahaman ini sesuai dengan
gambaran Paulus tentang peng-alaman kristianinya dalam Roma 7:14-26. Perjuangan
adalah bukti bahwa Allah bekerja dalam kehidupan kita. Pengampunan sudah
tersedia, jadi jangan putus asa. Ingat, bebek yang mati tidak akan me-ngepakkan
sayapnya —Dennis De Haan JIKA YESUS HIDUP DI DALAM DIRI KITA
================================================ Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12) ================================================
Yahoo! Groups Links
|
