|
RENUNGAN HARI INI
Kamis,
24 Nopember 2005
|
|
|
HIDUP
YANG BERBAHAGIA
|
|
Bacaan: Yohanes 15:9-17
“Semuanya itu
Kukatakan kepadamu, supaya sukacitaKu ada di dalam kamu dan sukacitamu
menjadi penuh.” (Yohanes 15:11).
|
Siapapun kita pasti mendambakan hidup yang
berbahagia. Banyak ukuran yang digunakan untuk menyatakan sebuah kehidupan
yang berbahagia. Ada yang mengukur kebahagiaan itu jika
memiliki banyak harta kekayaan, memiliki wajah yang cantik atau tampan,
hidup yang dipenuhi dengan berbagai fasilitas dan lain-lainnya.
Memang semua ukuran-ukuran yang dikenakan tidak salah, tetapi kebahagiann
yang sejati tidak tergantung dengan hal-hal tersebut. Yesus memberikan
sebuah jaminan hidup yang berbahagia, yaitu jika kita mau menuruti
perintahNya, tinggal di dalam Dia, dan bertindak seperti yang dilakukannya
yaitu hidup saling mengasihi. Jadi bagaimanakah hidup yang berbahagia itu?
|
1.
|
Kebahagiaan yang
sejati tidak bergantung kepada apapun di dalam dunia ini. Jika kita hidup
di dalam kebenaranNya, maka kebahagiaam yang ada pada kita tidak
tergantung dengan keadaan yang terjadi dalam diri kita. Atau dengan kata
lain jika kita ingin hidup kita memiliki kebahagiaan maka kita harus
dapat mengucap syukur buat segala sesuatu yang terjadi (1Tes5:18). Baik
diri kita ada atau tidak ada harta, makanan, fasilitas-fasilitas hidup
yang baik, atau apapun juga, maka kebahagiaan tetap tidak dapat tercuri
karenanya (Mat.6:21; Luk 12:15).
|
|
2.
|
Kebahagiaan adalah
hasil sebuah tindakan (Yoh.15:9-17). Tindakan seseorang yang dilakukan
pada saat sekarang ini akan menentukan pada masa yang akan datang.
Kebahagiaan yang sejati akan kita peroleh jika kita berani bertindak dan
melangkahkan kaki kita untuk mengenal kasih Bapa (ay.9), jika kita
menuruti firman Tuhan (ay.10; Maz.1:2), jika kita sling mengasihi
(ay.12), jika kita rela berkorban (ay.13; Mat.5:10), jika kita tahu
posisi kita dalam Tuhan (ay.14:15), dan jika dalam hidup ini kita dapat
melayani Tuhan (ay.16).
|
|
3.
|
Kebahagiaan akan
selalu kita rasakan jika kita memiliki sukacita yang dari Allah (Yoh. 15:11). Semua perintah yang diberikan oleh
Tuhan kepada kita semuanya adalah untuk mengatur hidup kita agar lebih
baik. OlehNya jika kita menuruti dan hidup seturut dengan perintahNya,
maka Tuhan akan memberikan sukacitaNya yang merupakan kebahagiaan sejati
dalam hidup kita.
|
Jadi kebahagiaan yang sejati tidak dapat kita
peroleh dari dalam dunia ini. Segala kekayaan, kemewahan hidup, dan segala
sesuatunya hanya menciptakan kebahagiaan sesaat. Apa artinya jika kita
memiliki semuanya tetapi kasih dan sukacita Tuhan jauh dari dalam hidup
kita? (Ariel)
|
|
|
Doa:
|
Ya Allah, Bapa yang
baik, terima kasih atas berkat dan kasih karuniaMu. Beri kami kekuatan
untuk memikul salibMu. Amin!
|
|
|
KEBAHAGIAAN
SEJATI BUKAN DARI DUNIA INI KARENA KEBAHAGIAAN DUNIA HANYALAH SEMENTARA
|
|
Send
instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|