|
RENUNGAN HARI INI
Selasa, 14
Pebruari 2006
|
|
|
PENTINGNYA
BERPUASA
|
|
Bacaan : Matius 6:
16-18
“Dan apabila kamu
berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air
mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa......” (Ay.
6:16)
|
Dalam Alkitab, berpuasa menunjukan kepada disiplin
berpantang makan demi maksud rohani. Sekalipun berpuasa sering dikaitkan
dengan doa, namun puasa harus dipandang sebagai suatu tindakan rohani
tersendiri. Sebenarnya, berpuasa dapat disebut “berdoa tanpa
mengucapkan kata-kata”. Ada tiga bentuk puasa yang
dikemukakan dalam Alkitab. Pertama puasa yang biasa, yaitu tidak makan
tetapi tetap minum. Kedua, puasa penuh, tidak makan dan juga tidak minum.
Biasanya puasa jenis ini tidak harus dilaksanakan lebih dari tiga hari,
karena tubuh seseorang akan menjadi kering jika kekurangan air dan tidak
mendapatkan air selama tiga hari. Kecuali berpuasa secara adikodrati.
Ketiga, puasa sebagian yaitu membatasi makanan dan minuman. Kristus sendiri
telah memberikan teladan kepada kita tentang puasa dan mengajarkan kepada
kita tentang pentingnya berpuasa. Berpuasa merupakan salah satu bentuk
pengabdian diri kita sebagai orang percaya kepada Allah dan merupakan suatu
tindakan kerinduan kita untuk mengalami mujizat pertolongan Tuhan. Berpuasa
juga sangat mempengaruhi keberadaan dan tingkatan pertumbuhan rohani kita.
Berpuasa yang disertai doa, mempunyai beberapa
makna rohani penting. Diantaranya, sebagai bentuk sikap hati kita yang
menghormati Allah dengan merendahkan diri dan menyangkal diri di
hadapan-Nya. Juga sebagai wadah dimana kita dapat meratapi dan menyesali
segala dosa dan kesalahan kita dihadapan Allah dan memohon pengampunan-Nya.
Sebagai suatu cara kita untuk mencari kasih karunia Allah, baik
berkat-berkat pertolongan-Nya maupun berkat pengurapan kuasa-Nya. Untuk
kita dapat mendekatkan diri kepada-Nya dalam ikatan persekutuan yang
sejati. Juga sebagai senjata agar kita dapat menolak dosa dan mengalahkan
kuasa kegelapan, dan lain sebagainya.
Jadi, puasa itu penting dan Alkitabiah. Setiap
orang percaya hendaknya mau melatih diri untuk terbiasa berdoa dan
berpuasa. Memang praktek berpuasa itu berat untuk dilakukan dan menuntut
kerelaan untuk berkorban. Oleh karena itu, fokuskanlah perhatian kita
kepada makna rohani dari berpuasa tersebut yaitu untuk pertumbuhan rohani
kita dan untuk membangun hubungan pribadi kita dengan Tuhan. (Jhw)
|
|
|
Doa:
|
Tuhan bimbinglah
kami oleh Roh-Mu untuk dapat melakukan doa dan puasa dengan benar.
Amin.
|
|
|
|
BERPUASA
ADALAH KEHENDAK ALLAH DAN DIBALIK BERPUASA ADA BERKAT-BERKAT
ALLAH TERSEDIA
|
|
Send
instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|