Selasa, 3 Juni
RAMBU STOP
Tetapi Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati (Kisah Para Rasul
13:30)

Bacaan: Lukas 24:1-8
Setahun: Ayub 13-15

Sementara melayani ibadah pemakaman, saya selalu melihat satu kesan
kuat: berakhirnya sebuah perjalanan. Rambu stop terpasang jelas. Sosok
yang terbaring dalam peti itu dihentikan oleh kematian. Langkahnya sudah
tiba di garis finis. Itulah sifat kematian: menghentikan, tanpa minta
persetujuan dari kita. Titik. 

Lain halnya dengan kematian Yesus. Lukas menggambarkan Yesus sebagai Dia
yang terus berjalan. Berjalan dari Galilea ke Yudea. Berjalan dari kota
ke kota, desa ke desa, rumah ke rumah. Berjalan untuk berkarya. Sampai
Golgota menyongsong-Nya. Iblis menanti kesempatan terbaik. Salib
menghadang. Kematian menghentikan-Nya. Makam membungkam-Nya. Semua
mengira perjalanan-Nya sudah terhenti, termasuk para murid. Mereka
salah. Makam tak dapat membendung-Nya. Dia bangkit. Dan terus berjalan.
Dia berjalan di samping Kleopas dan temannya. Dia berjalan di pantai
Genesaret. Dia "berjalan" di awan-awan, naik ke surga. Dia "berjalan"
dalam wujud Roh, menyertai para murid bersaksi. Tak ada yang dapat
menghentikan-Nya, bahkan kematian. Dia mengubah titik menjadi koma. 

Hidup ini penuh rintangan. Banyak rambu stop. Palang menghadang. Langkah
kita sering dihentikan oleh kemalasan, kegagalan, keraguan, penyakit,
musibah, kesukaran, kepahitan, trauma masa silam, dan sebagainya. Jika
kita sendirian, besar kemungkinan untuk berhenti. Namun tidak bila
bersama Tuhan. Bersama Dia, hambatan sebesar apa pun dapat kita lewati.
Jika kematian pun tak sanggup menghentikan-Nya, semua yang lain pun
tidak. Hidup kita adalah sebuah perjalanan; agar tak mudah dihentikan
oleh penghalang, berjalanlah bersama Dia yang bangkit! -PAD 

meski rintangan menghadang langkah
BERSAMA YESUS KITA TERUS MELANGKAH 

________________________________


Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke