Harimaumu
Siapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia orang yang sempurna, yang
dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya (Yakobus 3:2)

Bacaan: Yakobus 3:1-12
Setahun: Mazmur 84-88

"Mulutmu Harimaumu," demikianlah bunyi slogan iklan sebuah perusahaan
jasa telepon selular. Ungkapan ini benar. Kata-kata yang keluar dari
mulut kita ibarat harimau: sangat berkuasa. Ucapan hakim di pengadilan
bisa menentukan hidup matinya seorang terdakwa. Ucapan seorang pejabat
bisa memengaruhi nasib rakyat. Ucapan pengusaha pada rekannya dapat
membuat transaksi bisnis jadi atau batal. Ucapan seorang pria pada
kekasihnya bisa membuatnya tersanjung atau tersinggung. Sekali salah
ucap, akibatnya bisa gawat! 

Tidak heran, Yakobus menasihati agar orang berpikir ulang jika hendak
menjadi guru. Tanggung jawab yang ditanggung berat. Setiap hari guru
mengucapkan ribuan kata. Ucapannya membentuk cara berpikir murid.
Idealnya, semua yang guru ucapkan harus benar. Padahal, kerap kali kita
salah bicara. Mengucapkan apa yang tidak perlu atau tidak pantas.
Mengendalikan lidah memang lebih sulit daripada mengendalikan api atau
menjinakkan binatang. Tanpa dikekang, lidah bisa menjadi liar. Kadang
mengucapkan berkat, kadang kutuk. Tidak konsisten. Jika ini terjadi,
mana bisa guru menjadi teladan? Mana bisa dipegang perkataannya? 

Setiap orang percaya adalah "guru". Pendidik. Kita diberi tugas mengajar
dan menasihati sesama. Setiap orangtua pun bertugas menjadi guru bagi
anak-anaknya. Jadi, belajarlah mengekang lidah. Berpikirlah lebih dulu,
baru berbicara. Saring dulu, baru ucapkan. Lebih penting lagi: jagalah
hati agar selalu murni. Sebab apa yang keluar dari mulut, berasal dari
hati (Matius 15:18). Hati-hatilah: mulutmu harimaumu. Jangan menerkam
orang lain dengan kata-kata Anda -JTI

perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya
adalah seperti buah apel emas di pinggan perak- Amsal 25:11

________________________________


3:1 Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi
guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut
ukuran yang lebih berat. 
3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak
bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga
mengendalikan seluruh tubuhnya. 
3:3 Kita mengenakan kekang pada mulut kuda, sehingga ia menuruti
kehendak kita, dengan jalan demikian kita dapat juga mengendalikan
seluruh tubuhnya. 
3:4 Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh
angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil
menurut kehendak jurumudi. 
3:5 Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun
dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun
kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. 
3:6 Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan
mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu
yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita,
sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka. 
3:7 Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang
menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah
dijinakkan oleh sifat manusia, 
3:8 tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah
sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan. 
3:9 Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita
mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, 
3:10 dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini,
saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi. 
3:11 Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air
yang sama? 
3:12 Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun
dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata
air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.


Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke