Salam,

Sonny Tutuarima

DSM-PPAd

021-2310108 ext 4921

Hijaukan Bumi Kita

 

 

Rabu, 3 September
Bukan Bahan Gosip
Siapa saja di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama
melemparkan batu kepada perempuan itu (Yohanes 8:7)

Bacaan: Yohanes 8:1-11
Setahun: Yeremia 47-49

Dalam buku Connecting, Larry Crabb menceritakan kisah berikut. Dalam
sebuah acara retret bagi kaum muda bermasalah, seorang gadis berdiri
untuk menuturkan pergumulannya. Dengan bibir bergetar dan air mata
meleleh membasahi pipi, ia mengaku, "Saya telah menjadi pelacur selama
tiga tahun terakhir ini. Saya sangat menyesal." 

Saat gadis itu masih berdiri dengan gamang, ayahnya berjalan
menghampiri, lalu memeluknya dan berkata, "Saat aku melihatmu, aku tidak
melihat seorang pelacur di dalam dirimu. Kamu sudah dibasuh oleh darah
Kristus. Kini aku melihat putriku yang cantik." 

Kisah ini bukan hanya kisah keluarga yang menyentuh, melainkan juga
memuat pelajaran yang patut diterapkan dalam kehidupan bergereja,
khususnya saat menyikapi anggota jemaat bermasalah. Bagaimana tanggapan
kita bila tahu ada saudara seiman yang jatuh ke dalam dosa? Tak jarang
kejadian itu malah menjadi ajang penghakiman dan bahan gosip. 

Tanggapan itu sangat ganjil kalau kita menyadari bahwa gereja adalah
keluarga Allah. Orang yang jatuh ke dalam dosa bukan penyakit yang perlu
disingkiri, melainkan saudara yang harus diperhatikan dan ditolong.
Seperti ayah gadis tadi, kita dapat belajar untuk tidak berfokus pada
kesalahan yang diperbuat, tetapi pada realitas kita sebagai orang yang
telah ditebus oleh Kristus dan pemulihan yang tersedia di dalam
anugerah-Nya. Sikap semacam ini mengandung daya pemulihan yang manjur
untuk membangkitkan kembali mereka yang jatuh. Itulah yang dilakukan
Yesus terhadap perempuan -ARS 

KEMURAHAN TUHAN DIMAKSUDKAN
UNTUK MENUNTUN KITA KEPADA PERTOBATAN 

________________________________

Yohanes 8:1-11
8:1 tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun. 
8:2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat
datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka. 
8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya
seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. 
8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata
kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang
berbuat zinah. 
8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari
perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?" 
8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka
memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu
menulis dengan jari-Nya di tanah. 
8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit
berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak
berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan
itu." 
8:8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah. 
8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka
seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus
seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya. 
8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan,
di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?" 
8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak
menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari
sekarang."

 

________________________________

Get your preferred Email name!
<http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/mail.
promotions.yahoo.com/newdomains/aa/> 
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.

 

________________________________

** 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

<<image001.jpg>>

Kirim email ke